Rabu, 28 Maret 2018

Menyiapkan Menu Piring Gizi Seimbang : Nasi Liwet So Good yang Very Good


Nasi liwet So Good dalam piring gizi seimbang (doc : pri)
Memasak itu ibarat seni, untuk mendapatkan hasil yang baik dari sisi rasa dan penampilan, harus dikerjakan dengan hati. Selain itu pengetahuan tentang pemenuhan gizi yang harus dicukupi juga harus dipahami. Agar kebutuhan tubuh akan nutrisi dapat terpenuhi, dan mendukung produktifitas dan aktivitas sehari-hari.
***
Sore itu saya tengah duduk santai dengan anak dan suami, membahas tentang rencana home visit yang bulan ini menjadi giliran kami untuk menyelenggarakannya. Home visit adalah program di sekolah anak saya yang diadakan sebulan sekali. Berupa kegiatan belajar bersama yang berlangsung di rumah salah seorang siswa, dengan pengampu atau fasilitator orang tua dari siswa yang rumahnya dikunjungi. 

Selain untuk lebih mendekatkan hubungan antara siswa, sekolah, dan orang tua, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menambah wawasan dan pengetahuan baru dari para siswa tentang hal-hal yang mungkin tidak mereka peroleh di sekolah. Materi yang diterima oleh siswa di acara home visit biasanya berupa keterampilan, seperti membatik, membuat keramik dari tanah liat, bertanam, belajar membuat kopi dengan manual brewing, dan sebagainya.
Salah satu materi home visit, membuat batik jumputan (doc : akar rumput)

Sebagai ibu yang miskin keterampilan seperti saya, kegiatan ini jelas membuat saya bingung untuk menentukan materi apa yang akan dibagi ke anak-anak.  Untungnya saya ingat hobi saya, yakni makan. Kenapa tidak saya berikan materi yang berkaitan dengan makan saja pikir saya waktu itu. Oke, jadilah saya memutuskan untuk memberikan mereka materi memasak pizza diacara home visit nanti. Selain mudah, pizza juga banyak disukai anak-anak, semoga saja mereka antusias membuatnya.
Salah satu hobi saya, makan (doc : vika)

Masalah materi home visit selesai. Sekarang ke persiapan yang lainnya yang tidak kalah rempongnya. Yakni menentukan menu masakan untuk makan bersama bagi anak-anak selepas mereka berkegiatan nanti. 

Saya ingin menyiapkan sesuatu yang simpel, praktis, enak, namun tetap memenuhi unsur gizi yang diperlukan anak-anak. Dengan berpegang kepada Pedoman Gizi Seimbang yang sehat dan tidak mengandung zat-zat tambahan yang berbahaya seperti pengawet, pemanis maupun pewarna buatan. 

Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya memperoleh ilmu baru. Bahwa penyusunan menu sehari-hari ada aturannya. Tidak lagi berdasar pada pola makan empat sehat lima sempurna, namun sudah disempurnakan menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Lantas apa perberdaan dari keduanya? Berikut penjelasannya.

Perbedaan Menu 4 Sehat 5 Sempurna dengan Pedoman Gizi Seimbang (PGS)
Dalam laman yang dilansir oleh Departemen Kesehatan RI yang termuat dalam www.depkes.go.id dijelaskan bahwa ada 4 perbedaan dalam konsep menu Empat Sehat Lima Sempurna dengan konsep Pedoman Gizi Seimbang (PGS) yang saat ini dijadikan acuan, yakni :

1. Penekanan pesan. 
Dalam konsep menu empat sehat lima sempurna, ditekankan pada konsumsi nasi, lauk-pauk, sayur, buah, dan memandang susu sebagai bahan pangan yang menyempurnakan. 

Sedangkan dalam konsep Pedoman Gizi Seimbang dimaknai sebagai susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Selain itu, PGS memperhatikan 4 prinsip, yaitu: membiasakan makan makanan yang beraneka ragam, menjaga pola hidup bersih dengan mencuci tangan sebelum makan, pentingnya pola hidup aktif dan olah raga minimal 30 menit sehari, dan memantau berat badan.

2. Susu Bukan Penyempurna
Di dalam konsep Empat Sehat Lima Sempurna, susu menjadi makanan / minuman yang dikelompokkan tersendiri dan dianggap sebagai penyempurna. 

Sedangkan di dalam konsep PGS, susu termasuk kedalam kelompok lauk-pauk dan bukan makanan penyempurna. Sehingga keberadaannya dapat digantikan dengan jenis makanan lain yang sama nilai gizinya.

Kandungan gizi dalam susu adalah protein dan beragam mineral (kalsium, fosfor, zat besi). Sementara dalam PGS, jika sudah cukup dan beragam mengkonsumsi sumber protein seperti telur dan daging, atau daging dan ikan, maka tidak apa-apa tidak mengonsumsi susu.

3. Penjelasan Mengenai Porsi
Dalam konsep Empat Sehat Lima Sempurna tidak menyertakan informasi jumlah yang harus dikonsumsi dalam sehari. Sehingga terdapat resiko obesitas atau kelebihan berat badan. 

