Kamis, 31 Oktober 2019

Pentingnya Keandalan Sarana Transportasi untuk Dukung Perekonomian dan Pariwisata Negeri

Saat akan diajak berlibur ke suatu tempat wisata baru, hal pertama yang saya tanyakan adalah kondisi jalannya. Hal itu menjadi penting buat saya karena mempengaruhi mood saya selanjutnya.  


Karena dulu saya pernah punya pengalaman. Pergi ke suatu tempat yang saya belum terlalu paham rutenya. Hanya berdasar info dari kerabat yang mengatakan jalan yang akan kami lalui menuju lokasi lebar dan mobil bisa masuk.
Akhirnya berangkatlah saya dan pak suami menuju objek wisata itu. Dan kami harus menjumpai kenyataan jalan yang harus kami lalui menanjak dengan kemiringan ekstrem serta berbatu.  

Berpiknik di tempat yang menarik dan aksesnya mudah itu menyenangkan (doc. Pri) 
Memang jalan lumayan lebar, tapi bukan mobil tipe city car seperti yang kami tumpangi yang cocok melintasi jalan itu. Melainkan mobil dengan body tinggi 4WD yang pas untuk melaluinya. 

Untungnya kami bisa sampai lokasi dengan selamat. Dan objek wisata yang kami jumpai lumayan cantik dan menarik. Meskipun sehabis dari objek wisata itu mobil kami harus masuk bengkel untuk kurun waktu yang cukup lama, dan menghabiskan dana perbaikan yang lumayan jumlahnya. 

Apa yang saya alami ini terjadi di Jawa, yang notabene sarana dan prasarana transportasinya lebih maju dibandingkan daerah-daerah lainnya. Kebayang kan bagaimana kondisi transportasi di daerah-daerah luar Jawa ?

Baca juga : Sejarah Kota Gede

Dan saya sangat meyakini, objek wisata menarik yang letaknya masih tersembunyi di bumi pertiwi ini jumlahnya masih banyak sekali. Semua terkendala sarana dan prasarana transportasi yang memadai, sehingga sulit untuk berkembang. 

Padahal pariwisata adalah salah satu sektor penghasil devisa yang diunggulkan di Indonesia. Sehingga sudah sewajarnya peningkatan sarana dan prasarana transportasi sangat perlu dilakukan. 

Fokus Pemerintah Membangun Infrastruktur yang Memadai
Untung saja selama kepemimpinan Bapak Jokowi,  perhatian terhadap insfrastruktur transportasi mendapat perhatian serius.

Fokus RAPBN 2020
Dalam kurun waktu 5 tahun ini, Kemenhub telah melakukan pembangunan infrastruktur transportasi dengan pendekatan Indonesia Sentris untuk membuka keterisolasian wilayah-wilayah Indonesia.

Sumber : ig kemenhub151
Yakni dengan memberikan dukungan aksesibilitas terhadap Daerah 3TP (Terluar, Terdepan, Tertinggal dan Perbatasan). Diantaranya melalui penyediaan prasarana yang meliputi 18 rute tol laut (dengan tujuan menekan disparitas harga di Indonesia Timur), 891 trayek angkutan perintis di darat, kereta api, laut dan udara, dan pembangunan serta pengembangan 131 bandara di daerah rawan bencana, perbatasan, dan terisolir.

Sumber : ig kemenhub151
Diadakan juga Program Jembatan Udara untuk meningkatkan konektivitas logistik dengan menyediakan 39 rute yang melayani sampai ke daerah 3TP untuk pemerataan serta mengurangi kesenjangan ekonomi.

Infrastruktur dan Pariwisata
Dukungan  transportasi terhadap pengembangan kawasan wisata dengan penyediaan akses transportasi dari dan menuju kawasan wisata, termasuk sarana maupun prasarana pendukung sangat banyak manfaatnya. Karena hanya dengan konektivitas yang baik, pemerataan pembangunan dan ekonomi dapat terjadi. 

Antar wilayah satu dengan yang lain harus bisa saling membantu, termasuk dalam hal logistik. Perbedaan harga dapat ditekan dengan bagusnya sarana transportasi di setiap wilayah. 

Transportasi yang bagus memperlancar logistik pangan (sumber : pixabay) 
Khusus untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, guna mendorong sektor pariwisata, Menhub Bapak Budi Karyadi telah menargetkan konektivitas dan aksesibilitas transportasi di provinsi DI Yogyakarta dan Jawa Tengah yang akan diselesaikan pada akhir tahun 2020.

Sumber : Tirto.id
Saat ini pemerintah tengah membangun Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kabupaten Kulon Progo. Sejalan dengan hal tersebut, akses ke YIA juga didukung jalur untuk angkutan bus dan aksesibilitas transportasi kereta api baik ke Yogyakarta dan Candi Borobudur.

