Selasa, 19 November 2019

Dukung Perkembangan E-Sport, Acer Kembali Gelar Asia Pasific Predator League 2020

Saat ini perhatian pemerintah terhadap olah raga e-sport di tanah air cukup besar.  Meskipun hal ini masih menimbulkan pro dan kontra. Karena banyak yang masih mencampuradukkan antara e-sport dan gaming.

Andreas Lesmana dan para brand ambassador (doc. Arry) 
Dari sebuah literasi yang saya baca,  e-sport memang berangkat dari dunia gaming. Meskipun demikian keduanya tidaklah sama. Karena main games adalah rekreasi,  sedangkan e-sport adalah profesi. 

Karena merupakan profesi tentu saja perangkat yang digunakan dan persiapan yang dilakukan para atlet e-sport jauh berbeda dengan gamer

Dan perlu diketahui penghasilan para atlet e-sport ini sangat menggiurkan. Sehingga tidak heran banyak anak muda sekarang yang tertarik untuk menggelutinya. 

Tentu saja hal ini memerlukan dukungan. Terutama untuk menghilangkan stigma yang seolah beranggapan esport adalah sesuatu yang buruk yang menimbulkan efek kecanduan dan tidak ada hasil (secara materi) yang bisa didapatkan. 

Dan masuknya e-sport ke Asian Games 2018 dalam skema eksibisi, lumayan memberi angin segar untuk membantu "membersihkan" stigma negatif e-sport yang masih ada di kalangan masyarakat. 

Asia Pasific Predator League 2020
Salah satu dukungan terhadap perkembangan industri game khususnya di Asia Pasifik, ditunjukkan oleh Acer dengan menggelar event tahunan bertajuk Predator League.  

Pembukaan event nobar online qualifier Predator League 2020 (doc. Pri) 
Predator adalah brand dengan deretan perangkat gaming terlengkap mulai dari laptop,  desktop,  monitor,  dan aksesoris. Predator series menawarkan teknologi termutakhir dalam gaming dan dirancang secara khusus untuk meningkatkan pengalaman bermain setiap gamer sejati.  

Setelah sukses menjadi icon perhelatan kompetisi esport terbesar di Asia Pasifik selama 2 tahun berturut-turut, tahun ini Acer kembali menyelenggarakan Asia Pasific Predator league 2020 yang lebih besar, spektakuler,  dan akan diikuti oleh semakin banyak talenta eSport.  

Kalau di tahun 2019 peserta turnamen diikuti sekitar 10 negara, di tahun ini negara yang berpartisipasi pun semakin banyak jumlahnya. Yakni 17 negara mulai dari Indonesia, Malaysia,  Filipina, Thailand, Vietnam, Australia, India,Singapura, Hong Kong, Macau, Japan,  Korea Selatan, Taiwan, Mongolia,  Srilanka,  Bangladesh,  dan Myanmar.  

Hal ini menjadikan acara Acer tahunan ini semakin mendunia dan disukai gamers manca negara.  Ribuan team di Asia Pasifik akan berpartisipasi untuk berlaga dalam dua kategori game yang dipertandingkan yaitu DOTA 2 dan Player Unknown's Battleground (PUBG).  

Para gamer yang bertarung untuk PUBG dan Dota 2 ini akan berkesempatan untuk memenangkan prize pool sebesar USD 400.000. Babak grand final Asia Pasifik akan diadakan di Manila pada 22-23 Mei 2020 mendatang,  di SM Mall of Asia Arena Kota Pasay.  

Online Qualifier dalam Predator League 2020
Online Qualifier baru dilaksanakan tahun ini. Melalui mekanisme ini Predator League ingin menjangkau talenta gamers muda yang lebih luas termasuk bakat-bakat terpendam yang berminat untuk mengeksplorasi kemampuan dengan berpartisipasi di turnamen kelas dunia seperti Asia Pasific Predator League 2020 ini. 

Dengan online qualifier ini, gamers dimanapun mereka berada, dapat dengan mudah ikut serta sekaligus mengadu strategi keahlian mereka untuk menang. 

Selama penyelenggaraan Predator League, Indonesia telah melahirkan banyak talenta berbakat di dunia eSport, beberapa di antaranya mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kami bersemangat untuk segera memulai turnamen di Indonesia, mencari tim terbaik dan mengirimkan wakil di Grand Final Asia Pacific Predator League 2020 di Manila tahun depan,” ujar Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia. 

Di Indonesia, tahap Online Qualifier akan berlangsung selama dua bulan sejak akhir Oktober hingga Desember 2019, dan memperebutkan prize pool Indonesia sebesar Rp200.000.000.

Penjelasan tentang Asia Pasific Predator League 2020
(doc. Pri) 
Selama turnamen, berlangsung, Acer akan hadir di lima kota seperti Yogyakarta, Medan, Surabaya, Samarinda dan Makassar. Keseruan di tiap region dilengkapi dengan acara nonton bareng bersama dengan Brand Ambassador Predator Gaming, caster dan acara komunitas. 

Acer berharap bisa terus menjalin hubungan erat dan semakin mengerti keinginan serta kebutuhan gamers yang selalu menjadi landasan utama inovasi jajaran produk Acer terbaru. 

