Rabu, 27 Desember 2017

My 2018 Resolution : Sehat Fisik dan Mental untuk Meraih Impian

Tinggal hitungan hari, tahun akan berganti. Tahun 2017 tinggal kenangan, tahun 2018 tahun penuh harapan. Ibarat sebuah buku, tahun 2018 masih berupa lembar kosong yang siap diisi dengan sejuta harapan dan doa agar jalinan peristiwa di tahun 2018 nanti merupakan perwujudan dari mimpi-mimpi yang saat ini dimiliki. 



Agar lebih terarah dalam menapaki hari di tahun baru nanti, sudah sewajarnya sebuah resolusi perlu dibuat. Resolusi adalah tujuan atau sesuatu yang ingin dicapai di tahun depan. Dengan resolusi yang dibuat, langkah-langkah kita untuk menggapai impian-impian akan lebih terarah. 

Penting tidak sih sebenarnya resolusi itu dibuat? Atau biarkan semua mengalir saja? Toh terkadang membiarkan sesuatu mengalir itu lebih menyenangkan dan tidak memberi beban? Ya semua memang tergantung kepada masing-masing individu sih..ada yang suka membuat perencanaan ada yang tidak. 

Kalau saya pribadi lebih suka membuat perencanaan-perencanaan kecil berkaitan dengan pencapaian-pencapaian yang ingin saya raih. Perencanaan membuat saya lebih fokus dalam melangkah, dan mudah melakukan evaluasi dan penyesuaian seandainya ada hal-hal di luar kontrol yang terjadi. Karena memang tidak ada sesuatu yang pasti, yang membuat kita harus menyesuaikan diri. 

Oke, kembali ke resolusi yang ingin saya raih di tahun baru nanti. Ada beberapa yang ingin saya tuliskan, dan semua bermuara pada satu keinginan, yakni ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa bersyukur di semua aspek kehidupan yang saat ini saya jalani.  

Nah, apa saja hal-hal yang ingin saya raih di tahun 2018? Berikut resolusi saya...

1. Lebih sehat jasmani  
Seperti bunyi semboyan, "Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat". Dengan tubuh yang sehat, kita akan lebih mudah dalam menjalankan aktifitas. Berkaitan dengan target sehat ini, ada beberapa hal yang ingin saya lakukan. Diantaranya mencoba diet rendah gula dan karbo, lebih banyak makan buah dan sayur, serta banyak melakukan aktifitas fisik seperti senam dan jogging.

Banyak mengkonsumsi sayur (doc  : pri)

Banyak literatur mengatakan, investasi kesehatan tergantung dari apa yang kita makan. Dan diet rendah gula dan karbo banyak disarankan untuk meminimalisir timbulnya masalah kesehatan di kemudian hari. 

Sementara aktivitas fisik terbukti dapat meningkatkan kebugaran kita. Agar lebih mudah untuk mewujudkan target sehat ini, saya akan melibatkan orang-orang terdekat yakni suami dan anak untuk melakukan hal yang sama.
Yakni lebih banyak melakukan aktifitas fisik dan mengurangi konsumsi gula dan karbo dalam menu sehari-hari. 

2. Lebih sehat rohani
Untuk kesehatan jiwa, saya akan lebih mendekatkan diri kepada yang Kuasa sesuai ajaran agama yang saya anut dan lebih banyak bersyukur.

Sinkron dengan tujuan untuk lebih sehat jasmani, merutinkan puasa Senin-Kamis, dan membiasakan bangun pagi lebih awal adalah target kecil yang ingin saya raih. 

Tidak terlalu mengkhawatirkan masa depan atau sesuatu yang belum terjadi sepertinya masuk dalam resolusi juga.
Selama ini saya terlalu memikirkan hal-hal yang belum terjadi, sehingga membuat hidup terlalu "kemrungsung" kalau orang jawa bilang. Akibatnya emosi sering terpengaruh dan sering menyebabkan gangguan fisik berupa asam lambung. Nah, untuk tahun 2018 nanti saya akan lebih rileks, kekhawatiran tentang masa depan tidak perlu saya turuti. Mengontrol pikiran dan perasaan adalah kuncinya. Dan rasa pasrah kepada Tuhan adalah solusinya.

Menikmati keindahan alam salah satu cara menenangkan pikiran (doc : pri)

Banyak berkumpul dan bersilaturahmi dengan teman dan kerabat termasuk kegiatan yang akan saya lakukan. Mempererat silaturahmi menyehatkan jiwa dan membuka pintu rejeki. Silaturahmi lewat apa saja..langsung maupun tidak langsung, di dunia maya maupun nyata.

Menghindari konflik yang tidak perlu, seperti bersitegang di media sosial misalnya, termasuk membuat status alay dan lebay juga harus ditinggalkan. Sosial media harus digunakan untuk membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.

Berkomunitas sebagai salah satu cara bersilaturahmi (doc : Hestia)

Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya adalah menikmati waktu kebersamaan bersama keluarga. Karena keluarga adalah harta yang sangat berharga. Keluarga adalah sumber kebahagiaan yang utama.

Kebersamaan bersama keluarga (doc : pri)

3. Lebih produktif dalam menulis dan mengikuti berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan di bidang literasi

Kemampuan menulis menjadi target yang ingin saya upgrade di tahun 2018 nanti. Karena saya ingin menjadikan dunia tulis-menulis sebagai bagian dari kegiatan saya sehari-hari yang akan saya tekuni dan semoga dapat menjadi jalan rejeki. Sebelum memilih untuk menulis, saya sudah mencoba untuk menyalurkan hobi memasak saya menjadi usaha yang menghasilkan. Kebetulan saya hobi baking juga.

Selama beberapa bulan saya sempat membuka order untuk membuat kue, bahkan saya sudah memiliki pelanggan khusus untuk kue saya. Hanya sayangnya, membuat kue benar-benar menguras waktu dan tenaga. 

Banyak agenda keluarga yang akhirnya dijadwal ulang demi melayani orderan. Walhasil anak dan suami yang sering uring-uringan. Akhirnya setelah diskusi panjang lebar dengan suami, kami sepakat usaha di bidang perbakingan ditunda dulu.

Salah satu kue buatan saya (doc : pri)

Selain baking, saya juga suka menulis, kebetulan saya punya blog pribadi. Awalnya iseng saja, hanya sebagai tempat untuk berbagi cerita dan pengalaman sehari-hari kepada pembaca. Tetapi semakin ke sana aktifitas ngeblog ini menjadi hal yang mengasyikkan. 

Terlebih setelah saya bergabung di Komunitas Blogger. Banyak event menarik yang ditawarkan dan bisa diikuti yang bisa menambah pengalaman dan pengetahuan.

Meskipun tidak semua event bisa saya ikuti, karena semua berdasar seleksi. Salah satu kendala yang saya miliki adalah blog saya masih menggunakan domain gratisan. Sementara beberapa pihak yang menjadi klien menghendaki domain berbayar. Mungkin saya perlu juga untuk mulai mempertimbangkan memiliki blog dengan domain berbayar.

Nah dari hasil obral-obrol dengan suami, sepertinya aktivitas menulis inilah yang paling ideal dan memungkinkan untuk saya lakukan disela-sela tanggung jawab saya sebagai ibu rumah tangga. Karena waktunya yang fleksibel dan tidak banyak menyita waktu. Jadi saya lebih bersemangat dan termotivasi untuk menekuni dunia literasi dan perbloggingan.

Salah satu kegiatan temu blogger yang saya ikuti (doc : kemenkes RI)
Apalagi selain restu suami, saya pernah mendapatkan kejutan manis dengan terpilihnya 2 tulisan saya sebagai pemenang dalam 2 event yang berbeda. Satu tulisan saya tentang review salah satu gerai makanan terpilih sebagai 3 review terbaik dan satu tulisan saya tentang kegiatan jelajah di situs sejarah keluar sebagai juara harapan satu.

Kegiatan jelajah 4 museum (doc : Amma)
Pencapaian ini tentu saja membuat saya semakin bersemangat untuk menekuni dunia tulis-menulis dan meng-upgrade kemampuan. Siapa tahu setelah menjadi blogger, kesempatan untuk bisa menulis dan menerbitkan buku sendiri bisa saya dapatkan...aamiin..