Borobudur (sumber : pixabay) 
Selain itu pengembangan transportasi kawasan Joglosemar juga akan dikembangkan oleh pemerintah. Dengan akses transportasi yang bagus di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Menhub Budi Karyadi berharap akan semakin memudahkan aksesibilitas wisatawan.

Sumber : ig kemenhub151
Sehingga sektor pariwisata nantinya diharapkan dapat menjadi sektor unggulan guna menghasilkan devisa bagi negara. Hal ini juga sejalan dengan ditetapkannya Borobudur sebagai salah satu dari 6 destinasi prioritas dengan alokasi dana sebesar Rp. 4,05 Milyar, bersama dengan Morotai, Wakatobi, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, dan Bromo-Tengger-Semeru.

6 Destinasi wisata prioritas (sumber : ig kemenhub151)
Semoga dengan peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas transportasi di sejumlah destinasi wisata ini dapat lebih mendukung langkah pemerintah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Satu hal yang tidak kalah pentingnya, setelah semua fasilitas sudah tersedia, kesadaran untuk menjaga sarana dan prasarana yang ada adalah sebuah keharusan. Karena semua adalah milik bersama yang harus kita pelihara. Jangan sampai kita hanya bisa menikmati tetapi tidak bisa menghargai. 

Bersama kemajuan sarana transportasi kita songsong perbaikan ekonomi dan keunggulan pariwisata ibu pertiwi. Jika ingin mengetahui info lebih lanjut berkaitan dengan program kerja Kemenhub,  silakan membuka Website kemenhub:
Atau follow akun sosial media berikut : 
Instagram:


Semoga tulisan ini bermanfaat ya. ..
Salam.. 

Danone Open Doors : Mengenal Lebih Dekat Pabrik Sarihusada Prambanan Yang Ramah Lingkungan

SGM Prambanan
"Cuti yang diberikan untuk karyawati yang akan melahirkan adalah 6 bulan, sedangkan bagi karyawan yang istrinya mau melahirkan, diberikan cuti 10 hari agar bisa membantu dan mendampingi istri." 

Saya masih takjub teringat penjelasan Pak Syarif sewaktu memandu saya dan kawan-kawan bloger berkeliling di area pabrik Sarihusada dalam acara Danone Open Doors beberapa waktu yang lalu.

Pabrik Sarihusada Prambanan (doc. Pri) 
Bagi saya yang mantan ibu bekerja,  jumlah cuti yang diberikan Pabrik Sarihusada ini sangat istimewa. Sangat cukup untuk bisa memberi ASI Eksklusif dan mengembalikan kebugaran ibu sehabis melahirkan dan memiliki aktivitas baru mengurus bayinya.  

Umumnya, perusahaan memberi ijin cuti 3 bulan saja. Bahkan ada yang kurang dari itu, dengan alasan kondisi perusahaan yang tidak bisa memberi ijin lama-lama kepada karyawatinya. Jadi cuti yang diberikan PT Sarihusada ini sungguh hal yang mencengangkan, khususnya bagi saya. 

Sebenarnya tidak cuma itu hal menarik yang saya dapatkan sewaktu beranjangsana ke Pabrik Sarihusada. Masih banyak hal-hal lainnya. Agar lebih runtut, saya ceritakan dari awal saja ya... 

Danone Open Doors
Dalam rangka 100 tahun kiprahnya sebagai perusahaan pelopor di industri makanan dan minuman sehat dan nutrisi medis di dunia, Danone berinisiatif menyelenggarakan kegiatan Danone Open Doors di 120 negara, termasuk Indonesia.  

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan konsep fasilitas produksi yang sehat dan ramah lingkungan yang dimiliki Danone yang ada di seluruh dunia.  

Sebagaimana ditegaskan oleh Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary Danone Indonesia yang menyatakan, “Danone memiliki visi One Planet One Health" yang meyakini bahwa kesehatan manusia dan kesehatan bumi saling terkait, dan setiap kali kita makan dan minum, kita ikut menentukan dunia yang ingin kita tinggali. Inisiatif ini adalah cara Danone untuk secara terbuka mengajak masyarakat melihat lebih dekat cara Danone beroperasi secara bertanggung jawab, dimana Danone menerapkan prinsip jaminan kualitas produk serta aspek kesehatan dan lingkungan yang berkelanjutan.” 

Danone Open Doors dilakukan dengan mengajak para pemangku kepentingan mengenal lebih dekat proses produksi Danone dan inovasi lingkungan dan sosial perusahaan dengan mengunjungi 9 pabrik Danone termasuk Pabrik Sarihusada Prambanan yang terletak di Desa Kemudo,  Klaten,  Jateng.  

