Jumat, 11 Oktober 2019

Mebo-Mederma, Sahabat Keluarga Untuk Mengatasi Luka Bakar Ringan

Design by : Canva
Aktivitas paling menyenangkan bagi saya sebagai seorang ibu rumah tangga adalah menyiapkan menu untuk keluarga. Di sinilah segala rasa cinta tercurah untuk memberikan yang terbaik untuk semua anggota keluarga, dengan menyajikan masakan dengan cita rasa istimewa dan penuh nutrisi. 

Saya sangat percaya,  rasa yang istimewa dari masakan yang kita buat akan memunculkan rasa rindu dari seluruh anggota keluarga untuk selalu pulang. 

Kegiatan masak-memasak memang menyenangkan. Namun demikian, dapur yang merupakan area terdekat bagi seorang ibu menyimpan bahaya yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Risiko terjadinya luka bakar adalah bahaya yang menyancam dari dapur kita tercinta.  

Dalam sebuah penelitian disebutkan prevalensi luka bakar di Indonesia berkisar 2,2%. Dari angka tersebut, 69% terjadi di rumah, dan 21,5% diakibatkan oleh air dan minyak panas. Nah,  menyadari besarnya risiko terjadinya luka bakar dari dalam rumah,  maka pada tanggal 28 September 2019 lalu saya mengikuti sebuah acara talkshow bertajuk "Regret Comes Later" Bebas Beraktivitas di Rumah dengan Meminimalkan Risiko Luka Bakar Ringan, yang diselenggarakan oleh Mebo-Mederma Combiphar, bertempat di The Rich Jogja Hotel.  

Para nara sumber (doc. Pri) 
Kegiatan yang dalam pelaksanaannya menggandeng komunitas Ibu Profesional Jogja ini dihadiri kurang lebih 70 peserta dan berlangsung dengan meriah. Nara sumber yang hadir adalah seorang dokter spesial bedah kulit, Bapak dr. Bayu Suhartadi,  Sp-Bp,  RE dan Brand Manager Mebo-Mederma Combiphar, Ibu Hernita Astriani,  S.Farm, Apt. 

Dalam acara ini para peserta memperoleh berbagai informasi tentang luka bakar berikut cara penanggulangannya. Dan kali ini,  saya akan membagi pengetahuan yang saya dapatkan kepada teman-teman semua. Silakan disimak ya... 

Tentang Luka Bakar
Luka bakar adalah kerusakan pada kulit yang disebabkan oleh panas yang menimbulkan rasa sakit dan memunculkan gejala seperti kulit memerah,  mengelupas,  luka melepuh, kulit hangus,  dan pembengkakan. Komplikasi akibat luka bakar adalah timbulnya bekas luka,  infeksi,  dan kontraktur.  

Penyebab luka bakar sendiri ada beberapa macam, seperti karena panas matahari, kena api,  ledakan gas, treatment laser, terkena sengatan listrik,  atau karena bahan kimia. 

Upaya penanganan luka bakar berbeda-beda, tergantung lokasi dan tingkat keparahan luka. Luka bakar yang ringan bisa ditangani secara mandiri di rumah. Namun pada luka bakar yang dalam atau luas, diperlukan penanganan khusus. 

Dalam pemaparannya,  dr. Bayu menyampaikan bahwa proses penyembuhan luka bakar sangat tergantung dari pertolongan pertama yang diberikan.  Waktu krusial terletak di 4 jam pertama sebelum luka bertambah parah karena infeksi. 

dr. Bayu (doc.pri)
Namun sayangnya kadang prosedur penangan pertama luka bakar tidak tepat. Masih banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan bahan-bahan  seadanya seperti minyak kelapa, kecap,  mentega, putih telur,  sampai pasta gigi untuk mengolesi luka bakar dengan harapan bekas luka bakar sembuh dan tidak melepuh. 