Tantangan Sebagai Blogger
Selain harus mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, seorang blogger juga dituntut memiliki fisik yang bugar dan prima. Karena tidak jarang kami memperoleh penugasan dalam kegiatan yang berlangsung seharian. Seperti kegiatan jelajah 4 museum yang pernah saya ikuti yang berlangsung dari pagi sampai malam, dengan aktifitas fisik berupa jalan dan gowes dengan jarak tempuh yang lumayan jauh.

Apalagi saat ini kondisi cuaca di Jogja benar-benar ekstrem. Siang panas, malam hujan deras. Jadi harus benar-benar bisa menjaga kondisi tubuh dengan memperhatikan asupan gizi dan banyak minum air putih.  

Selain itu meminum vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit atau pada saat sedang drop sangat diperlukan. Agar kalau sakit jangan lama-lama sehingga pekerjaan tidak tertunda-tunda.

Terlebih adanya fakta bahwa kekurangan vitamin dan mineral dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh serta timbulnya berbagai penyakit. Selain itu berbagai penelitian menemukan adanya korelasi kekurangan mineral seperti Magnesium dan Zinc dalam tubuh dengan manifestasi alergi, infeksi serta penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus. Sehingga memilih suplemen yang tepat sangat penting untuk mencukupi kebutuhan tubuh terhadap vitamin dan mineral yang mungkin tidak tercukupi oleh asupan makanan yang kita konsumsi.

Theragran-M
Salah satu suplemen vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit yang banyak disarankan oleh teman sesama blogger adalah Theragran-M.
Theragran M merupakan suplemen multivitamin dan mineral berbentuk tablet bersalut gula yang diproduksi oleh PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk.

Selain sudah memperoleh sertifikasi halal, kandungan vitamin dan mineral dalam Theragran-M sangat lengkap. Dengan kombinasi multivitamin (Vit A, Vit B, Vit C, Vit D, Vit E) dan mineral esensial (seperti Magnesium dan Zinc), Theragran-M terbukti meningkatkan, mengembalikan, dan menjaga daya tahan tubuh, serta merupakan vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Selain itu, suplemen ini sudah diresepkan dokter selama 40 tahun (sejak tahun 1976), dan terbukti khasiatnya.

Logo halal MUI di pojok kiri atas dari kemasan Theragran -M 

Adapun manfaat dari kandungan vitamin dan mineral dari Theragran M adalah sebagai berikut :
Vitamin A
Vitamin A (Retinol) merupakan nutrisi esensial yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh manusia untuk menjaga fungsi normal sistem penglihatan, pertumbuhan dan perkembangan sel dan organ tubuh, memelihara sistem reproduksi, serta menjaga daya tahan tubuh.

Gejala kekurangan vitamin A dapat terlihat dari kondisi rabun senja dan proses keratinisasi pada kulit, yaitu sel-sel epidermis yang mengeras pada lapisan luar dari kulit. Keracunan Vitamin A juga sering terjadi karena Vitamin A merupakan vitamin yang larut lemak dan bisa disimpan di dalam organ hati dalam jangka waktu yang panjang. Gejalanya antara lain: kerusakan hati, ketidaknormalan tulang, sakit sendi, kebotakan.

Vitamin B, yang terdiri atas :
Vitamin B1 (Thiamin) berperan sebagai koenzim dalam proses metabolisme serta memiliki fungsi penting pada sistem saraf. Gejala kekurangan Vit B1 yang paling umum adalah penyakit beri-beri maupun gangguan sistem saraf. Sedangkan gejala keracunan vitamin B1 hampir tidak pernah ditemukan sama sekali.

Vitamin B2 (Riboflavin)
Kekurangan Vitamin B2 berupa sakit tenggorokan, edema pada faring, keilosis, lesi pada sudut bibir, mulut maupun lidah, serta kondisi dermatitis.

Vitamin B3 (Niacinamide)
Kondisi kekurangan Vitamin B3 (Niacinamide) yang merupakan ko-substrat/ koenzim pada sejumlah proses metabolisme, ditandai dengan 3D yakni Dermatitis, Dementia dan Diare.

Vitamin B5 (Pantothenate)
Gejala utama kekurangan vitamin B5 adalah sindrom kaki terbakar (mati rasa), nyeri berkepanjangan, mood yang tidak stabil, insomnia, anemia, anoreksia, konstipasi, muntah, kontraksi otot dan kulit yang tidak normal (termasuk manifestasi jerawat).

Vitamin B6 (Pyridoxine)
Selain memiliki manfaat pada metabolisme tubuh, Vitamin ini juga berperan dalam pengaturan hormone steroid. Kekurangan vitamin B6 ditandai dengan gangguan sistem imunitas tubuh serta kelelahan.

Vitamin B12 (Cyanocobalamin)
Vitamin ini bersumber dari susu sapi, keju, daging, telur, serta produk hewani lainnya, sehingga para vegan (penganut pola makan vegetarian) memiliki faktor resiko besar mengalami defisiensi Vitamin B12 yang cenderung menimbulkan anemia dan proses degenerasi spinal.

Vitamin C
Vitamin C berperan penting dalam proses metabolisme tubuh, meningkatkan penyerapan zat besi, anti-oksidan yang mampu menangkal radikal bebas serta meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai penyakit. Vitamin C juga membantu pertumbuhan dan pemulihan tubuh.

Vitamin D
Fungsi utama dari vitamin ini yaitu untuk mengembalikan kadar kalsium dan fosfat tubuh ke level normal, serta menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan deformitas tulang seperti rakhitis pada anak-anak, dan nyeri tulang serta nyeri akibat kondisi yang disebut osteomalacia pada orang dewasa. Rendahnya tingkat vitamin D dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh yang lemah, meningkatkan risiko kanker, pertumbuhan rambut yang buruk, dan osteomalacia, kondisi otot dan tulang melemah. 

Sebaliknya, kelebihan vitamin D dapat menyebabkan tubuh menyerap terlalu banyak kalsium yang menyebabkan peningkatan risiko serangan jantung dan batu ginjal.

Vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin larut lemak yang berperan penting sebagai anti oksidan dari serangan radikal bebas. Kekurangan Vitamin E ditandai dengan kerusakan pada sistem saraf dan otot.

Sedangkan manfaat mineral esensial yang terdapat dalam Theragran-M adalah :
Magnesium
Mineral ini berperan dalam proses mineralisasi tulang, metabolisme tubuh dan bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh seseorang terhadap serangan berbagai penyakit. 

Penelitian juga menemukan adanya korelasi antara infeksi bakteri, virus, jamur, maupun alergi yang berkaitan erat dengan defisiensi magnesium dalam tubuh seseorang. Selain itu, kekurangan Magnesium juga dapat menyebabkan depresi. Gejala kekurangan Magnesium biasanya ditandai dengan nyeri dan kram otot, mudah lelah, migrain, kejang, jantung berdebar, kurang napsu makan, anoreksia, tremor, hingga kehilangan berat badan.

Zinc
Merupakan mineral esensial yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka serta membantu regulasi sel tubuh maupun sistem saraf.

Kekurangan Zinc dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, gangguan seksual dan kematangan tulang, lesi pada kulit, diare, kebotakan, gangguan napsu makan, serta meningkatkan potensi terkena infeksi karena terganggunya sistem kekebalan tubuh. Kandungan Zinc tertinggi dapat ditemukan pada sereal serta daging merah.

Manfaat mineral lain dalam Theragran-M :
Zat Besi
Berperan dalam membawa oksigen ke seluruh organ tubuh sehingga berperan dalam pembentukan energi didalam sel tubuh serta pembuatan hemoglobin (darah). Kekurangan mineral ini akan menyebabkan kondisi mudah lelah, stamina yang menurun, jantung berdebar, insomnia, serta anemia (yang paling umum). 

Defisiensi zat besi dikategorikan sebagai defisiensi nutrisi yang paling sering ditemukan di seluruh belahan dunia, dimana sekitar 600-700 juta orang menderita anemia akibat kekurangan zat besi.

Tembaga
Berperan dalam proses metabolisme, menjaga kesehatan kardiovaskular, tulang, saraf otot, dan pembuluh darah, serta penyerapan zat besi. Tembaga bersama zat besi membantu sistem pernapasan dan sintesis hemoglobin. Selain itu, Tembaga juga berperan dalam menghasilkan pigmen melanin bagi kulit, rambut dan mata. 
Kekurangan tembaga dapat menyebabkan osteoporosis, nyeri sendi, anemia, masalah pada kulit dan rambut serta menurunnya kekebalan tubuh. 