Dan bahagia sekali saya menjadi salah satu bloger yang beruntung bisa mengikuti acara kunjungan ke Pabrik Sarihusada Prambanan, pada tanggal 28 Oktober 2019 lalu.

Dengan dress code merah,  saya bersama sekitar 20 teman bloger, influencer, dan juga media berangkat bersama menggunakan bis yang sudah disediakan, dari titik kumpul keberangkatan di JEC Jogja. 

Saya bersama sebagian kawan bloger (doc. Manda) 
Kami berangkat sekitar pukul 08.00 pagi, dan sampai di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB. Sampai di lokasi saya merasa takjub sekali. Pabrik Sarihusada ini terlihat sangat asri. Banyak pepohonan berjajar rapi, memberi kesan teduh. 

Bahkan terdapat sebuah danau buatan yang indah yang lokasinya di sisi belakang dari shelter 1 tempat di mana kami berkumpul untuk mengikuti acara dari pihak Sarihusada. Diawali dengan coffee break, acara ramah tamah bersama jajaran Pabrik Sarihusada berlangsung dengan hangat. 

Ucapan selamat datang dari Sarihusada (doc.pri)
Dalam sessi ini,  kami memperoleh berbagai informasi mengenai Pabrik Sarihusada Prambanan. Sarihusada adalah salah satu perusahaan bagian dari divisi bisnis Specialized Nutrition (SN) milik Danone di Indonesia yang portofolio bisnisnya terdiri dari nutrisi awal kehidupan (early life nutrition) dan nutrisi medis khusus (medical nutrition).

Menu coffee break
Selain menjadi salah satu fasilitas produksi Danone SN terbesar di dunia, Pabrik Sarihusada juga merupakan pabrik percontohan yang menerapkan berbagai insiatif sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. 

Sebelum melakukan kunjungan ke pabrik Sarihusada, hal pertama yang perlu kami pahami adalah mengenai aturan keselamatan dan keamanan pangan yang harus kami patuhi. Dalam hal ini Bapak Sumadi banyak memberikan informasi kepada kami. 

Bapak Sumadi dari Sarihusada
Diantaranya kami harus menggunakan jalur pejalan kaki,  pegang handrail saat naik atau turun tangga, mengenakan APD yang sesuai dengan yang disyaratkan, mengikuti prosedur hygiene sebelum masuk area produksi, dilarang membawa kacang dan produk olahannya,  serta bahan tidak halal,  dilarang mengunyah permen, makan dan minum di area produksi,  dan lain-lain. 

Aturan keselamatan dan keamanan pangan
Selanjutnya, Bapak Delta Deritawan, Manufacturing Director Danone Specialized Nutrition Indonesia menyampaikan sambutannya. Bapak Delta memaparkan bahwa pabrik Sarihusada memiliki misi 1000 Dreams.

Misi ini menunjukkan komitmen perusahaan sebagai satu tim yang solid dan terpercaya dalam mengembangkan produk dengan kualitas tinggi serta menerapkan prinsip zero accident, zero defect dan zero waste.”

Bapak Delta Deritawan (doc. Pri) 
Dalam kaitannya dengan jaminan kualitas produk, pabrik Sarihusada telah mendapatkan berbagai sertifikasi di bidang quality & food safety termasuk sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia, ISO 9001 dan ISO 17025 dari International Organization for Standardization serta FFSC 22000 dari the Foundation Food Safety System Certification.

Lebih lanjut Bapak Delta menjelaskan selain menjamin kualitas dan keamanan pangan, Danone juga menekankan faktor keamanan (safety) dalam operasional produksi. 

Beberapa inisiatif yang dilakukan antara lain adalah penerapan budaya WISE (Work in Safety Environment) kepada karyawan dan seluruh pihak ketiga yang terlibat dalam bisnis perusahaan. 

Komitmen safety yang diterapkan pabrik ini memberikan hasil positif. Sehingga selain mendapatkan apresiasi dan sertifikasi dari pemerintah maupun auditor eksternal dari dalam dan luar negeri, pabrik ini juga telah beroperasi selama lebih dari 2500 hari atau hampir delapan tahun tanpa kecelakaan kerja.

Perhatian PT Sarihusada terhadap aspek lingkungan memang sangat besar. Di atas lahan hijau seluas 150.000 m2 ini berbagai inisiatif dilakukan antara lain pengelolaan limbah dilakukan menggunakan metode reuse effluent dimana hasilnya digunakan untuk menyirami area taman hijau pabrik. 

Inisiatif yang dilakukan sejak tahun 2009 ini sudah melalui kajian lingkungan. Selain itu inisiatif penggunaan Compressed Natural Gas sebagai bahan bakar boiler telah berhasil mereduksi CO2 sebesar 10,12 ton/tahun. 