Sedangkan dalam konsep PGS tidak hanya melihat ada atau tidaknya sumber nutrisi dalam suatu menu, tetapi juga memasukkan penjelasan tentang kuantitas atau jumlah (porsi) yang harus dimakan setiap hari untuk setiap kelompok makanan. Dimana setiap hari tubuh membutuhkan asupan protein nabati 2-3 porsi, protein hewani 2-3 porsi,  makanan pokok 3-8 porsi, sayuran 3-5 porsi, buah 3-5 porsi dan minum air mineral minimal 8 gelas.

Dalam PGS jika pola makan kita tinggi karbohidrat, tinggi lemak, sedikit protein, sedikit sayur dan buah, maka pola  tersebut tidak bisa dikatakan sehat. Berbeda pada 4 sehat 5 sempurna, pola makan tersebut dihitung sehat meskipun jumlah protein, sayur dan buah porsinya sedikit.

4. Pentingnya Minum Air Mineral
Konsep Empat Sehat Lima Sempurna tidak menggambarkan bahwa tubuh perlu minum air mineral secara cukup, aman, dan bersih. 

Sementara konsep PGS sudah menjelaskan pentingnya mencukupi kebutuhan minum air mineral minimal 2 liter, atau lebih kurang 8 gelas per hari.

Sehingga sesuai Pedoman Gizi Seimbang (PGS), maka menu dalam porsi sekali makan harus memenuhi kaidah tercukupinya kebutuhan gizi, sehingga dikenal dengan istilah menu piring gizi seimbang. 

Menu piring gizi seimbang adalah panduan menu porsi sekali makan yang memudahkan kita dalam menakar porsi dari setiap makanan yang kita konsumsi yang mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh.
Panduan menu gizi seimbang (sumber : depkes.go.id)

Panduannya adalah dalam satu kali makan, kita membagi piring makan ke dalam 4 bagian, yang masing-masing berisi 35% karbohidrat, 15% protein, 35% sayur, dan 15% buah.

Sumber : sogood.id
Nah..di acara home visit nanti, sekalian saya mau mengenalkan menu piring gizi seimbang kepada anak-anak. Agar mereka kalau makan tidak hanya mengambil lauk yang mereka suka, tetapi proporsional antara sumber karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

Nasi Liwet So Good dalam Piring Gizi Seimbang
Menu yang saya pilih untuk dihidangkan dalam kegiatan home visit nanti adalah nasi liwet. Nasi liwet saya pilih karena proses pembuatannya mudah, seperti menanak nasi biasa cuma ditambah bumbu berupa bawang merah dan bawang putih yang diiris tipis, ditambah daun salam, daun serai, daun jeruk yang ditumis ditambah teri yang sudah digoreng dan cabai utuh ke dalam air penanaknya. Sebagai penambah rasa bisa ditambah garam secukupnya serta kaldu bubuk bila suka. Setelah semua siap, tinggal serahkan kepada magic com untuk memprosesnya...simpel dan mudah bukan ?

Untuk sayurnya saya pilih yang mudah juga, tumis kangkung. Selain gampang memasaknya, kangkung juga kaya nutrisi. Diantaranya memiliki kandungan vitamin A yang sangat tinggi, (mencapai 6.300 IU), bersifat antioksidan sehingga dapat menangkal radikal bebas penyebab kanker dan penuaan dini.

Selain itu, kangkung juga tinggi kadar seratnya serta mengandung fosfor, zat besi, hentriakontan, dan sitosterol. Karena kandungan yang dimiliki, kangkung berpotensi juga sebagai antiracun, antiradang, penenang (sedatif) dan diuretik.  

Sementara untuk lauknya, saya memilih daging ayam yang rata-rata anak suka. Dan saya memilih So Good chicken stick yang praktis karena tinggal goreng, dengan rasa yang enak, mudah disantap, dan disukai anak-anak. 

So Good Chicken stick diolah dari daging ayam pilihan, dan dibalut dengan tepung roti yang renyah. Tersedia dalam 4 pilihan yang bervariasi, yakni : Original, Hot & Spicy, Spicy Garlic, dan Spicy Cheese. Kali ini saya memilih yang varian original saja.
Sumber : sogood.id

Selain itu produk-produk So Good memenuhi semua aspek manfaat tentang makanan, yaitu mutu yang tinggi, kaya akan kandungan gizi, rasa yang terpercaya, bersih, praktis, dan harga yang terjangkau. 

Mengapa bisa demikian, karena So Good diolah dari bahan-bahan berkualitas terbaik dan diproses dengan teknologi tinggi untuk memastikan rasa yang enak dan kualitas gizi protein yang terjaga utuh saat dihidangkan.

Selain praktis, seluruh produk So Good diolah dan dikemas dengan teknologi tinggi untuk meminimalisir kontaminasi, sehingga kehigienisan terjaga.

So Good juga memiliki banyak varian produk yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan selera kita. Karena So Good berkomitmen untuk selalu berinovasi dalam menghasilkan produk-produk daging olahan dengan rasa yang enak serta mengandung gizi protein yang baik untuk mencukupi kebutuhan gizi seimbang keluarga Indonesia.