Match Day Online Qualifier II telah dimulai sejak 11 - 13 November 2019 lalu untuk DOTA2, sedangkan untuk PUBG telah berlangsung dari 14 - 15 November 2019. 

Tanggal 16 November 2019 lalu, Acer mendatangi kota Yogyakarta sebagai kota pertama, bersama dengan komunitas gamers di kota ini dan juga media dan bloger, untuk menyaksikan live streaming final pertarungan team-team terbaik di Online Qualifier II.

Para peserta nobar Predator League Event Jogja
(doc.Pri) 
Acer juga memberikan kesempatan kepada tim yang belum berhasil masuk sebagai tim yang berhak lolos di Online Qualifier II, untuk mendaftar kembali dan membuka peluang menang di Online Qualifier berikutnya.

Untuk informasi selengkapnya mengenai Predator League 2020 dapat diakses di https://www.predator-league.com/. Sedangkan kemeriahan #PredatorLeague2020 dapat diakses melalui halaman http://acerid.com/predator-league dan social media Predator Gaming Indonesia. 

Predator Triton 300, Laptop Gaming Tipis untuk Gamers yang Aktif 
Selain menyelenggarakan acara live  streaming final online qualifier predator league 2020, dalam acara ini juga dilaksanakan pengenalan laptop gaming terbaru, Predator Triton 300 oleh Product Manager PT Acer Indonesia Andreas Lesmana. 

Predator Triton 300 (doc. Pri) 
Predator Triton 300 (PT315-51) merupakan laptop gaming tertipis dengan performa dan fitur andalan yang dibungkus dalam desain kompak dengan solid metal chasing. 

Memiliki cooling system terbaik dengan 4th gen aeroblade 3D fan yang memiliki 59 bionic blade sehingga menghasilkan 45% airflow improvement. Dengan perangkat ini, gamers yang mobile bisa bertanding dari mana saja. Karena Predator Triton 300 tetap nyaman dibawa bermain game di manapun. 

Laptop ini diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-9 yang dipasangkan dengan NVIDIA® GeForce® GTX 1650 GPU, serta menawarkan pengalaman visual lebih imersif dan detail berkat 144Hz FHD IPS display, dan dual slot NVMe untuk solusi upgradeable yang lebih leluasa.

Penjelasan tentang Predator Triton 300 (doc. Pri) 
Selain itu, Predator Triton 300 juga didukung teknologi RGB keyboard yang memberikan variasi warna yang keren saat dimainkan. 

Bagi yang berencana membeli perangkat gaming dari seluruh lini Predator, sekarang ini merupakan saat terbaik,  karena Acer menawarkan beragam promo yang berlangsung selama periode Predator League 2020. 


Promo gaming gears (doc.pri)
Promo unggulannya antara lain cashback hingga Rp 2 juta, atau hadiah langsung berupa gaming gears untuk pembelian perangkat Predator Gaming tertentu. Laptop gaming tipis Predator Triton 300 (PT315-51) ini ditawarkan mulai dari Rp16.999.000 disertai dengan bonus Predator Backpack.

Untuk informasi terkini mengenai Predator Gaming dapat disimak di http://acerid.com/predator. 

21 komentar:

  1. Jadi pengen ganti laptop ini deh mbak..apalagi bisa buat main game dan lomba e-sport pastinya butuh kinerja laptop yang prima ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk mb, mumpung ada penawaran khusus selama periode predator League 2020..

      Hapus
  2. Laptopnya bagus banged, pengen punya, pasti buat multimedia bagus juga ya mbak

    BalasHapus
  3. Wah baru tau buat gaming banyak hadiahnya pula makasih infonya ya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  4. Saya berandai-andai. Saya tetap dukung anak saya kelak sekiranya dia memutuskan terjun ke dunia e-sport, dengan 3 syarat: shalatnya gak pernah tinggal, makannya tetap teratur, dan tetap meluangkan waktu bersama keluarga. Hehehe.

    Nice artikel mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul.. Harus melakukan kewajiban lainnya juga..

      Hapus
  5. Pesat banget perkembangan gaming, ya? Malah sampai jadi olahraga elektronik ya, bisa dapet penghasilan juga. Kadang nggak habis pikir, tapi nyatanya teknologi segitu cepatnya ya? Kitanya yang jadul hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, profesi yg tidak terduga banyak bermunculan ya..

      Hapus
  6. Wow!ACER selalu punya kejutan untuk para gamers. Produknya, acaranya, semua keren

    BalasHapus
  7. Para gamer wajib punya ini e-sport Acer. Agar ngegame nya lancarrr dan mendptkan hasil terbaik..tfs yaa

    BalasHapus
  8. Dari sini saya kepikiran, berarti kalo anakku udah gede nanti, tren pekerjaan bener2 udah geser ya. E-sport pun bisa jadi sumber pendapatan.

    BalasHapus
  9. Wiwin | pratiwanggini.net20 November 2019 16.44

    Musti kusembunyikan info-info tentang laptop gaming, anakku pasti mupeng...

    BalasHapus
  10. Ini apa yang beberapa waktu lalu sempet rame yang katanya mau dimasukkan ke kurikulum sekolah? Atau beda lagi

    BalasHapus
  11. Emang ya e sport di Indonesia sangat berkembang pesat, terakhir malah mendapat juara 1 internasional, skrg malah ada acer jadi lebih mudah

    BalasHapus