Atas bebagai upaya tersebut, Pabrik Sarihusada Prambanan telah mendapatkan penghargaan PROPER dengan kategori Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Keanekaragaman Hayati. 

Kunjungan ke Pabrik Sarihusada
Setelah memperoleh berbagai informasi tentang perusahaan,  tibalah saatnya buat kami untuk melakukan kunjungan di area pabrik. Sebelum factory tour dimulai, demi keamanan kami diwajibkan menggunakan jaket dan helm.

Kami bersiap mengunjungi pabrik (doc. Manda) 
Kemudian dengan dipandu Bapak Syarif mulailah kami menuju area pabrik yang bisa kami kunjungi. Karena tidak semua area pabrik bisa kami dikunjungi. Ada area terlarang yang tidak bisa dimasuki. 

Area ini terutama ada di lini produksi. Hal ini dilakukan untuk menghindari masuknya kontaminan ke dalam produk yang dihasilkan perusahaan. 

Area pertama yang kami kunjungi adalah poliklinik dan lactation room. Kedua fasilitas ini disediakan untuk para karyawan. Agar ketika terjadi gangguan kesehatan pada karyawan yang terjadi pada saat bekerja, bisa segera dilakukan penanganan. 

Lactation room yang ada di poliklinik (doc. Pri) 
Selain fasitas kesehatan, tersedia juga kursi pijat dan fasillitas olah raga (fitness). Fasilitas tersebut disediakan untuk menunjang kenyamanan dan kesehatan karyawan selama bekerja. Di samping itu, perusahaan juga memberikan program edukasi gizi kepada karyawan dan keluarga.

Kursi pijat (doc. Pri) 
Pada saat mengunjungi fasilitas kesehatan inilah saya mendapatkan informasi kalau cuti melahirkan yang diberikan di Sarihusada adalah 6 bulan lamanya.

Fasilitas fitness
Kemudian kami diajak ke pojok pengelolaan limbah. Di sini limbah plastik yang ada diolah menjadi sesuatu yang berguna.  Seperti untuk membuat pot atau yang lainnya. 

Area pemanfaatan limbah plastik
Selanjutnya kami diajak mengunjungi kantin pabrik. Di sini setiap hari disediakan seribu porsi makanan bagi para karyawan. Ada hal yang bagus yang diterapkan di perusahaan ini.

Area kantin

Pak Syarif yang mendampingi kami (doc.pri,)
Yakni aturan bagi setiap karyawan untuk menghabiskan jatah makannya. Jika ada menu yang tidak disukai, karyawan bisa mengembalikan ke tempat yang disediakan. Sungguh sebuah budaya perusahaan yang patut diapresiasi.

Makanan yang tidak disukai bisa dikembalikan

Ajakan untuk menghabiskan makanan yang diambil


Berikutnya kami ditunjukkan area produksi. Di sini kami tidak bisa masuk ke dalam ruangan. Kami hanya bisa melihat proses produksi dari luar melalui jendela kaca.

Sebagian besar pengerjaan di ruang produksi dikerjakan oleh mesin (otomatisasi). Sehingga pengerjaan lebih cepat dan dapat meminimalisir terjadinya kontaminasi yang mungkin terjadi. 

Untuk meyakinkan kualitas produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ditetapkan, pihak sarihusada secara terjadwal mengambil sampel dari produk yang dihasilkan untuk dilakukan pengujian. 

Pengujian yang dilakukan meliputi uji fisik, kimia, dan mikrobiologi. Pengujian ini melibatkan tenaga-tenaga terampil dan kompeten di bidangnya. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan produk susu yang dihasilkan perusahaan berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.

Kami juga diajak untuk mengunjungi ruang laboratorium pengujian produk. Sebelum masuk ruang laboratorium kami harus mengenakan jas khusus dan cover sepatu. Selama di lab,  kami dilarang untuk mengambil gambar.

Tampilan kami sewaktu akan mengunjungi lab (doc. Manda)
Bagaimana,  seru bukan kunjungan saya ke Pabrik Sarihusada Prambanan? Jika teman-teman tertarik,  teman-teman pun bisa ke sana. Caranya silakan kirim proposal saja ke internalcomm.indonesia@danone.com.

Tata cara jika hendak visit factory ke Sarihusada
Akhirnya selamat ulang tahun yang ke-100 Sarihusada, semoga semakin banyak memberikan kebaikan untuk masyarakat Indonesia khususnya,  dan dunia pada umumnya.  

Semoga tulisan saya ini bermanfaat yaa.. 
Salam... 