Mangan
Adalah mineral alami dalam tubuh yang jumlahnya kecil. Mangan juga merupakan zat antioksidan kuat yang mampu mengeluarkan radikal bebas dari dalam tubuh, menjaga kesehatan tulang, membantu penyerapan vitamin dan membantu fungsi hati. 
Kekurangan mineral Mangan dapat menyebabkan osteoporosis, terkena epilepsi, rambut dan kuku menjadi rapuh serta dermatitis.

Iodium
Merupakan komponen penting pada hormon tiroid yang berperan dalam regulasi pertumbuhan serta aktivitas sel.
Kekurangan Iodium dapat terjadi pada semua kelompok usia dan dapat menyebabkan pembesaran kalenjar tiroid, memicu hipotiroid, gangguan fungsi mental, serta penghambatan pertumbuhan fisik. Kekurangan iodium pada masa kehamilan dapat memicu keguguran dan cacat bawaan.


Adapun aturan minum Theragran-M adalah sehari 1 kaplet, sesudah makan, atau sesuai dengan anjuran dokter. 
Menilik manfaat yang dipunyai, sudah selayaknya multivitamin ini selalu tersedia di kotak obat kita untuk antisipasi jika kita membutuhkan. Theragran-M tersedia dalam 2 kemasan yang bisa dipilih, yakni kemasan Isi 12 amplop @ 1 strip @ 4 tablet dan isi 25 amplop @ 1 strip @ 4 tablet. Tapi beli ecer 1 strip juga bisa sih..harganya juga terjangkau dan mudah diperoleh di apotek atau toko obat di sekitar kita.       

Jadi sesuai dengan resolusi saya ditahun 2018 ini, yakni ingin sehat fisik dan mental agar mudah meraih impian, maka fokus saya di tahun 2018 nanti adalah menjaga kebugaran tubuh dengan pola makan yang benar, berolah raga yang teratur, dan minum Theragran-M jika diperlukan. Selain itu menjaga agar pikiran selalu positif, agar lebih tenang dalam melangkah untuk mencapai tujuan menjadi seorang blogger yang lebih baik dan profesional.

Bugar bersama Theragran -M

Nah, itulah resolusi sederhana saya untuk menyambut tahun 2018. Semoga dari yang sederhana ini pencapaian istimewa dan luar biasa bisa saya dapatkan, aamiin...

Catatan :
Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.

Jumat, 15 Desember 2017

MENCINTAI RUPIAH MELALUI PEMAHAMAN SEJARAH

Baru-baru ini Bank Indonesia gencar melaksanakan kegiatan yang bertajuk Gerakan Cinta Rupiah. Sebuah gerakan yang bertujuan untuk menguatkan mata uang nasional. Salah satunya dengan selalu menggunakan rupiah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang (UU Mata Uang), rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI.

Penegasan tentang hal tersebut diatur dalam Surat Edaran BI (SEBI) Nomor 17/11/DKSP yang dikeluarkan  pada tanggal 1 Juni 2015,  yang secara tegas menyatakan barang siapa  yang kedapatan masih menggunakan mata uang asing pada setiap transaksi baik tunai maupun non tunai dan menampilkan label harga selain rupiah akan diganjar sanksi mulai Juli 2015. Hukumannyapun beragam, mulai dari teguran, pencabutan izin usaha, hingga denda atau kurungan penjara paling lama 1 tahun.

Merawat rupiah adalah salah satu cara mencintai rupiah (doc : BI)

Sebenarnya Gerakan Cinta Rupiah bukan kali pertama ini ada, di tahun 1998 gerakan ini juga pernah dicetuskan oleh Mbak Tutut putri dari Presiden Soeharto yang kala itu berkuasa. Cukup massif gerakan ini dilakukan, bahkan ada sebuah lagu khusus yang menjadi theme songnya yang dinyanyikan artis cilik Cindy Cenora.

Gerakan tersebut dilakukan karena merosotnya nilai rupiah terhadap dollar yang terjadi kala itu, dan bertujuan untuk mengajak semua warga Indonesia yang memiliki dollar untuk melepasnya dan menukar dengan rupiah. Namun sayangnya, gerakan ini belum mampu menyelamatkan nilai tukar rupiah pada waktu itu, dan berakhir dengan turunnya Presiden Soeharto.

Lama Gerakan Cinta Rupiah ini tidak terdengar,  baru di tahun 2017 ini gaungkan mulai ada lagi. Padahal seharusnya sebagai sebuah gerakan moral, Gerakan Cinta Rupiah harus dilakukan terus-menerus, menyentuh segala aspek kehidupan, dan kalau perlu menjadi kurikulum di sekolah-sekolah. Sehingga generasi muda tidak asing dengan mata uangnya sendiri dan muncul rasa bangga serta cinta terhadap Rupiah. Karena kalau sudah cinta apapun akan dilakukan demi sesuatu yang dicintainya.

Sebagai sebuah gerakan yang ingin memunculkan rasa "cinta" tentu Gerakan Cinta Rupiah tidak bisa dilakukan serta merta dan hasil yang langsung kelihatan. Namanya juga rasa "cinta" harus muncul dari hati dan butuh proses untuk menumbuhkannya. Jadi ini adalah usaha terus menerus yang perlu dilakukan secara berkesinambungan.

Bagaimana agar kita bisa mencintai rupiah? Menurut pendapat saya, yang terpenting adalah dengan mengetahui dan memahami sejarah mata uang rupiah.

Banyak bangsa yang kehilangan identitasnya karena lupa dengan sejarahnya. Padahal sejarah itu bisa menjadi pengingat dan penyemangat kita dalam melangkah untuk bisa melakukan yang terbaik. Pun demikian dengan sejarah mata uang Rupiah kita. Bagaimana kita bisa cinta, kalau sejarah keberadaannyapun kita belum tahu. Seperti pepatah bilang "tak kenal maka tak sayang". Jadi, yuk cari tahu sejarah mata uang kita agar kita bisa cinta Rupiah...


Sekilas Tentang Sejarah Mata Uang Rupiah
Kenapa kita harus memiliki mata uang sendiri? Jawabannya adalah karena uang menjadi lambang utama suatu negara merdeka serta sebagai alat untuk memperkenalkan Indonesia kepada khalayak umum dalam hal ini adalah negara-negara lain di dunia.

Itulah sebabnya memiliki mata uang sendiri dianggap sebagai sesuatu yang mendesak oleh pemerintah pada saat itu, sehingga pada tanggal 30 Oktober 1946 pemerintah mengeluarkan mata uang pertama RI yang disebut ORI (Oeang Republik Indonesia).

Contoh Oeang Republik Indonesia (www.uang-kuno.com)

Hadirnya Oeang Republik Indonesia ini disambut dengan rasa haru dan bangga dari rakyat Indonesia waktu itu. Oeang Republik Indonesia (ORI) berlaku selama 4 tahun karena Indonesia kemudian berbentuk serikat , sehingga yang dipakai uang RIS.

Mulai tanggal 2 November 1949, rupiah ditetapkan sebagai mata uang resmi Indonesia dengan kode ISO 4217 IDR. Nama rupiah berasal dari bahasa sansekerta rupya yang berarti perak, sejenis logam yang biasa digunakan untuk kegiatan jual beli di masa lampau. Mata uang ini dicetak dan diatur penggunaannya oleh Bank Indonesia (Wikipedia).

Sejarah mata uang di negara kita memang panjang, yang tidak mungkin saya tulis semuanya. Namun kita dapat menarik sebuah benang merah, bahwa mata uang rupiah lahir sebagai bentuk rasa bangga dan harga diri bangsa sebagai sebuah bangsa yang merdeka. Karena salah satu ciri sebagai bangsa yang merdeka adalah memiliki mata uang sendiri yang sah, yang berlaku di semua daerah yang menjadi wilayahnya. Hadirnya mata uang rupiah juga merupakan upaya pemersatu bangsa, dengan adanya alat tukar yang sama yang berlaku di seluruh nusantara.

Mata uang rupiah adalah hasil dari perjuangan para pendahulu kita yang berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan negara kita. Jadi bukan tanpa alasan, gambar yang terdapat di sisi mata uang rupiah biasanya para tokoh nasional dan pejuang kemerdekaan. Itu semua agar kita senantiasa ingat dan menghargai pengorbanan mereka. Gambar panorama alam, berbagai kesenian  dan tarian yang ada di nusantara yang tercetak di sisi lain dari uang kertas rupiah,  merupakan wujud kecintaan budaya dan karakteristik bangsa Indonesia yang harus kita kenal dan kita jaga keberagamannya.