Di samping itu produk So Good juga melewati proses pemasakan hingga suhu 170° C selama tidak kurang dari 3 menit, dan langsung dibekukan cepat menggunakan teknologi IQF untuk menjamin kesegaran, kelezatan, dan nutrisi kandungan produknya. Nah..sekarang jelas kan, kenapa saya pilih So Good, karena So Good is Very Good eh, sekarang slogannya sudah diganti menjadi Lebih Baik So Good.
Selain So Good Chicken Stick, saya juga menghidangkan balado tempe yang kandungan kalsiumnya tidak kalah dengan susu.

Agar sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang, maka saya harus melengkapinya dengan buah. Biar nanti saat dihidangkan penampilannya menarik, saya memilih buah pepaya. Warnanya yang jingga tampak menggoda. Menambah penampilan nasi liwet kelihatan cantik berwarna. 

Berbeda dengan penyajian nasi liwet pada umumnya yang ditata dalam lembaran daun pisang untuk kemudian dimakan bersama, kali ini nasi liwet akan saya hidangkan dalam piring, mengikuti panduan menu piring gizi seimbang. Agar anak-anak mempunyai tambahan pengetahuan untuk mengambil menu sesuai dengan takarannya. 

Pelaksanaan Home Visit
Rabu pagi, tanggal 28 Maret 2018. Tidak seperti biasanya, rumah kami kelihatan lebih semarak dan lebih ramai dari biasanya. Kehadiran teman-teman anak saya dan beberapa orang tua pendamping serta guru (kami menyebutnya fasilitator) adalah penyebabnya. 

Ya, hari ini adalah hari pelaksanaan home visit. Segala hal sudah saya persiapkan. Bahan-bahan untuk membuat pizza dan juga hidangan makan siang yang nanti akan dinikmati bersama. Semua sudah tertata di meja. Tinggal menunggu eksekusi saja. Untuk pizza saya sudah menyiapkan adonan dough-nya. Dan sudah saya bagi per kelompok masing-masing 3 anak. 

Setelah diawali dengan doa bersama, maka dimulailah kegiatan kami. Membuat pizza. Mereka antusias sekali mendengar pemaparan saya. Memperkenalkan kepada mereka apa saja bahan yang diperlukan. Mulai dari tepung terigu, telur, mentega, ragi/yeast sebagai pengembang, maupun gula pasir dan telur. Untuk topping saya menyiapkan bawang bombay, sosis, paprika, jamur kancing, keju mozzarella, saus tomat, dan oregano.

Penjelasan cara membuat pizza (doc : akar rumput)  

Sejurus kemudian anak-anak terlihat sibuk. Ada yang memotong-motong bawang bombay, jamur, paprika dan sosis. Ada juga yang mulai mencetak dough-nya. Mengolesi saos tomat dan menata topping di atasnya. Kemudian di taruh ke dalam loyang, dan mulai mengovennya.

Memotong-motong bahan untuk topping (doc : akar rumput)

Mulai memberi topping (doc : akar rumput)

Selesai ditopping siap masuk oven (doc : akar rumput) 

Pizza buatan kami (doc : akar rumput)

Hampir 3 jam kami beraktifitas bersama. Hingga akhirnya perut pun mulai memberi kode untuk diisi. Dan waktunya nasi liwet untuk beraksi. Saya memandu mereka untuk mengisi piring makan sesuai porsi, sekaligus menjelaskan pentingnya masing-masing makanan untuk tubuh.

Selanjutnya kami makan bersama. Masing-masing kami telah membawa menu piring gizi seimbang berisi nasi liwet dan teman-temannya. Alhamdulillah semua terlihat lahap menikmati menunya.  Pukul 13.00 acara home visit berakhir. Lega sekali rasanya acara berakhir dengan gembira.

Minggu, 18 Maret 2018

Blogger Butuh Ponsel yang Baterainya Tahan Lama, Nokia 2 Adalah Solusinya

Pada suatu hari, dalam sebuah acara yang berdurasi cukup lama. Saya dipaksa untuk mati gaya, karena ponsel kehabisan daya. Ternyata baterai ponsel yang sudah saya isi full tidak berhasil menemani saya sampai akhir acara.

Parahnya lagi, power bank yang biasanya saya bawa, tertinggal di tas yang satunya, karena saya berangkat tergesa-gesa. Untungnya teman blogger yang duduk di sebelah saya membawa power bank nganggur yang bisa saya pinjam. Sehingga saya pun bisa menyelesaikan kewajiban saya.  

Saya sedang sibuk dengan ponsel saya (doc pri)

Sebagai seorang blogger, ponsel adalah piranti wajib yang harus selalu nyala. Tugas live tweet selama acara berlangsung, Instagram post, sampai menyimpan materi untuk blog post pasca event semua butuh bantuan ponsel yang prima. 

Talk show yang diselenggarakan oleh Kemenkes
yang pernah saya ikuti dari pagi sampai petang
(doc : Panitia Germas)
Pengalaman ini yang membuat saya berpikir, sepertinya saya harus punya ponsel baru yang masa hidup baterainya lebih tahan lama. 

Akhirnya saya googling di internet, dengan key word baterai ponsel tahan lama. Muncullah Nokia 2 dalam daftar merk ponsel berbaterai tahan lama, dengan harga yang terjangkau pula.