Selasa, 29 Oktober 2019

Qumpul Qasir : Meningkatkan Peluang Ekonomi Yang Setara Melalui Pemanfaatan Teknologi

Tanggal 26 Oktober lalu saya berkesempatan untuk mengikuti Qumpul Qasir (Qulqas).  Yaitu sebuah acara workshop yang diadakan sebuah aplikasi pencatat keuangan usaha bernama Qasir.

Workshop Qasir (doc.pri)
Workshop bertema "Empowering Equal Economic Opportunities for SMEs through Technology”, ini menyasar berbagai pihak, seperti para pelaku UMKM yang ingin mendigitalisasi usahanya, mahasiswa dan lulusan IT yang berminat berkarier di start-up, praktisi web development, atau siapapun yang tertarik dalam dunia digital technology dan bisnis, termasuk yang ingin membuat start up sendiri.

Nara sumber yang dihadirkan dalam acara ini cukup berkompeten di bidangnya, diantaranya Bayu Santoso selaku Lead Product Manager dan Reymond Frederik Sabandar selaku Engineering Manager dari Tokopedia, Putra Dia selaku Country Human Resources Manager Gameloft, Agatha Elitha D. Hanungsari selaku Operation Manager of Central Java Area di TaniHub, dan para founder Qasir yakni Angga, Novan, dan Ivan.

Tema Empowering Equal Economic Opportunities for SMEs through Technology ini sengaja diambil, karena sesuai dengan visi Qasir yang ingin memberi kesempatan yang sama di bidang ekonomi melalui pemanfaatan teknologi. Memang tidak bisa dipungkiri, di era sekarang ini jika ingin usahanya berkembang, seorang pelaku usaha harus mau dan mampu memanfaatkan teknologi.

Qasir,  Aplikasi Kasir yang Lengkap dan Tanpa Bayar
Hadir di acara bertema Teknologi Digital seperti ini adalah hal yang baru buat saya. Banyak hal menarik yang saya dapatkan dari para pencetus ide atau founder start up ini.

Satu hal yang penting untuk digarisbawahi, semua memiliki benang merah yang sama, yakni menjawab persoalan, dan memudahkan pekerjaan, untuk membantu sesama.

Saya dan kawan bloger yang hadir di acara QulQas
Mengawali acara worshop, para pendiri aplikasi Qasir menceritakan pengalamannya. Bahwa aplikasi Qasir ini dilatarbelakangi adanya keprihatinan terhadap banyaknya UMKM yang masih memiliki kendala dalam melakukan pencatatan terhadap transaksi keuangan mereka.

Para pendiri Qasir (doc. Pri) 
Padahal pencatatan keuangan ini penting untuk mengetahui kesehatan sebuah usaha. Dan sayangnya tidak semua pelaku bisnis UKM memiliki pengetahuan manajemen keuangan serta keterampilan akuntansi yang dibutuhkan untuk mengelola usaha. Untuk itu, aplikasi Qasir hadir menjadi solusi agar para pengusaha dapat semakin fokus dalam mengembangkan bisnisnya.

Tampilan Qasir (sumber Qasir.com)
Qasir didesain bagi pelaku usaha menengah, kecil,  dan mikro, untuk membantu pencatatan keuangan dan inventory barang dengan mudah. Karena rata-rata para pelaku UMKM belum paham teknologi, maka aplikasi Qasir dibuat sederhana sehingga mudah digunakan.

Qasir juga menciptakan sebuah ekosistem untuk membantu para pelaku UMKM dari sisi suply, pencatatan, dan pemasaran. Value Qasir adalah memberi kesempatan yang sama kepada UMKM lewat teknologi yang bisa dinikmati secara #Gratis #Gampang, sehingga bisa #Gaspool.

Sejarah Qasir (sumber : Qasir) 
Qasir memiliki fitur dasar hingga detail, antara lain alat bantu hitung transaksi dan rekap penjualan, kelola dan monitor stok barang, kelola toko dan cabang, hingga pengelolaan kasbon. 

Qasir juga memiliki fitur Pajak yang memudahkan penggunanya melakukan perhitungan jumlah setoran pajak secara otomatis. Qasir hadir dalam versi Mobile App dan juga Web. Versi Mobile Apps diperuntukkan untuk membantu transaksi sehari-hari, sedangkan versi Web disarankan untuk melakukan hal-hal yang bersifat manajemen, seperti mengelola produk, pegawai, outlet, dan melihat laporan.

Untuk memudahkan transaksi, Qasir juga telah mendukung penggunaan gawai khusus berbasis Android, Bluetooth printer dan Bluetooth barcode scanner. Karena fokus Qasir adalah UMKM mikro, maka saat ini, Qasir juga tengah mengembangkan fitur yang menjembatani pengguna dengan institusi finansial untuk mendapatkan pinjaman modal usaha.