Dengan mengetahui sejarah keberadaannya, rasa bangga dan cinta kita akan tumbuh sehingga kita akan memperlakukan rupiah dengan sebaik-baiknya, dan tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi kepadanya. Dan sudah seharusnya informasi mengenai sejarah mata uang rupiah ini dipahami oleh semua warga Indonesia, melalui kegiatan sosialisasi di masyarakat dan pembelajaran interaktif di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi dengan materi dan cara penyampaian yang disesuaikan dengan tingkat usia dan pemahamannya. Sehingga Gerakan Cinta Rupiah bisa memberikan efek nyata.
Mengenalkan rupiah kepada anak melalui kegiatan pasar anak di sekolah (doc : pri) 


Cara Kita Mencintai Rupiah
Rasa cinta harus ditunjukkan. Omong kosong kalau kita bilang cinta tapi perbuatan kita belum menunjukkan kalau kita cinta. Demikian pula ketika kita mengaku cinta rupiah. Perbuatan kita harus menunjukkan rasa itu. Lantas perbuatan apa yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan kalau kita cinta rupiah ? 

Dalam pidatonya pada saat meresmikan pengeluaran dan peredaran uang rupiah emisi 2016 di Bank Indonesia pada tanggal 19 Desember 2016 lalu, Presiden Jokowi menegaskan banyak cara untuk mencintai rupiah. Diantaranya dengan selalu menggunakan rupiah setiap kali bertransaksi di dalam negeri dan dalam menyimpan tabungan.

Uang rupiah emisi 2016, doc : www. bi.go.id

Selain itu, presiden juga menekankan betapa pentingnya masyarakat untuk ikut menjaga wibawa rupiah. Sehingga kita tidak membuat dan menyebar gosip-gosip dan berita bohong tentang rupiah. Karena menghina rupiah sama saja menghina Indonesia, karena rupiah tidak akan diganti dan tidak akan tergantikan (dikutip dari www.presidenri.go.id).

Bisa dipahami kan? Bagaimana mungkin negara lain mau menghargai rupiah kalau kita sebagai warga negara Indonesia saja tidak merasa bangga. Kita harus ingat kondisi dan situasi negara berpengaruh besar terhadap nilai tukar rupiah. Semakin aman dan kondusif situasi negara, akan dapat meningkatkan nilai tukar rupiah kita.

Menjaga fisik uang kertas rupiah juga salah satu tindakan yang menunjukkan kalau kita cinta rupiah. Dalam panduan yang dikeluarkan Bank Indonesia, cara merawat rupiah agar umur pakainya lama dilakukan dengan cara tidak melipat, mencoret, menjepit / menstaples, membasahi,dan meremas uang yang dapat menyebabkan kerusakan pada lembar uang kertas rupiah.

Cara merawat Rupiah, doc : www.bi.go.id
Nah, siapa yang selama ini masih "menganiaya" uang kertas rupiah? Mulai hari ini hentikan kebiasaan itu, karena disamping menunjukkan perbuatan yang tidak mencintai rupiah, setiap uang yang sudah rusak menjadi bagian uang yang harus dimusnahkan. Sementara memusnahkan uang memerlukan biaya yang tidak sedikit, demikian pula menerbitkan kembali uang untuk mengganti yang telah rusak, juga memerlukan biaya.

Sehingga penting bagi kita untuk turut merawat rupiah agar terjaga kelayakannya. Mudah-mudahan dengan memperlakukan rupiah dengan baik (termasuk dalam memanfaatkannya) akan membuat rupiah-rupiah lainnya berbondong-bondong menghampiri kita, aamiin..

Mengenali tanda atau ciri uang asli juga penting kita pahami. Secara umum, ciri-ciri keaslian uang rupiah dapat dikenali dari unsur pengaman yang tertanam pada bahan uang dan teknik cetak yang digunakan, yaitu :
Tanda Air (Watermark) dan Electrotype
Pada kertas uang terdapat tanda air berupa gambar yang akan terlihat apabila diterawangkan ke arah cahaya.

Benang Pengaman (Security Thread)
Ditanam di tengah ketebalan kertas atau terlihat seperti dianyam sehingga tampak sebagai garis melintang dari atas ke bawah, dapat dibuat tidak memendar maupun memendar di bawah sinar ultraviolet dengan satu warna atau beberapa warna.

Cetak Intaglio
Cetakan yang terasa kasar apabila diraba.

Gambar Saling Isi (Rectoverso)
Pencetakan suatu ragam bentuk yang menghasilkan cetakan pada bagian muka dan belakang beradu tepat dan saling mengisi jika diterawangkan ke arah cahaya.

Tinta Berubah Warna (Optical Variable Ink)
Hasil cetak mengkilap (glittering) yang berubah-ubah warnanya bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda.

Tulisan Mikro (Micro Text)
Tulisan berukuran sangat kecil yang hanya dapat dibaca dengan menggunakan kaca pembesar.

Tinta Tidak Tampak (Invisible Ink)
Hasil cetak tidak kasat mata yang akan memendar di bawah sinar ultraviolet.

Gambar Tersembunyi (Latent Image)
Teknik cetak dimana terdapat tulisan tersembunyi yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu.

Kalau cara mudahnya, mengetahui keaslian uang adalah dengan cara 3D, yakni DILIHAT, DIRABA, dan DITERAWANG.

Cara mengecek keaslian uang, doc : www.bi.go.id

Dengan mengetahui ciri-ciri asli dari uang rupiah, akan mencegah kita dari tindakan penipuan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan masyarakat dan negara.

Bagi teman-teman yang ingin selalu update info tentang rupiah dan pernak-perniknya, bisa lho follow akun sosmednya Bank Indonesia berikut :
Instagram : @bank_indonesia
Twitter : @bank_indonesia
Facebook : @bankindonesiaofficial

Epilog
Akhirnya sebagai penutup, mari sama-sama kita menjaga dan mencintai rupiah sesuai peran dan fungsi kita masing-masing, dengan berpedoman pada ketentuan yang ada.  Mari kita hargai rupiah dan menjadikannya tuan rumah di negeri sendiri untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Untuk saya pribadi, berbagi tulisan ini merupakan salah satu cara sederhana yang bisa saya lakukan untuk menunjukkan rasa cinta saya terhadap rupiah.

SELAMAT MENCINTAI RUPIAH...

Rabu, 06 Desember 2017

Jogja Oxytocin Journey : Kunci Sukses Memberi ASI Full 2 Tahun

Hadir dalam acara meet up best bunda bertajuk Jogja oxytocin Journey yang berlokasi di Uma Dapur Indonesia pada hari Sabtu, 2 Desember 2017 pukul 15.30 WIB lalu, yang berisi sharing dan edukasi tentang pemberian ASI Eksklusif membawa saya pada kenangan 9 tahun yang lalu ketika saya berada di fase menyusui.

Uma dapur Indonesia, tempat berlangsungnya Jogja Oxytocin Journey
Dengan segala kerempongan saya waktu itu yang kebetulan masih sebagai pegawai kantoran, saya berusaha untuk dapat memenuhi hak anak atas ASI dengan menabung asi perah setiap hari sebagai stok ketika ditinggal bekerja.

Bukan perkara mudah memang, apalagi banyak diantara kawan-kawan kantor yang memilih cara praktis dengan memberikan susu formula untuk buah hatinya. Walhasil kegiatan saya memerah ASI disela-sela jam kantor dianggap sebagai sesuatu yang aneh dan merepotkan. Dan nyeseknya, saat itu saya tidak berhasil memberi asi full 2 tahun untuk anak saya. Hanya 14 bulan saya bisa memberikan ASI. Simpanan ASI perah yang menipis adalah salah satu sebabnya, sehingga akhirnya saya menyerah, dan menggunakan susu formula sebagai gantinya. Sedihnya lagi, di awal kelahiran, anak saya sempat memperoleh susu formula dari rumah sakit dengan alasan waktu itu ASI saya belum keluar. 