Event talk show yang saya ikuti (doc panitia NUB)
Dalam event ini ponsel saya mati kehabisan baterai sebelum acara berakhir

Saya jadi ingin tahu lebih banyak tentang seluk-beluknya. Apalagi dahulu sebelum ada ponsel pintar (smart phone), saya termasuk pemakai ponsel merk Nokia yang setia. Jadi sedikit banyak sudah tahu bagaimana ketangguhan dan kualitasnya. Dan berikut hasil pencarian saya tentang Nokia 2.

Ponsel Nokia 2 dan Keunggulannya
Setelah sempat menghilang lama, ponsel dengan merek Nokia kembali meramaikan pasar sejak awal tahun ini dengan menawarkan smart phone dengan Android, #Nokiakinidenganandroid. HMD Global selaku pemegang merk Nokia, pada tanggal 11 Januari 2018 lalu mengeluarkan Nokia 2 secara resmi di Indonesia 

Ponsel ini memiliki spesifikasi antara lain dilengkapi dengan salah satu chipset terpercaya yakni prosesor Quad-core Qualcomm® Snapdragon™ 212 yang hemat daya dan RAM 1GB. Sementara untuk memori internal memiliki kapasitas sebesar 8GB, yang bisa diperluas hingga 128GB dengan kartu MicroSD.
Tampilan layar nokia 2 (sumber : nokia.com)

Nokia 2 juga memiliki layar sentuh LCD LTPS seluas 5 inci dengan resolusi 1.280 x 720 piksel yang terang dan responsif menawarkan warna dan gambar yang luar biasa di manapun kita berada. 

Sedang untuk keperluan fotografi, Nokia 2 dibekali dengan kamera utama 8MP  yang dilengkapi dengan sensor pemandangan serta fokus otomatis dan kamera depan 5MP yang membuat selfie kita tetap keliatan cantik.

Nokia 2 (sumber : gadgetbisnis.com)

Yang paling istimewa dari Nokia 2 adalah ketangguhan dari baterainya. Cocok bagi yang harus bekerja dengan ponsel dalam waktu yang cukup lama seperti saya. Karena Nokia 2 dilengkapi baterai 4100 mAh yang canggih dengan masa pakai 2 hari hanya dengan sekali pengisian daya. Jadi tidak perlu bawa charger atau power bank ke mana-mana, bikin rempong dan menuh-menuhin tas saja.

Keunggulan baterai Nokia 2 adalah tahan lama (sumber : job-like.com)

Selain itu, Nokia 2 ini juga dilengkapi dengan fitur Google Assistent lho. Google Assistant merupakan sebuah pembaruan dari Google Now yang mendukung percakapan dua arah dan menyediakan pencarian lebih akurat.

Jadi kita akan berasa punya asisten pribadi yang bisa kita minta untuk memberi informasi mengenai hal-hal yang kita perlukan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti menanyakan tempat makan favorit di suatu tempat yang baru kita datangi, informasi judul film yang akan tayang hari ini, dan lain sebagainya. Menarik bukan ?

Dengan harga dibandrol di harga Rp. 1.499.000,00 ponsel ini layak untuk dipertimbangkan. Apalagi desain fisiknya yang kuat dan tahan banting. Terbuat dari paduan aluminium, Corning® Gorilla® Glass, serta polikarbonat, dengan desain modern yang memukau. Sangat sesuai dengan saya yang clumsy dan kurang hati-hati.

Karena ini berhubungan dengan kelancaran kerja yang saya yakin bisa lakukan lebih banyak lagi dengan Nokia 2, maka kebutuhan akan ponsel Nokia 2 ini harus saya prioritaskan. 
  
Nah, sekian cerita tentang pengalaman saya kehabisan baterai ponsel sewaktu sedang bekerja. Apakah teman-teman ada juga yang pernah mengalaminya ? Sharing yuk..

Atau ada diantara teman-teman pembaca yang ingin ponsel dengan baterai yang tangguh seperti saya? Coba tengok Nokia 2 ini deh..siapa tahu terus jatuh hati dan kepikiran untuk memiliki seperti saya...

Salam, semoga bermanfaat...

Sumber bacaan :
www.nokia.com
www.liputan6.com
www.jalantikus.com

Rabu, 14 Maret 2018

Self Healing dengan Self Hipnosis

Sabtu, 24 Februari 2018 lalu saya mendapat kesempatan untuk mengikuti seminar parenting dan workshop berjudul : "Emotional Healing with Hypnotherapy, Mendidik Anak tanpa Marah" dengan pembicara Bapak Dharmawan Wicaksana, M.Psi. Psikolog. CHT. CH, dari Matahati Edu. 

Acara yang digelar selama 3 jam ini diselenggarakan oleh Play Group & Kindergarten Ananda Mentari yang beralamat di Jl. Bumijo Lor 11A Yogyakarta, sebagai salah satu fasilitas yang diberikan oleh pihak sekolah untuk memberikan tambahan pengetahuan kepada orang tua bagaimana mendidik dan mendampingi anak di rumah secara benar.

Tim dari Ananda Mentari (doc Ananda Mentari)

Peserta yang hadir dalam seminar ini sebagian besar adalah orang tua murid Play Group Ananda Mentari, meskipun ada juga beberapa tamu undangan yang berasal dari luar termasuk saya. 