Selain itu,  Qasir juga membangun jaringan dengan sistem pembayaran digital cashless, seperti DANA, OVO, GOPAY, dan LINKAJA.

Workshop Tentang Teknologi Digital
Nara sumber selanjutnya adalah Putra Dia, yang menjabat sebagai Country Human Resources Manager di Gameloft dan memiliki pengalaman sebelas tahun sebagai HR Manager.

Putra Dia dari Gameloft (doc.pri)
Menurut Putra Dia, untuk bekerja di bidang Teknologi Digital yang dituntut dari diri seseorang adalah kreativitasnya. Bagaimana orang tersebut mampu untuk mengembangkan potensinya untuk kemajuan tim atau perusahaan. "Tidak penting saat ini kamu bisa apa, yang terpenting ke depannya kamu bisa memberi kontribusi apa terhadap perusahaan", tegasnya.

Berikutnya, yang tidak kalah menarik adalah paparan Bayu dan Reymond dari Tokopedia. Hampir sama dengan Qasir, Tokopedia hadir karena keinginan membantu para seller melalui teknologi. 

Nara sumber dari Tokopedia (doc.pri)
Tokopedia adalah market place yang menjadi tempat bertemunya seller dan juga buyer. Tokopedia berupaya untuk memberikan kemudahan bagi seller maupun bagi buyer. Diantaranya melalui promo menarik, seperti flash salefree ongkir,  dan lain-lain. Tokopedia sendiri memiliki misi mencapai pemerataan ekonomi melalui teknologi.

Pembicara terakhir adalah Agatha Elitha D. Hanungsari dari TaniHub. Dalam penjelasannya, Agatha menyatakan TaniHub berawal dari sebuah kekhawatiran bahwa 50 tahun lagi profesi petani akan hilang. Karena profesi ini dianggap tidak memberi pengharapan hidup yang layak. 

Pembicara dari TaniHub (doc.pri)
Hal ini kemudian mendorong aplikasi TaniHub ini dibuat. TaniHub adalah sebuah aplikasi yang memberdayakan petani lokal dengan menyediakan akses pasar dan akses keuangan. Saat ini mitra dari TaniHub berjumlah 25.000, sedangkan target yang ingin dicapai adalah satu juta mitra. 

Para peserta workshop (doc. Retno) 
TaniHub memiliki visi untuk mempercepat penciptaan dampak positif dalam sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi informasi. Melalui TaniHub, para petani lokal dapat menjual hasil panen mereka kepada para individu maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai wilayah.

Sebuah keinginan yang mulia yang harus kita dukung bersama. Sudah seharusnya kemajuan teknologi ini bisa memberi manfaat untuk banyak orang, sebagaimana Qasir,  Tokopedia,  dan TaniHub sudah mencoba melakukannya. 

Saya dan gift kuis dari Qasir
Bagaimana,  tertarik juga untuk bekerja di bidang Teknologi Digital? Atau tertarik untuk membuat start up sendiri? Yuk, siapkan diri, dan fokus pada solusi. Jika tertarik membuka usaha sendiri,  jangan lupa gunakan Qasir, aplikasi pencatat transaksi keuangan yang gratis dan mudah.  

Semoga tulisan ini bermanfaat yaa...
Salam

Sabtu, 19 Oktober 2019

Review GoMassage : Me Time Mudah Dari Rumah

Cuaca Jogja akhir-akhir ini sedang panas-panasnya. Entah mengapa tahun ini musim kemarau terasa lama. Hujan seperti enggan menyapa.

Saya dan mbak Susi
Kalau saya menduga bisa jadi ini karena di Jogja sedang banyak digelar event budaya. Sehingga jasa pawang sengaja digunakan untuk mengusir hujan yang akan mengguyur Jogja. Entahlah, kok pikiran saya jadi ngelantur ke mana-mana..hihi

Biasanya sih ini tanda-tanda saya butuh refreshing lagi. Setelah seminggu yang lalu saya memanjakan diri dengan kulineran bareng teman,  kali ini saya sepertinya butuh me time yang lebih pribadi. 

Seperti pernah saya ceritakan di sini, saya ini hobi pijat. Sebenarnya saya punya tempat pijat langganan, tapi kok cuaca di luar membuat saya malas menggerakkan badan.

Tetiba saya ingat, kemarin saya baru saja membaca sebuah artikel tentang 5 cara me time asyik dari rumah. Salah satunya pijat di rumah dengan memanfaatkan layanan GoMassage. 