Memang waktu itu pengetahuan saya tentang pemberian ASI masih sangat kurang. Karena tidak ingin pengalaman yang saya alami tersebut terjadi kepada bunda-bunda yang lain, akhirnya saya termotivasi untuk ikut acara ini. Dengan harapan saya bisa turut menshare pengetahuan yang saya peroleh nanti kepada yang lainnya melalui tulisan. Dan siapa tahu Allah berkenan kasih rejeki anak lagi ke saya, sehingga pengetahuan yang saya miliki tersebut bisa saya aplikasikan, aamiin...

Nara sumber yang dihadirkan dalam acara ini cukup keren, seorang ibu bekerja yang prestasi menyusuinya patut diacungi jempol. Beliau adalah Ibu Arit Widowati, pendiri SALMA (Sentra Laktasi Muslimah) yang berdomisili di Sidoharjo. Memiliki 5 orang putra, dengan jarak kelahiran yang hanya satu tahunan membuat beliau memiliki pengalaman 4 kali nursing while pregnant dan 2 kali tandem nursing. Saat ini tengah mengandung putra ke 6 dan menyusui putra ke 5 yang berusia 11 bulan.

Ibu Arit Widowati
Ibu Arit ini juga memiliki 14 anak susuan. Dan hebatnya lagi, beliau sukses memberi ASI full selama 2 tahun. Nah, pada kesempatan ini beliau ingin berbagi tips kunci sukses penuhi hak ASI bayi hingga 2 tahun. 

Tips Sukses Memberi ASI Selama 2 Tahun
Sudah menjadi kodrat wanita untuk mengandung, hamil, dan menyusui. Dan materi mengenai menyusui ini wajib dipelajari oleh setiap muslim. Bahkan pada saat perempuan masih dalam tahap perencanaan kehamilan atau perencanaan untuk berumahtanggapun materi ini wajib untuk dipahami. Karena sesungguhnya tanggung jawab keberhasilan proses menyusui ada ditangan ayah dan ibu.

Dalam Q.S. Al Baqarah 233 ditegaskan bahwa wajib bagi ibu  untuk menyusui buah hatinya selama 2 tahun dengan sempurna. Dan kewajiban ayah untuk memberikan makan dan baju dg cara yang makruf. Apabila ASI kurang, maka boleh untuk disusukan kepada orang lain dengan memberi pembayaran atau imbalan yang pantas (Q.S.  At-Thalaq [65]: 6).

Para peserta sedang menyimak paparan Bu Arit

Hal ini menyiratkan bahwa sesulit apapun kita, pemberian ASI itu wajib. Bahkan terdapat juga solusi apabila ibu tidak mampu memberi ASI sendiri, diperbolehkan untuk menyusukan kepada orang lain (ibu adopsi). Bukan dengan menggantinya dengan susu kambing, sapi atau yang lainnya. ASI tetap tidak tergantikan. Karena bagaimanpun juga ASI adalah yang terbaik, yang jumlah dan komposisinya sesuai dengan kebutuhan dan masa pertumbuhan bayi. 

Membentuk generasi yang sehat dan kuat adalah perintah Allah, sebagaimana termuat dalam Q.S. Annisa 9. Dan dipertegas pula dengan hadist yang berbunyi : "Muslim yang kuat lebih disukai dari pada muslim yang lemah".
Salah satu cara membentuk generasi yang kuat adalah dengan memberi ASI selama 2 tahun, sehingga bayi tumbuh dengan kuat dan cerdas.

Nah, memahami bahwa menyusui adalah perintah Allah akan memunculkan tekad yang kuat dan menjadi modal sukses memberi ASI full 2 tahun. Jadi poin pertama agar kita sukses memberi ASI eksklusif 2 tahun adalah dengan meningkatkan azam/tekad kita bahwa kita bisa. Dan kita melakukannya dalam rangka ibadah, melaksanakan perintah Allah S.W.T.

Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah kita meyakini bahwa setiap anak memiliki rejeki masing-masing yang dijamin oleh Allah termasuk bekal ASI yang ada di payudara kita, pasti cukup untuk memenuhi kebutuhan buah hati kita.

Poin ketiga, kita harus mencari lingkungan yang mendukung kita untuk memberikan ASI eksklusif, diantaranya dengan memilih rumah bersalin yang pro ASI, dan mendukung program inisiasi menyusui dini (IMD) pada bayi. Termasuk mengijinkan bayi dirawat satu kamar dengan ibunya (Room in), yang memungkinkan si Ibu untuk menyusui bayinya sewaktu-waktu. Selain itu room in mempercepat proses pengenalan bayi terhadap ibunya karena bayi mengenal ibunya dengan 3 cara, yakni dari aroma, suara maupun tatapan mata,  dan dari kontak tubuh.

Kedekatan antara ibu dan anak akan memunculkan ikatan yang kuat (bonding). Bayi sangat menyukai kedekatan kontak fisik dengan ibunya, yang memberi efek mengatur suhu bayi, menstabilkan pernafasan, detak jantung, tingkat kadar gula darah, tekanan darah, dan membantu otak mengontrol tubuh, sehingga bayi tetap tenang. 

Salah kaprah yang sering terjadi adalah karena alasan ASI ibu belum lancar, pihak rumah sakit memberikan susu formula kepada bayi kita. Padahal bayi memiliki daya tahan untuk tidak minum selama 72 jam, dan akan lebih mudah jika tali pusat tidak segera dipotong. Paling tidak sampai tali pusat berhenti berdenyut, karena dapat melanjutkan pemenuhan nutrisi bayi lewat plasenta. Sehingga tidak apa-apa bayi belum menyusu. Jadi jangan mau jika rumah sakit atau klinik tempat kita bersalin menawarkan pemberian susu formula dengan alasan ASI ibu belum keluar atau belum lancar. 

Perlu dipahami, bahwa faktor utama produksi ASI melimpah adalah sinergi hormon-hormon ASI yaitu hormon oksitosin yang muncul dari rasa bahagia, nyaman, ikhlas, tenang, percaya diri, rileks, dan jauh dari stress, dan hormon prolaktin yang muncul karena sering disusukan dan diperah. Karena produksi ASI sesuai prinsip supply by demand. Mengkonsumsi produk pelancar ASI (booster Asi) dapat mendukung upaya peningkatan produksi ASI. 

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah pemahaman cara memberi ASI yang tepat dan benar termasuk berbagai masalah yang mungkin dijumpai dalam proses menyusui sangat perlu untuk diketahui. Sehingga ibu tidak mengalami kepanikan apabila menjumpai kendala dalam menyusui buah hatinya.

Hidangan lezat dari Uma Dapur Indonesia turut menemani kami menyimak materi  

Sangat disarankan ibu yang sedang dalam proses menyusui mengikuti komunitas ibu menyusui yang berisi para bunda sesama pejuang ASI seperti SALMA (Sentra Laktasi Muslimah) atau AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) untuk memperoleh informasi yang tepat berkaitan dengan proses menyusui termasuk tindak lanjut apabila bayi membutuhkan donor ASI. 

Badan kesehatan duniapun merekomendasikan bahwa susu terbaik untuk bayi adalah :
1. Susu langsung dari ibunya
2. Susu perah dari ibunya
3. Susu langsung dari wanita lain
4. Susu perah dari wanita lain

"Jadi bayi ASI itu wajib, tidak perlu ditawar-tawar lagi," demikian tegas ibu Arit mengakhiri pemaparannya.

Booster ASI
Untuk meningkatkan produksi ASI sudah sejak lama orang-orang jaman dulu mengenal booster ASI. Booster ASI adalah makanan, ramuan, atau obat herbal yang dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI. Meskipun manfaat dari booster ASI belum terbukti secara ilmiah, namun bukti empiris menunjukkan bawa mengkonsumsi booster ASI terbukti mampu meningkatkan produksi ASI. 

Yang perlu dipahami adalah kehati-hatian dalam memilih produk pelancar ASI ini. Pilih produk yang berbahan baku alami dan minim efek samping. Pahami aturan pakainya, dan berkonsultasilah kepada pihak yang memahami penggunaan produk. 

Berkaitan dengan masalah booster ASI, dalam acara Jogja Oxytocin Journey kemarin hadir pula Ibu Li Partic dari Herba Farmindo, produsen dari ASI Booster Tea. Dalam penjelasannya Ibu Li partic menerangkan produk ASI Booster Tea ini hadir berawal dari keprihatinannya terhadap masalah ASI sedikit yang sering menghantui para ibu, terutama ibu bekerja, dan ibu pasca sakit, sehingga hak bayi mendapat full ASI tidak terpenuhi karena diselingi susu formula.