Tema yang dibahas dalam seminar kali ini cukup menarik, mendidik anak tanpa marah melalui hypnotherapy. Saya pun jadi penasaran seperti apa.

Acara diawali dengan registrasi dan pembagian name tag. Masing-masing peserta wajib memakai name tag yang sudah disediakan panitia.  Sekitar pukul 09.00 acara dimulai, diawali dengan penjelasan singkat mengenai sekolah Ananda Mentari dan ice breaking.
Daftar ulang para peserta (doc pri)

Menurut penjelasan dari Ms. Detty selaku Direktur Program, Ananda Mentari hadir untuk menjawab tantangan banyaknya ibu bekerja yang membutuhkan sekolah yang mampu memberikan pendidikan dan membangun karakter anak dengan optimal. Sehingga Ananda Mentari ini sistemnya adalah fullday school.

Pembukaan acara seminar (doc pri)

Berdiri sejak tahun 2012, Ananda Mentari memiliki kantor pusat di Jl Wirajaya no 313 Condong Catur Sleman Yogyakarta. Pengajaran yang ditekankan di Ananda Mentari adalah pembentukan karakter dan kemandirian anak sesuai tahap usia. Demikian penjelasan singkat dari Ms. Detty.

Selanjutnya, untuk materi seminar, dibagi dalam 2 sessi, yakni penjelasan tentang apa itu hypnoterapy, dan bagaimana hypnoterapy dapat menyembuhkan / meredakan emosi kita dan efeknya terhadap cara pandang kita melihat tingkah atau polah anak yang tidak sesuai dalam pandangan kita ( baca : nakal) untuk sessi pertama.

Sedangkan sessi kedua adalah praktik bagaimana hypnotherapi mampu meredakan emosi kita.

Nara sumber menyampaikan materinya (doc pri)

Target dari seminar ini adalah kemampuan kita mengendalikan dan mengontrol berbagai hal yang dapat memacu emosi atau kemarahan kita kepada anak sehingga kita bisa lebih sabar dan enjoy dalam mendidik anak tanpa ada luapan marah. Sekaligus juga menyembuhkan segala bentuk emosi, amarah, maupun dendam yang mungkin terendap dalam pikiran alam bawah sadar akibat pola asuh atau didikan yang kurang pas dari orang tua kita dahulu sehingga membuat respon kita menjadi negatif terhadap sesuatu hal, melalui self hypnosis. 

Para peserta serius menyimak materi (doc pri)

Melalui self hypnosis ini, diharapkan kita dapat :
1. Melepaskan diri dari jeratan emosi.

2. Mengubah limiting belief, yakni suatu keyakinan mengenai diri kita sendiri atau hal-hal di luar kita yang menghalangi kita merespon secara luas. Misalnya : anggapan kalau kita pemarah, pasangan yang tidak mau mendengarkan, dll. Limiting belief membuat kita terjebak untuk bereaksi yang sama terhadap suatu persoalan sehingga seolah masalah tidak berujung dan akhirnya kita menyalahkan keadaan. 

3. Melakukan reframming terhadap suatu keadaan. 
Setiap peristiwa pada dasarnya adalah netral, tidak ada makna kecuali kita telah melekatkan makna kepadanya. Konflik terjadi bila seseorang terpaku pada makna yang telah dia yakini, tanpa dia mau memperluas persepsinya. Framming adalah makna pertama yang kita pilih terhadap suatu peristiwa yang menentukan respon atau tindakan kita. Contoh : 
* Kita menyuruh anak mengerjakan PR.
* Anak menolak dengan alasan sedang asik bermain.

Ketika kita melihat penolakan anak sebagai sebuah pembangkangan, kita pasti bisa membayangkan bagaimana respon kita. Tetapi jika kita mampu me-reframming hal tersebut, dan melihat penolakan anak sebagai kemampuan anak untuk mengungkapkan pendapat hanya mungkin caranya yang kurang pas, respon kita pasti akan berbeda. 

Nah, seperti itulah reframming, melihat sesuatu dari sudut yang berbeda dan selalu diambil sisi positifnya sehingga tidak membuat emosi negatif terpancing keluar.

4. Melatih diri penuh sumber daya dengan menciptakan anchor atau tombol imajinatif. Yakni dengan melatih diri untuk mencapai kondisi emosi yang kita inginkan dengan suatu tanda atau gerakan tertentu. Misalnya ketika kita emosi, jentikan jari tangan sebanyak 3 kali akan membuat kita berada dalam kondisi sabar, dan lain-lain. 

5. Memaafkan berbagai dendam dan luka masa lalu yang timbul sebagai akibat pola asuh yang keliru dari orang tua kita dahulu. Sehingga bisa memotong rantai kesalahan yang sama yang mungkin saja kita tiru dalam mengasuh anak-anak kita.

Tentang Hipnosis dan Self  Hipnosis
Secara ilmu, hypnosis adalah ilmu yang mempelajari pengaruh sugesti dan imajinasi terhadap pikiran manusia. Sedangkan secara fenomena hypnosis adalah diterimanya ide atau perintah tanpa disaring terlebih dahulu, karena filter mental tidak aktif.