Padahal bahan-bahan tersebut belum terbukti secara klinis mampu mengobati luka bakar yang dialami. Sehingga kadang yang terjadi bukannya luka semakin membaik, malah justru semakin parah. Untuk itu sangat perlu untuk mengetahui tingkat keparahan dari luka bakar, dan cara penanganan luka bakar yang baik dan benar 

Tingkat Keparahan Luka Bakar
Berdasarkan kerusakan kulit yang terjadi, luka bakar dibagi menjadi 3 yaitu:
  1. Luka bakar derajat 1 : Luka bakar ini hanya menyebabkan kerusakan di lapisan luar kulit (epidermis).
  2. Luka bakar derajat 2 : Luka bakar ini hingga menyebabkan kerusakan di lapisan kulit yang lebih dalam (dermis).
  3. Luka bakar derajat 3 : Kerusakan hingga mencapai lapisan lemak, serta merusak saraf dan pembuluh darah.
Derajad luka bakar (sumber : khusniah24.blogspot.com) 
Selain berdasar kedalaman kerusakan kulit, tingkat keparahan luka bakar juga bisa diukur dari luas area yang terbakar. Perhitungan persentase area permukaan kulit yang terbakar pada orang dewasa terdiri dari:
Area kepala: 9%
Dada: 9%
Perut: 9%
Punggung dan bokong: 18%
Setiap lengan: 9%
Setiap tungkai: 18%
Daerah kelamin: 1%

Prosentase area luka bakar (sumber : alodoc) 
Bila luka yang dialami dalam dengan area yang luas,  harus segera dibawa ke rumah sakit untuk segera mendapatkan perawatan. 

Pertolongan Pertama Kepada Korban Luka Bakar
Ketika kita melihat atau mungkin mengalami kecelakaan kebakaran,  hal yang harus kita lakukan adalah :
  • Padamkan Api.  Ada 3 prinsip yang harus kita lakukan,  yakni stop,  drop,  dan rollStop artinya kita menghentikan gerakan yang justru memperbesar nyala api,  kemudian drop atau menjatuhkan diri, dan roll atau berguling untuk memadamkan api dengan menutup muka dan mulut kita.
  • Lepaskan atau matikan sumber panas. Termasuk melepas baju seandainya luka bakar terjadi di area yang tertutup baju. Agar resiko terjadinya gesekan antara baju dan luka bisa diminimalkan.
  • Cooling atau pendinginan,  dengan membasuh luka bakar dengan air mengalir atau merendamnya dengan air dingin. 

Penanganan luka bakar secara rinci dapat dilihat dalam bagan berikut ini :

Penanganan luka bakar (sumber : Combiphar) 
Jadi poinnya adalah mendinginkan luka bakar sebaiknya menggunakan air mengalir dengan suhu normal. Kemudian bagian yang terkena luka bakar harus dikeringkan dengan dengan lembut. Setelah itu baru diobati dengan salep khusus untuk luka bakar, dengan dioles secara tipis dan merata. 

Berkenalan dengan Mebo dan Mederma dari Combiphar
Comphibar adalah perusahaan farmasi terkemuka yang senantiasa menghadirkan produk-produk berkualitas untuk mendukung gaya hidup sehat. Menurut penjelasan dari Ibu Nita,  dalam kaitannya dengan luka bakar ringan,  PT Combiphar memiliki 2 produk andalan  yang berfungsi untuk mengobati dan menghilangkan bekas luka, yakni :

Mebo - Mederma (sumber : Combiphar) 

1. Mebo
Untuk Mebo sendiri diformulasikan dari bahan alami yang memiliki bahan aktif Coptidis rhizoma,  Phellodendri chinensis, dan Scutella radix memiliki fungsi sebagai anti inflamasi,  anti infeksi,  dan membantu regenerasi sel. Sedangkan sesame oil, dan beeswax memiliki prinsip mendinginkan luka. Panas yang berlebih dari area luka pada saat dioleskan Mebo akan diserap oleh Mebo sehingga akan mengurangi tingkat keparahan luka bakar.  

Sesame oil dapat melindungi area luka sehingga mencegah penguapan air dari area luka dan membuat area luka lebih lembab/moist. Area luka yang moist akan membantu proses regenerasi sel lebih cepat sehingga penyembuhan berjalan baik, sehingga meminimalisir kemungkinan terjadinya bekas luka.  

Mebo dari Combiphar

Sehingga secara keseluruhan,  perbedaan Mebo dengan salep lain adalah meminimalkan bekas luka dan rasa sakit, membuat area luka lembab (moist), dan tidak mengandung antibiotik kimia sehingga efektif untuk luka bakar. Waktu yang dibutuhkan Mebo untuk menyembuhkan luka bakar adalah 4-7 hari saja.  