Ibu Li Partic sedang menjelaskan tentang ASI Booster Tea

Agar kuantitas menjadi banyak dan mencukupi untuk bayi, ibu perlu relaktasi dengan suplemen penambah ASI. Sayangnya, banyak juga yang enggan minum kapsul karena tidak bisa menelan maupun tidak suka jamu sehingga melewatkan kesempatan ASI mengalir lancar.

Memang berbeda dengan produk pelancar ASI pada umumnya, ASI Booster Tea ini berbentuk serbuk dan terbuat dari daun-daunan mediterania yang telah diuji secara klinis mampu melancarkan ASI hingga 900%.

ASI Booster Tea pertama dilaunching tahun 2012. Teh rempah ini merupakan teh pelancar ASI pertama di Indonesia. Bentuknya biji-bijian. Cara pakainya direbus kurang lebih 5 menit atau sampai mendidih, lalu diminum sarinya. Bisa ditambah gula, madu atau pemanis lainnya. Tahun 2017, diluncurkan produk baru berupa minuman serbuk yang mengandung rempah-rempah praktis, bernama ABT Superdrink. Tinggal Tuang, Aduk, Minum. Dapat langsung dituang pada minuman yang sudah jadi seperti jus, susu, dll. ASI Booster Tea tersedia dalam kemasan isi 210 gram dengan kemasan praktis sehingga mudah dibawa ke mana-mana.


Kandungan yang terdapat dalam produk ini diantaranya Habatussauda, Fenugreek, Fennel, Annise, Alpina powder, moringa dan cinnam verum powder yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI.

Selain produk pelancar ASI, Herba Farmindo juga memproduksi snack MPASI bernutrisi tinggi bernama Rufani Snack.  Sebagaimana anjuran dari WHO, bayi mulai diberi makanan pendamping ASI mulai usia 6 bulan. Rufani snack bisa menjadi salah satu pilihan karena disamping mudah ditelan, produk ini terbuat dari teri yang diolah dengan teknologi tinggi tanpa tambahan gula dan MSG. Memiliki kandungan protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A dan vitamin B1 yang 100% halal dan aman dengan rasa yang disukai anak.

Aneka produk dari Herba Farmindo, doc : pri

Bagi bunda yang ingin informasi lebih lanjut tentang produk-produk Herba Farmindo,  dapat follow instagram ASI Booster Tea, facebook Best Bunda, atau di twitter ASI.web.id. atau bisa juga melalui web www.nakibu.com.

Foto bersama para peserta dan nara sumber 

Jadi, sekarang tidak ada lagi kan alasan gagal memberikan full ASI untuk buah hati kita? Semoga sharing saya ini bermanfaat, dan mari ikut serta dalam kampanye ASI Eksklusif untuk anak Indonesia demi terwujudnya generasi bangsa yang kuat dan sehat.

Catatan : pemberian ASI eksklusif full 2 tahun di sini maksudnya adalah pemberian ASI tanpa diselingi susu formula.  Sementara makanan pendamping ASI (MPASI) tetap diberikan sesuai aturan yakni mulai umur 6 bulan.  

Sabtu, 02 Desember 2017

Workshop Etiket Blogger bersama Kang Pepih Nugraha

Masih dalam rangkaian acara temu blogger kesehatan bersama Kemenkes RI di Hotel Aston yang mengambil tema Cermat Gunakan Obat yang dilaksanakan tanggal 21 November 2017 lalu, ada satu sessi tambahan khusus untuk blogger yang cukup bermanfaat dan bergizi tinggi. Yaitu acara Workshop "Etiket Untuk Blogger (Netiket) dan Mengisi Konten yang Bermanfaat" dengan nara sumber Kang Pepih Nugraha yang dimoderatori Mbak Wawa dari Blogger Crony.

Mbak wawa in action, doc : pri

Sessi ini ibarat bonus bagi kami para blogger. Setelah hampir sehari serius menyimak materi tentang germas dan gema cermat, saatnya upgrade pengetahuan tentang per-blogging-an. 

Kang Pepih ini dulunya adalah wartawan Kompas yang sejak tahun 2005 mendalami social media dengan membuat personal blog dan mempraktikkan citizen journalism dengan membangun social blog Kompasiana. Dan saat ini Kang Pepih tengah sibuk mengurus rumah barunya di pep.news.com.

Kang Pepih, doc : pri

Dalam sharingnya, Kang Pepih menyampaikan bahwa saat ini eksistensi blogger semakin diakui. Banyak kegiatan atau acara yang dalam pelaksanaannya menggunakan blogger sebagai media partner. Oleh karena itu dalam membuat tulisan, blogger juga harus tahu etikanya, agar terhindar dari masalah.

Etika atau norma yang harus senantiasa kita patuhi itu adalah : #Think before you post, sebelum kita menposting sesuatu pikir baik2 manfaat dan dampaknya. 

#Remember people, ketika kita menshare apapun, ingat orang-orang yang ada di sekitar kita. Hindari sesuatu berbau sara yang berpotensi menimbulkan pro dan kontra. 

#Lurk before leap, ancang-ancanglah ketika akan melompat. Maksudnya ketika kita akan menyampaikan ide atau gagasan kita, lihat latar belakang budaya dan sejarah di mana kita berada. Jangan sampai ide itu bertentangan dengan tata nilai yang dianut sebagian besar masyarakat kita.

#Dont break the law, dalam menulis patuhi aturan atau undang-undang yang berlaku. Hindari sesuatu yang berbau ujaran kebencian dan pencemaran nama baik, karena ancamannya pidana.

#Do not shit where you eat, jangan menjelekkan tempat di mana kamu bekerja atau mencari nafkah.

#Share your expertise, berbagilah lewat tulisan dari apa-apa yang kamu kuasai.

#Stop the fighting, jangan berselisih di media sosial. 

#Dont misuse the power, jangan gunakan keahlianmu untuk merusak.

Nah, kedelapan netiket itu yang harus kita pegang sebagai panduan akhlak kita sebagai blogger. Selain itu, ketika kita menulis, pikirkan benefit atau manfaat untuk orang lain dari apa yg akan kita share.  Pokoknya kita harus membiasakan diri untuk bijak bersosmed.

Mengenai konten yang dapat kita tulis bisa tentang :
1. Apa yg kita kuasai
2. Apa yg kita sukai
3. Apa yang kita alami
4. Apa yang kita kerjakan
5. Apa yang kita ketahui
6. Apa yang kita pikirkan
7. Apa yang kita perkirakan
8. Apa yang kita hayalkan

Kang pepih juga menekankan kekuatan tulisan seorang blogger adalah story telling, dan itu menjadi pembeda kita dengan yang lain. Karena setiap orang punya ciri khas sendiri-sendiri. Biasakan menggunakan teknik show don't tell. 

Teknik ini membuat keterlibatan imajinasi pembaca lebih kuat dan mereka tidak bosan membaca tulisan kita. Deskripsikan sesuatu dengan detil, jangan langsung menyebutkan. 

Sebagai contoh untuk menggambarkan orang yang cantik. Kita bisa melihat perbedaan penulisan sebagai berikut :

Dengan teknik tell :
Seorang gadis cantik berbaju biru tengah melamun di kursi taman. Tampaknya dia sedang menunggu kawannya yang berjanji akan datang.

Teknik show :
Sore yang mendung, seorang gadis tampak duduk termenung di kursi taman. Wajahnya khas jawa, kulitnya bersih, hidungnya mancung, serasi dengan bibir mungilnya yang tampak merah merona. Alisnya tegas, menaungi sepasang matanya yang lentik. Ada sedikit resah di sorot matanya, sepertinya dia tengah menunggu seseorang...

Di tulisan pertama (teknik tell) kita langsung menyebutkan dalam kalimat kalau tokoh dalam cerita adalah seorang perempuan yang cantik. Sementara di tulisan kedua (teknik show) kita membiarkan pembaca mengimajinasikan bagaimana sosok perempuan dalam cerita berdasarkan deskripsi yang diberikan. 
Terlihat kan bedanya?

Foto bareng para blogger dan Kang Pepih, doc : mbak wawa 

Satu lagi, agar kemampuan menulis meningkat, kita harus rajin berlatih dan banyak membaca untuk menambah referensi kita. Menulis dan membaca adalah dua hal yang saling berkaitan. Semakin kita banyak membaca, semakin banyak ide yang akan kita tangkap.