Filter mental adalah bagian dari pikiran kita yang berfungsi menganalisa dan merasionalisasi informasi yang masuk ke pikiran kita. Sehingga, untuk mencapai kondisi hipnosis, ada beberapa kriteria yang harus kita penuhi diantaranya kita harus bersedia dihipnotis, melakukan perintah dari penghipnotis, mengikuti sugestinya, pasrah/terbuka, dan tidak terlalu memaksakan diri (mengalir). Jujur ketika mendengar penjelasan itu, saya berada pada sikap antara percaya dan tidak. Tetapi ingin mencoba juga bagaimana rasanya dihipnotis. 

Menurut penjelasan nara sumber, bisa tidaknya kita dihipnotis tergantung kepada kondisi kita, mau atau tidak dihipnotis. Dan untuk orang yang tingkat kepercayaan terhadap hipnotis masih rendah sehingga sulit dihipnotis harus melalui tahap relaksasi terlebih dahulu.

Pengalaman Saya Dihipnotis
Salah satu yang beda dari seminar perenting kali ini adalah para pesertanya akan mengalami pengalaman dihipnotis. Dari pengalaman itu nanti diharapkan para peserta mampu melakukan self hipnosis, yakni mampu nenghipnosis diri sendiri tanpa bantuan orang lain. 

Dengan self hipnosis kita akan bisa secara mandiri memberikan sugesti positif terhadap alam bawah sadar kita, menambah atau mengurangi hal-hal yang perlu dan tidak perlu kepada diri kita. 

Sehingga dengan self hipnosis kita dapat memegang kendali penuh atas diri kita untuk memprogram ulang pikiran bawah sadar kita, menjadi pribadi baru yang lebih positif. Dan itu bisa kita lakukan kalau kita sudah pernah mengalami bagaimana berada dalam kondisi hipnosis. 

Sebelum kami dihipnotis terlebih dahulu kami diminta duduk santai menghadap dinding. Kemudian kami diberi penjelasan untuk mengabaikan hal lain yang terjadi di sekitar, dan fokus terhadap suara dari pemandu dan alunan musik yang diperdengarkan. 

Kami juga ditanya kesediaannya untuk dihipnotis. Selanjutnya masing-masing kami diminta memejamkan mata, dan menarik nafas dan mengeluarkannya lewat mulut secara teratur. Sesekali pemandu memberikan sugestinya. Saya mencoba mengikuti dengan seksama. 

Tadinya saya masih yakin kalau saya tidak akan bisa dihipnotis. Sampai kemudian, pemandu mengatakan bahwa suasana saat kami duduk santai sangat nyaman, dengan terpaan angin yang lembut menyapa, hingga membuat rasa kantuk yang tidak tertahankan, dan membuat tubuh terasa berat dan semakin berat. Hingga akhirnya saya tidak mampu menahan posisi duduk saya, dan rebah di lantai. Saat itu saya sadar saya tengah nengalami proses hipnosis. 

Saya seperti tertidur tetapi sesungguhnya sadar dengan suasana sekitar. Sadar ketika diminta membayangkan wajah kedua orang tua yang meminta maaf atas kesalahan-kesalahan mereka terhadap kita yang membuat tangis pecah tidak terbendung. Sadar ketika diminta membayangkan aneka kemarahan yang pernah kita lontarkan ke anak, dan mendapat kenyataan bahwa pribadi-pribadi polos tersebut tetap menyayangi kita. Sadar bahwa sesungguhnya kemarahan-kemarahan kita kepada mereka bukan solusi yang membuat mereka paham dengan maksud kita namun justru semakin menambah luka. Sadar ketika sugesti positif dibisikkan ke alam bawah sadar kita, bahwa kita akan menjadi pribadi lebih sabar dan lebih bisa mengendalikan amarah. Sadar ketika kemudian kita diminta untuk membuka mata dan kembali ke alam nyata.

Jadi ternyata orang dihipnotis itu sadar, hanya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menuruti apa yang diinginkan penghipnotis. Sungguh pengalaman pertama yang cukup mengesankan dan menegangkan..

Para peserta seminar (doc. Ananda Mentari)

Self Hipnosis
Setelah kami mengalami bagaimana rasanya berada dalam tahap hipnosis, kami kemudian diberi bekal pengetahuan untuk mampu melakukan self hipnosis. Agar sugesti-sugesti yang tadi ditanamkan bisa melekat kuat dalam pikiran kita. 

Langkah-langkah untuk melakukan self hipnosis diantaranya :
  1. Mencari posisi rileks (bisa duduk atau berbaring)
  2. Mulai memusatkan perhatian dan mengatur nafas (masuk lewat hidung keluar lewat mulut) bisa pula dengan cara melakukan hitung mundur dari angka 300 sampai kita melupakan hitungan, dan nafas kita semakin teratur dan tubuh terasa rileks.
  3. Mulai memberi sugesti-sugesti positif ke dalam pikiran alam bawah sadar kita.
  4. Mengakhiri self hipnosis yang kita lakukan.