Sebenarnya layanan ini sudah lama saya ketahui. Cuma saya belum tertarik untuk mencoba. Masih suka reservasi di tempat pijat langganan, sekalian jalan-jalan

Tapi di tengah cuaca terik yang tidak kenal kompromi ini, sepertinya layanan GoMassage perlu untuk dicoba. Bisa jadi alternatif juga kalau lagi mager.

Berkenalan dengan GoMassage dari GoLife
Berhubung saya belum pernah menggunakan layanan GoMassage,  maka hal pertama yang harus saya lakukan adalah menginstal aplikasi GoLife.

Aplikasi Golife (sumber : gojek.com)
Sebagai bagian dari GoJek, GoLife adalah aplikasi yang menghubungkan pelanggan dengan lebih dari 12.000 tenaga profesional di bidang kebersihan, otomotif,  kecantikan, kebutuhan harian, servis dan perbaikan, laundry kiloan, hingga terapis pijat profesional yang berpengalaman di bidangnya serta telah melewati seleksi serta pelatihan.

Layanan dari GoLife (doc. pri) 
Semua layanan tersebut disediakan GoLife melalui menu GoDaily, GoMassage, GoClean, GoFix, GoAuto, dan GoGlam, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan kita. 

Untuk saya yang ingin mendapatkan layanan pijat, saya bisa memilih GoMassage.  Di GoMassage sendiri ada berbagai layanan yang ditawarkan,  ada body rejuvenation, reflexology,  dan beauty massage. 


Pilihan kategori pada GoMassage (doc.pri)
Masing-masing kategori juga punya pilihannya lagi. Misalnya saya tertarik dengan Beauty Massage, di kategori ini ada penawaran lagi. Saya mau memilih Beauty Massage dan Totok Wajah, atau Totok Wajah dan Masker. 


Pilihan kategori Beauty Massage (doc.pri)
Karena saya baru pertama kali mencoba, saya pilih yang simpel saja. Yakni totok wajah dan masker. Kebetulan lama juga saya tidak merawat muka saya. Totok wajah sepertinya bagus untuk saya,  karena konon bisa membuat wajah fresh dan awet muda.

Dari literatur yang saya baca, totok wajah banyak manfaatnya, diantaranya adalah : 
  • Mengatasi sakit kepala, terutama untuk sakit kepala yang disebabkan oleh mata lelah atau sinusitis.
  • Mengusir stress dan rasa cemas.  Totok wajah dapat membantu melancarkan aliran darah, mengurangi ketegangan otot, dan membantu kita merasa lebih rileks.
  • Meredakan migrain. Sebuah studi menunjukkan bahwa totok wajah juga bisa meredakan sakit kepala kronis akibat migrain. Totok wajah dapat membantu melancarkan aliran darah di kepala dan wajah, sehingga membantu mengurangi rasa nyeri.
  • Membuat kulit wajah bercahaya. Hal ini karena totok wajah mampu meningkatkan aliran darah, memperlancar pengiriman nutrisi dan oksigen ke kulit wajah, serta membantu merangsang pembentukan kolagen. 

Untuk perawatan ini ternyata hanya ada 1 pilihan durasi waktunya,  yakni 1 jam dengan biaya Rp.  65.000,00.

Untuk memesan layanan ini, caranya mudah sekali.  Kita tinggal mengikuti langkah-langkah yang diberikan. Yakni memilih layanan yang kita inginkan, menentukan waktunya, memilih terapisnya (pria/wanita/bebas), menyepakati ketentuan yang ada, baru kemudian menekan tombol lanjut. 

Tahapan order GoMassage
Kita juga bisa memilih metode pembayarannya.  Mau cash atau memakai go pay. Selain itu,  kita juga diberikan gambaran fasilitas dan layanan apa saja yang akan kita terima.

Tahapan order GoMassage

Pengalaman Saya Melakukan Pemesanan GoMassage dari GoLife
Setelah paham tata cara pemesanannya, saya pun segera melakukan order saya. Hari ini, Sabtu 19 Oktober 2019 pukul 15.00 WIB saya jadwalkan untuk melakukan totok wajah dan masker di rumah.

Saya pesan GoMassage sejak pukul 09.00 WIB pagi. Pikir saya biar pasti dapat terapis. Takutnya kalau mendadak, saya tidak memperoleh terapis. Karena ini hari Sabtu, pasti banyak yang ingin me time dengan memesan GoMassage seperti saya.

Sesaat setelah tombol pesan saya tekan, saya segera memperoleh pemberitahuan. Kalau terapis yang saya inginkan sudah saya dapatkan. Mbak Susilowati namanya.

Terapis yang saya dapatkan (doc. pri) 
Sekitar pukul 14.45 WIB Mbak Susi mengabari kalau dia sudah sampai di gang menuju rumah saya. Tetapi saya tunggu-tunggu kok belum sampai juga. 