Nah, itu oleh-oleh workshop yang bisa saya bagi untuk teman-teman...semoga bermanfaat ya...happy blogging...:)

***

Baca juga :


Sabtu, 25 November 2017

Membiasakan Hidup Sehat dan Cerdas Gunakan Obat

Saya itu paling takut melihat darah. Bahkan saking takutnya, sewaktu masih duduk di bangku SD saya pernah pingsan di depan petugas kesehatan yang mengambil darah saya untuk diperiksa golongan darahnya.

Entah berapa lama saya pingsan, yang jelas saya harus dipapah kembali ke kelas, dan waktu itu teman sebangku berkomentar wajah saya sangat pucat. 
Memori itu terus terbawa, sehingga setiap kali saya disarankan teman atau keluarga untuk cek darah ketika saya mengeluh gampang lelah atau cepat pusing, saya selalu mengelak. 

Hingga kemudian di hari Selasa 21 November 2017 saya berkesempatan mengunduh ilmu di ajang Temu Blogger Kesehatan yang mengambil tema Cermat Menggunakan Obat yang diselenggarakan Kemenkes RI dan Gema Cermat di hotel Grand Aston Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung selama sehari mulai pukul 08.00-17.00 WIB ini dihadiri lebih kurang 42 blogger kesehatan yang berasal dari kota Jogja dan sekitarnya.

Temu Blogger Kesehatan, doc : pri

Ada 4 narasumber yang dihadirkan dalam acara ini, yakni dari Dinas Kesehatan Provinsi DIY yang diwakili oleh Ibu Hardiah Juliani, M.Kes, dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Ibu Dra. Arrosianti Zahrul Falasifah, Apt. , Ibu Mariyatul Qibtiyah,S.Si, Sp.FRS, Apt. dari Komite Pengendalian Resistensi Antimikrobia Kemenkes RI, dan Bapak Indra Rizon dari Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementrian Kesehatan RI yang menjabat sebagai Kepala Bagian Hubungan Media dan Lembaga. Sedangkan sebagai moderator adalah Bapak Busreni, S.Ip, yang menjabat sebagai Kepala Bagian Opini Publik, Produksi, Komunikasi, Peliputan dan Dokumentasi Kemenkes RI.

Para Nara Sumber dan Moderator, doc : pri
Acara diawali dengan registrasi dan dilanjutkan dengan cek kesehatan. Nah, dibagian cek kesehatan ini saya yang agak galau. Antara ingin tahu kondisi tubuh sama terbayang trauma masa lalu ketika periksa golongan darah dulu. 

Prosedur pemeriksaan adalah kami mengisi form yang disediakan, setelah itu kami menuliskan data diri ke dalam lembar presensi untuk menentukan nomor urut pemeriksaan dan kemudian menunggu antrian. Peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatannya, terlebih dahulu dicek berat dan tinggi badan. Kemudian diperiksa lingkar perut dan tekanan darahnya. Setelah itu baru diambil darahnya untuk diperiksa kadar gula dan kolesterolnya. Bagian diambil darahnya inilah yang membuat saya maju mundur cantik.

Pengambilan sampel darah dalam cek kesehatan, doc : pri

Akhirnya sambil menunggu antrian saya masuk ke ruang pertemuan. Kebetulan acara baru saja dibuka. Sambil menenangkan diri dan mengumpulkan keberanian, saya mengikuti ice breaking yang dilakukan. Yakni senam peregangan ala Kemenkes. 

Dalam video yang diputar, dicontohkan berbagai gerakan peregangan yang bisa kita lakukan disela-sela kesibukan kita mengerjakan tugas rumah atau kantor. Peregangan sangat penting untuk memperlancar peredaran darah, mencegah otot kaku, dan menghilangkan stress. Penasaran gerakannya seperti apa ? Berikut videonya..



Setelah icebreaking, tibalah kami mengikuti pemaparan dari para narasumber. Acara berlangsung serius tapi santai. Semua peserta menyimak penjelasan dengan seksama. Dan memanfaatkan sessi tanya jawab dengan sebaik-baiknya. Penasaran dengan isinya? Berikut rangkumannya..

Menanamkan Kesadaran Pentingnya Hidup Sehat melalui GERMAS
Dalam temu blogger kesehatan kali ini, disamping akan diberikan edukasi kepada para blogger tentang perlunya sikap cerdas dalam menggunakan obat, juga dikampenyakan mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). 

Fakta menunjukkan terjadi transisi epidemiologi dimana terjadi perubahan pola penyakit terkait dengan faktor perilaku. Di tahun  1990 prosentase penyakit menular seperti TB, ispa, dan diare ada diangka 56%. Namun ditahun 2010 justru prosentase penyakit tidak menular seperti diabetes, kanker, stroke, dan jantung yang berada di angka 57%.

Transisi epidemologi
Fakta ini cukup mengagetkan. Apalagi penyakit ini ternyata banyak diderita golongan masyarakat yang masih berada di usia produktif akibat gaya hidup yang tidak sehat (jadi teringat hobi kulineran saya...hiks).

Oleh karena itu, berdasar Instruksi Presiden No I tahun 2017, Kementerian Kesehatan RI secara khusus mencanangkan sebuah program untuk mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) guna mewujudkan Indonesia sehat. Kegiatan ini bertujuan agar kesehatan terjaga, lingkungan bersih, produktivitas meningkat, sehingga biaya berobat turun.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Gerakan ini menggugah kesadaran setiap individu untuk mau hidup sehat dengan fokus utama kepada 3 hal, yakni melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit sehari, mengkonsumsi buah dan sayur, serta memeriksa kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali. 

Gerak fisik terbukti mampu memperlancar peredaran darah dan meningkatkan asupan oksigen dalam tubuh. Sedangkan kandungan gizi dalam buah dan sayur terbukti bagus untuk daya tahan tubuh. Poin ketiga, yakni memeriksa kesehatan secara rutin akan memudahkan kita melakukan pengobatan bila terjadi hal-hal yang tidak beres dengan tubuh kita.

Para peserta sedang menyimak paparan dari nara sumber, doc : Mbak Wawa

Nah, poin ketiga inilah yang hampir tidak pernah saya lakukan. Padahal itu penting banget untuk mengetahui kondisi tubuh kita seperti apa. Meskipun kadang tubuh sudah kasih warning, tapi kita kadang ga "ngeh" dengan tanda-tanda itu. 

Akhirnya setelah mendengarkan paparan itu, saya membulatkan tekat untuk berani mengikuti cek kesehatan. Toh saya lihat teman-teman blogger lain yang sudah dicek darahnya juga tetap baik-baik saja. "Justru kalau kita nggak mau cek kesehatan kita, itu yang bisa jadi bahaya..." kata petugas periksa ketika saya menyampaikan ketakutan saya. 

Cerdas Menggunakan Obat
Obat itu ibarat pedang bermata dua, dia bisa menyembuhkan tapi bisa juga membahayakan tubuh.
Karena sesungguhnya obat itu racun. Sehingga pemahaman mengenai bagaimana mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat (DAGUSIBU) yang benar harus kita pahami. Agar terhindar dari efek negatif dari obat.

Siapa diantara teman-teman yang ketika sakit tidak ke dokter tapi membeli obat sendiri? Kebiasaan itu dinamakan swamedikasi. Ada sekitar 43% orang yang mempunyai kebiasaan ini, temasuk saya.

Alasannya bermacam-macam, bisa karena biar praktis dan hemat, atau juga penyakit yang dikeluhkan tidak terlalu berat. Meskipun hal ini boleh dan bisa dilakukan, tetapi ada warning yang harus diingat, yakni "bila sakit berlanjut, hubungi dokter". Batas waktu yang diberikan adalah 3 hari setelah kita meminum obat bebas. 

Tingginya angka swamedikasi di masyarakat dan banyaknya kasus kesalahan-kesalahan dalam penggunaan obat, mulai dari cara meminumnya, dosis yang digunakan, penyimpanan, sampai pembuangan sisa obat yang belum memenuhi ketentuan, menyebabkan perlunya suatu program sosialisasi agar masyarakat semakin paham dan bijak dalam menggunakan obat.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kemenkes mencanangkan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) berdasar SK Menteri Kesehatan RI No HK. 02.02/Menkes/427/2015. Gema Cermat ini merupakan kerjasama pemerintah dan masyarakat melalui rangkaian kegiatan dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman, dan keterampilan masyarakat menggunakan obat secara tepat dan benar. 