Proses self hipnosis ini harus kita lakukan secara terus menerus dan berulang hingga hasilnya kelihatan. Sugesti yang diberikan harus pendek dan positif.
Contoh :
  • Semakin hari saya semakin sabar
  • Semakin hari pikiran saya semakin tenang.
  • Mulai hari ini dan seterusnya saya menjadi pribadi yang lebih berani
  • dll

Bagaimana, menarik bukan? Tertarik juga untuk mencobanya? Semoga berhasil ya...ingat ini bukan sesuatu yang instan, perlu ketelatenan dan kesungguhan untuk konsisten mengulangi prosesnya. 


Salam..

Selasa, 13 Maret 2018

Nglathak kekinian di NGLATHAK

Jogja terkenal dengan wisata alam, wisata budaya, dan wisata kuliner. Inilah yang membuat banyak orang berbondong-bondong mengunjunginya. Selain gudeg, kuliner yang juga tenar di Jogja adalah sate klathak. Sate ini merupakan kuliner khas dari daerah Pleret Bantul. Terbuat dari daging kambing yang dipotong-potong serta diolah dengan bumbu minimalis berupa garam dan merica. 

Pada saat dibakar, potongan daging kambing yang ditusukkan pada sebilah jeruji sepeda ini, mengeluarkan suara nyaring berbunyi "klathak-klathak" yang berasal dari garam yang terbakar. Sehingga akhirnya sate tersebut dikenal dengan sebutan sate klathak.

Seiring dengan semakin populernya sate klathak di kalangan masyarakat, baik di Jogja maupun di luar Jogja, membuat semakin menjamurnya warung-warung sate Klathak. Istilah "nglathak" yang memiliki arti aktifitas menikmati sajian sate klathak - seperti juga istilah nggudeg yang mengacu pada aktifitas makan gudeg- semakin familiar. Belum afdhol  rasanya kalau sudah di Jogja tetapi belum "nggudeg" atau "nglathak".

Nah, peluang inilah yang kemudian ditangkap oleh seorang enterpreuner muda lulusan IPB bernama Muhammad Subroto atau yang biasa di sapa Mas To dengan membuka warung sate klathak kekinian dengan branding "Nglathak" pada tahun 2015 yang sekarang berlokasi di daerah Deresan utara fakultas teknik UNY, tepatnya di Jl. Gambiran Baru gg Seruni no 7.

Pengalaman ke Nglathak
Beruntung sekali, hari Minggu, 11 Maret 2018 kemarin saya dan teman-teman dari Komunitas Blogger Jogja memperoleh undangan khusus dari Mas To untuk mencicipi menu di Nglathak, sekaligus mendengarkan kisahnya tentang Nglathak ini.

Foto bersama usai makan (doc. Aya)
Sekitar pukul 12.00 saya sampai ke Nglathak. Desain ruang di Nglathak, ditata khas tempat makan sekarang, yang mengedepankan kenyamanan dan bagus buat foto-foto alias instagramable. Terdapat beberapa buah meja dan kursi panjang yang total bisa menampung sekitar 20-25 orang.

Nglathak is always fun (doc.pri)

Sambil menunggu Mas To sang tuan rumah datang, saya dan beberapa teman yang sudah hadir dipersilahkan untuk memesan menu yang diinginkan. Ada beberapa menu yang ditawarkan, yang terbagi dalam beberapa paket. 

Menu 1 (doc.pri)
Ada paket standar, hemat, laki, kuli, dan buto ijo. Masing-masing paket berbeda dari sisi jumlah sate yang dihidangkan. Khusus untuk paket hemat menu sudah termasuk nasi dan minum. 
Menu 2 (doc pri)
Setelah sempat bingung memilah dan memilih, saya akhirnya menjatuhkan pilihan untuk mencoba menu sate klathak mozza xtra plus nasi putih dan smoothies yogurt moringa sebagai minumannya. Menu ini saya pilih karena unik. Memadukan sate dengan keju mozzarella yang tebal. Jadi ingin tahu seperti apa rasanya.

Beberapa teman yang lain ada juga yang memilih rica-rica, thengkleng, dan tongseng. Untuk minumnya ada yang menjajal teh biru bunga telang, dan smoothies yogurt bunga telang. Ketika kami menunggu hidangan disajikan, Mas To pun datang. Dan kamipun kemudian asyik mendengarkan cerita tentang Nglathak dari beliau.

Mas To ini ternyata memang suka dengan sate klathak. Berawal dari hobi nglathak itulah akhirnya beliau kemudian mendirikan Nglathak. Konsep yang ingin diangkat adalah menikmati sate klathak dengan cara berbeda dengan menyasar kalangan muda dan mahasiswa. 

Yang Khas di Nglathak
Perbedaan sate klathak di Nglathak dengan yang lainnya adalah selain dari sisi plating, juga dari variasi menu yang ditawarkan. Selain menu original, di Nglathak ditawarkan juga sate klathak mozzarella yang menjadi menu unggulan dan banyak digemari para konsumennya (asyeek..untung tadi saya pesan ini..hihi..) nah..penasaran kan rasanya seperti apa? Tunggu..nanti saya akan cerita..