Akhirnya Mbak Susi saya telpon. Ternyata Mbak Susi salah alamat. Gang menuju rumah saya namanya Rakhmat dengan huruf "k". Sedangkan gang yang dia tuju namanya Rahmat tanpa huruf "k". Untungnya jarak gang Rakhmat dan gang Rahmat tidak jauh. Sehingga Mbak Susi bisa segera menuju rumah saya.  

Sekitar pukul 15.05 WIB Mbak Susi sampai di rumah saya. Wah, lega rasanya, jadi juga saya merasakan treatment totok wajah dan masker dari GoMassage.

Review GoMassage : 
Sensasi Totok Wajah dan Masker dari GoMassage
Begitu tiba di rumah, Mbak Susi segera memperkenalkan diri, dan meminta maaf karena sedikit terlambat. Kemudian dengan cekatan Mbak Susi segera mempersiapkan diri. 

Mbak Susi (doc.pri)
Cream wajah untuk totok wajah berikut masker disiapkannya. Tidak lupa handuk kecil dan bandana untuk merapikan rambut saya. Tidak ketinggalan spons dan mangkuk air untuk membersihkan muka.

Perlengkapan dari Mbak Susi (doc. Mbak Susi) 
Setelah semua siap, Mbak Susi segera mengeset alarm di gawainya,  durasi 60 menit. Alarm ini berfungsi untuk memastikan layanan yang diberikan pas selama 1 jam, tidak kurang.

Kemudian mulailah Mbak Susi melakukan kerjanya. Pertama wajah saya dibersihkan dengan spons basah. Lalu dilakukan pemijatan di bagian kepala. 

Memang sedikit berbeda dengan keterangan di aplikasi. Keterangan di aplikasi menyebutkan pemijatan dilakukan di area wajah, tangan, dan kaki. Tapi Mbak Susi justru melakukan pijatan di area kepala,  wajah,  leher, dan dada. Kebetulan saya sedikit merasa pusing,  jadi pijat di area kepala membuat pusing saya mereda.

Gambaran layanan (doc. Pri) 
Tangan Mbak Susi terampil sekali. Massage wajahnya terasa enak, tekanannya pada saat melakukan totok di titik-titik tertentu pada wajah pun sangat pas. Sehingga memberi sensasi rileks dan nyaman. Bahkan saya sempat beberapa kali hampir ketiduran saking enaknya.

Di sela-sela bekerja, Mbak Susi bercerita, kalau dulunya bersekolah di SMK dan mengambil jurusan Tata Kecantikan Kulit dan Rambut. Jadi latar belakang pendidikan Mbak Susi memang sesuai dengan bidang yang digelutinya ini. 

Sebelum bergabung di GoMassage, Mbak Susi pernah lama bekerja di salon kecantikan. Masuk menjadi mitra GoMassage pun melewati seleksi yang tidak gampang.

Menurut Mbak Susi,  bergabung menjadi mitra GoMassage sangat menguntungkan. Karena dia tidak perlu repot mencari pelanggan, dan jam kerjanya pun bisa disesuaikan (fleksibel).

Maklum, sebagai ibu rumah tangga Mbak Susi harus menyelesaikan pekerjaan rumah dulu sebelum bekerja. Hal yang tidak mungkin Mbak Susi lakukan kalau dia bekerja di salon milik orang. Masalah jam kerja pasti ada aturan ketatnya. 

Selesai dilakukan massage dan totok, wajah saya kemudian diberi masker. Dan ditunggu hingga mengering selama 15 menit. Baru setelah itu muka saya dibersihkan.  Dan taraa...muka saya jadi bersinar cerah seperti rembulan 😍😍

Sebelum dan sesudah perawatan ini ya (doc.pri)
Secara keseluruhan, saya puas dengan layanan yang diberikan.  Mungkin kapan-kapan saya akan mencoba treatment Body Massage dan Totok Wajah. Pasti lebih mantab lagi. Menikmati 120 menit body massage dan totok wajah sepertinya akan terasa puas sekali. Refresh tubuh dan pikiran sudah pasti.

Layanan body Massage dan Totok Wajah

Pilihan durasi waktunya
Terima kasih Mbak Susi dan GoMassage,  atas pengalaman serunya hari ini.  Kapan-kapan saya order lagi yaa... Sambil menunggu GoMassage bagi-bagi voucher diskon buat saya tentunya, hihi...

Penilaian saya untuk layanan Mbak Susi (doc.pri)
Jadi bagi teman-teman yang belum pernah mencoba layanan GoMassage dari GoLife, yuk buruan mencoba. Pasti nanti ketagihan seperti saya. Semoga Review GoMassage saya ini bermanfaat yaa...


Salam..