Ada beberapa hal yang harus dipahami ketika menggunakan obat, agar kita bisa Cerdas dalam menggunakan obat. Diantaranya kita harus tahu kategori obat berdasarkan tingkat keamanannya dan juga cara memperolehnya.

Berdasar tingkat keamanannya, obat digolongkan dalam beberapa kategori, yakni :

Logo kategori obat, sumber : idaijogja.com
a. Obat bebas, dengan tanda lingkaran hijau pada kemasan. Obat ini dapat dibeli tanpa resep dokter.

b. Obat bebas terbatas, dengan tanda lingkaran biru pada kemasan. Obat ini adalah obat keras yang dapat dibeli tanpa resep dokter, namun penggunaannya harus memperhatikam aturan pakai dan peringatan pada kemasan. 

Obat bebas dan bebas terbatas ini dapat dibeli di apotek atau toko obat berijin.
Yang perlu diperhatikan pada saat membeli obat bebas dan bebas terbatas adalah : kondisi kemasan, kelengkapan informasi pada kemasan, tanggal kedaluwarsa, dan nomor registrasi.

c. Obat keras dengan tanda lingkaran merah dan huruf K di tengahnya yang ada pada kemasan. Obat kategori ini hanya bisa diperoleh di apotek atau fasilitas pelayanan kesehatan berdasar resep dokter.

Yang harus diperhatikan untuk obat kategori ini adalah kelengkapan informasi pada etiket, meliputi nama pasien, tanggal, dan aturan pakai, serta tanggal kedaluwarsa. 

Disamping itu, ketika kita menerima obat dari dokter, biasakan juga untuk menanyakan "5 O" ini kepada dokter atau apoteker, yaitu :


Dengan mengetahui hal-hal di atas kita akan terhindar dari kesalahan dalam mengkonsumsi obat. Aturan minum obat juga harus kita pahami. Obat yang diminum 3 x  sehari, artinya dalam sehari (24 jam), kita meminum obat setiap 8 jam sekali. 

Kesalahan penyimpanan obat juga sering dijumpai di masyarakat. Untuk mudahnya, hendaknya kita mematuhi cara penyimpanan sesuai petunjuk dalam kemasan, seperti tidak menyimpan tablet dan kapsul di tempat yang panas atau lembab, tidak menyimpan obat berbentuk sirup di lemari pendingin, menyimpan obat untuk vagina (ovula) dan anus (suppositoria) di lemari pendingin (bukan freezer) agar tidak meleleh pada suhu ruang, dan tidak menyimpan obat spray (aerosol) di suhu tinggi karena dapat meledak.

Satu hal yang tidak kalah penting dalam menyimpan obat adalah harus kita jauhkan dari jangkauan anak-anak, dan memperhatikan tanda-tanda kerusakan obat dalam penyimpanan, seperti perubahan warna, bau dan penggumpalan. Obat yang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan harus kita buang. 

Cara membuang obat sisapun tidak boleh sembarangan. Membuang obat sisa ada aturannya, disamping agar tidak membahayakan lingkungan, juga untuk mencegah penyalahgunaan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Aturan dalam membuang obat sisa diantaranya adalah : memisahkan obat dari kemasannya, melepaskan etiket dan tutup dari wadahnya (tube/botol), membuang kemasan setelah digunting / dirusak, membuang obat sirup di jamban atau saluran pembuangan air setelah diencerkan. Dan membuang botol yang sudah di rusak di tempat sampah, membuang tablet atau kapsul di tempat sampah setelah dihancurkan, menggunting tube salep/krim terlebih dahulu dan buang secara terpisah dari tutupnya di tempat sampah, membuang jarum insulin setelah dirusak dan dalam keadaan tutup terpasang kembali.

Bijak Menggunakan Antibiotik
Banyak yang masih berpandangan antibiotik bisa menyembuhkan segala penyakit. Sehingga ketika sakit, buru-buru meminumnya.

Pandangan itu sangat keliru, antibiotik hanya bisa mematikan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Padahal tidak semua penyakit disebabkan oleh bakteri, bisa karena virus atau jamur yang tidak akan mati oleh antibiotik.

Penggunaan antibiotik yang tanpa pedoman justru akan merugikan, karena berakibat bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik. Bila tidak dikendalikan, diprediksi kematian akibat AMR (Anti Mikrobia Resisten) meningkat dari 700.000 kasus ditahun 2013, menjadi 10.000.000 kasus di tahun 2050.
Efek samping antibiotik yang harus diwaspadai 
Oleh karenanya peran aktif masyarakat untuk mencegah resistensi bakteri sangat diperlukan, diantaranya dengan tidak melakukan swamedikasi menggunakan antibiotik. 

Antibiotik harus dibeli dengan resep dokter, tidak menyimpan antibiotik di rumah, dan tidak memberikan antibiotik sisa kepada orang lain.

Panduan menggunakan antibiotik

Selain itu antibiotik harus diminum sesuai anjuran. Tidak boleh berhenti minum antibiotik hanya karena keluhan sudah hilang, kecuali karena alergi sehingga dokter perlu mengganti dengan antibiotik lain. Ubah kebiasaan sedikit-sedikit minum antibiotik, karena dapat membahayakan. 

Foto bersama, nara sumber dengan blogger doc : mbak Wawa 

Jadi, mari kita bersama-sama nelakukan kebiasaan hidup sehat dan cerdas dalam menggunakan obat, untuk terwujudnya hidup yang lebih baik dan sehat.

***

Sebagai pelengkap, berikut saya ceritakan tahapan dan hasil cek kesehatan yang saya lakukan. Ini merupakan prestasi bagi saya, karena akhirnya saya berani cek darah setelah bertahun-tahun tidak berani melakukannya.

Seperti yang lainnya, pada saat cek kesehatan, hal yang dilakukan petugas adalah :

1). Mengukur tinggi dan berat badan.
Ketika saya bertanya untuk apa data berat dan tinggi badan, petugas yang memeriksa menjelaskan berat dan tinggi badan digunakan untuk mengukur indeks massa tubuh atau BMI (Body Mass Index).

Rumusnya adalah : berat badan dalam kilogram dibagi kuadrat tinggi badan kita dalam meter.

Hasilnya nanti untuk menentukan kita termasuk kategori kurus, ideal, gemuk, atau justru obesitas. Adapun klasifikasi nilai BMI adalah berikut : 

Kategori BMI, sumber : titiandiet.com

Contohnya saya : berat badan 46,5 kg, tinggi 150 cm. Dengan rumus di atas, maka BMT saya adalah 20,67. Dan itu termasuk normal.

2). Tahap selanjutnya  mengukur lingkar perut. 
Lemak di perut adalah yang paling berbahaya. Standar ukuran lingkaran perut untuk pria adalah maksimal 90 cm untuk perempuan maksimal 80 cm. 

Lemak di perut dapat menyerang ke organ dalam, diantaranya dapat menyebabkan penimbunan lemak di hati yang menyebabkan pengerasan hati. Gejala yang timbul berupa nyeri hati yang nggak sembuh-sembuh meskipun diberi obat maag. 
Hasil pengukuran saya 74 cm, dan itu normal !

3). Mengukur tekanan darah
Tekanan darah saya pada saat pengukuran adalah 82/116, dan masih termasuk dalam kategori normal.

4). Terakhir pengecekan darah untuk mengetahui kadar gula dan kolesterol.
Kadar gula saya masih normal, diangka 116, sedangkan kolesterol total tidak normal karena melebihi ambang batas yang ditentukan, yakni di atas angka 200.
Parameter dalam cek kesehatan, sumber : kadarguladarahnormal.com

Ini pasti karena setiap sore saya nyemil gorengan dan malas berolah raga. Untung segera ketahuan, jadi saya segera bisa melakukan diet rendah karbo dan lemak serta rajin berolah raga. Ini ternyata yang menjadi sebab saya sering pusing dan tangan terasa kesemutan.  Oke, diet harus segera dijalankan, porsi buah dan sayur harus diperbanyak, dan segala gorengan harus ditinggalkan. Mari lihat hasilnya 2 minggu ke depan, semoga kolesterol saya sudah kembali normal.

Baca ini juga ya :

Workshop Etiket Blogger bersama Kang Pepih