Yang tidak kalah menarik di warung Nglathak ini adalah minuman unggulannya yakni teh biru bunga telang dan smoothies yogurt moringa. Bunga telang dan moringa adalah dua tanaman yang saat ini tengah mengemuka. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam dua tanaman tersebut dipercaya memiliki efek yang bagus untuk tubuh. Diantaranya untuk detoksifikasi dan memperlancar asi (untuk moringa).
Mendengarkan penjelasan Mas To (doc pri)
Selain konsep kekinian, warung Nglathak ini juga mengangkat produk lokal dari seluruh bahan baku yang digunakan. Mulai dari kambing yang diambil dari daerah bantul, mozzarella dan yogurt yang diolah dari susu yang berasal dari sentra peternak sapi di cangkringan, bunga telang yang merupakan bahan baku pembuatan teh biru juga berasal dari produk lokal, yakni merupakan hasil kebun sendiri. Sedang bubuk moringa atau bubuk kelor diambil dari petani dari daerah Kediri. 

Oh ya, khusus untuk kambing, Nglathak ini hanya menggunakan kambing jantan lho...dengan pertimbangan mengedepankan konsep keberlangsungan dari spesies kambing, hihi... Soalnya kambing betina ini kan bertugas memperbanyak keturunan kambing, jadi kasihan kalau disembelih. Apalagi kalau pas disembelih ternyata ada janin di perutnya...duh, mana tega. Jadi akhirnya kambing jantan yang jadi pilihannya. Lagi pula satu kambing jantan bisa mengawini 25 kambing betina, jadi populasinya tidak perlu banyak-banyak tidak apa-apa... he he..

Dan satu lagi, meskipun kambing yang digunakan bukan kambing muda, tapi dengan resep rahasianya Mas To mampu mengubahnya menjadi olahan kambing yang empuk dan lezat dan tidak bau prengus.

Dalam pemaparannya, Mas To menegaskan keinginannya untuk turut berperan mengangkat dan memberdayakan petani lokal melalui usaha yang dirintisnya ini. Oleh karena itu, salah satu klausul yang diajukan kepada pihak yang ingin menjalin kerjasama waralaba dengan brand Nglathak, harus bersedia menggunakan produk lokal yang standard kualitasnya ditentukan oleh manajemen Nglathak. "Dan saat ini yang baru on proses adalah pendirian Nglathak di Jakarta, yang sampai tahap penyiapan tempat", ungkap Mas To mengakhiri penjelasannya.

Ok deh mas, semoga sukses dan lancar ya.. siapa tahu setelah ini Nglathak semakin meng-Indonesia..aamiin..

Mencoba Menu di Nglathak
Nah, sekarang waktunya untuk mencoba hidangannya. Wah, dari baunya saja sudah sangat menggoda... Apalagi perut sudah menuntut jatahnya, jadi semakin tidak sabar nih...
Tidak berapa lama, menu-menu kami terhidang juga. Secara umum semua tampak menggoda selera, bikin lapar mata, semua ingin dicoba...

Penampakan hidangan yang dipesan (doc.pri)
Dan inilah menu saya...
Sate klathak mozzarella xtra. Dua tusuk sate dengan potongan daging yang besar-besar, dibalut keju mozzarella yang tebal mengelilinginya. Disajikan bersama dengan nasi putih dan kuah gulai.
Sate klathak mozzarella xtra
bersama smoothies yogurt moringa & teh telang

Aroma khas keju menguar dengan kuat, membuat saya semakin tidak sabar untuk mencicipinya. Dan ketika saya mencoba, daging kambingnya empuk dan juicy, keju mozzarellanya membuat sensasi gurih dan lezat yang berpadu sempurna dengan dagingnya. Saya membayangkan kalau diberikan sedikit taburan bubuk oregano mungkin semakin menambah cita rasanya. Saking lezatnya saya sampai lupa kalau ada kuah gulai yang menyertainya. Hanya dalam hitungan menit, semua hidangan sudah berpindah ke perut saya.

Beralih ke smoothies yogurt moringa. Penampilannya seperti blended greentea. Warna hijaunya sama, cuma aromanya yang jelas berbeda. Sedikit tajam baunya, namun boleh juga rasanya. Mungkin akan lebih lezat kalau diberi remahan oreo sebagai topping untuk menyamarkan bau moringanya. 

Eh ya, karena di sini hidangan unggulan untuk minumannya adalah teh telang, tidak afdol kalau saya tidak mencobanya. Warnanya cantik banget, biru tua. Yang akan berubah menjadi warna ungu kalau diberi tetesan air jeruk nipis. Rasanya segar, terutama setelah diberi jeruk nipis... ada rasa asem-asemnya yang memberi efek beda. Pokoknya tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jika penasaran sebaiknya anda mencobanya. Menu-menunya recomended semua..

Jadi kalau mau nglathak tapi yang nggak terlalu jauh dari pusat kota dan ingin cita rasa yang berbeda, ke Nglathak saja. Harganya pun cukup ramah di kantong. Mau lebih detil lihat menu-menunya ? Bisa pantengin ignya di sini ya... Nglathak. Eh ya, Nglathak ini buka dari pukul 11.00 -21.00, dan khusus hari Jumat libur.

Jangan lupa, ada fasilitas makan gratis khusus yang hafal Al-Quran 2 juz lho.. Jadi Nglathak yuk...karena Nglathak  is always fun..

Salam...