2. Mederma
Salah satu yang spesifik yang membedakan luka bakar dengan luka lainnya adalah potensi terjadinya bekas luka atau skar atau keloid.  Sebenarnya skar adalah proses alami untuk penutupan luka baik karena operasi maupun karena kecelakaan.  

Hanya saja tampilan dari skar yang menimbulkan bekas ini kadang menjadi masalah karena mengganggu penampilan. Oleh karena itu mederma hadir untuk mengatasinya.  

Mederma ini mengandung cepalin, Alium Cepae, Kaempferol dan Quarcetin yang berfungsi sebagai anti peradangan, memperbaiki tampilan, dan struktur skar, Allantoin yang dapat meningkatkan hidrasi dan mengurangi gatal,  serta Aloe vera yang memiliki fungsi melembabkan dan mencerahkan.  

Ibu Nita, Brand Manajer Mebo Mederma (doc. pri) 
Mederma ini terbukti efektif dan aman di kulit orang Asia,  dimana penelitian yang dilakukan terhadap 26 pasien Asia pasca operasi caesar tidak ada efek samping. Penggunaan Mederma dilakukan secepatnya saat luka sudah tertutup. 

Untuk luka baru,  gunakan Mederma 3-4 kali sehari sekurangnya selama 8 minggu. Sedangkan untuk luka lama gunakan 3-4 kali sehari sekurangnya selama 3-6 bulan. 

Penggunaannya dimulai dari tengah ke arah sisi luar,  gel dipijat lembut pada skar, dilanjutkan dengan gerakan memutar hingga Mederma terabsorbsi seluruhnya.  

Cara kerja Mederma (sumber : Combiphar) 
Mederma ini tidak hanya bekerja di permukaan kulit tetapi juga meresap dan memperbaiki bekas luka,  hingga ke bagian dalam kulit.  Sehingga kombinasi Mebo-Mederma adalah pasangan pas untuk mengatasi luka bakar ringan dan menghilangkan bekasnya. Jadi jangan lupa sediakan Mebo-Mederma di kotak P3K kita, karena dengan Mebo-Mederma, kulit cantik tetap terjaga.

Selain informasi tentang tata cara merawat luka bakar, dalam acara ini juga diadakan cooking demo dari chef The Rich Hotel sekaligus berbagi pengalaman tentang tata kelola dapur agar aman.  Diantaranya :

Cooking Demo (doc. Pri)
  1. Kompor harus diletakkan sejajar atau lebih tinggi dari pinggang kita. 
  2. Meja preparasi diletakkan di belakang atau di samping kompor.
  3. Jauhkan kompor atau oven dari benda lain yang mudah terbakar. 
  4. Kita harus paham dengan alat yang kita gunakan 
  5. Menyediakan apar (alat pemadam api ringan). 

Dengan tata letak dapur yang aman, diharapkan risiko terjadinya kebakaran dapat diminimalkan.

Semoga tulisan ini bermanfaat ya.. 

Salam 

#mebocombiphar
#medermacombiphar
#mebomedermawomenscommunity
#combiphar 
#Yogyakarta

Sabtu, 05 Oktober 2019

Ingin Liburan Nggak Mati Gaya? Pakai Traveloka XPerience Saja

Seminggu yang lalu, saya mendapat telepon dari saudara yang akan menikahkan putra sulungnya di bulan November 2019 nanti. Lokasinya di rumah calon mempelai wanita yang ada di daerah Jepara kota. Karena pelaksanaannya masih agak lama, saya dan keluarga kemudian mereka-reka rencana kira-kira di sana nanti kami mau mbolang ke mana. 

Design by: Canva
Namanya juga mumpung ke luar kota, biar irit sekalian piknik dong ya. Apalagi saya belum pernah sekalipun ke Jepara. Jadi lumayanlah,  sekali merengkuh dayung 2-3 pulau terlampaui. Akhirnya mulailah saya mencari informasi tempat-tempat menarik di Jepara yang bisa dikunjungi.  

Berkenalan dengan Traveloka Xperience
Untungnya di era digital seperti sekarang ini, mencari informasi mudah sekali. Tinggal pilih kata kunci, masukkan ke mesin pencari, dan voila informasi yang kita butuhkan langsung muncul berderet rapi. 

Tetapi untuk kali ini saya tidak ingin informasi yang saya peroleh hanya garis besarnya saja. Saya ingin mendapatkan informasi rinci tentang suasana, atraksi, dan juga biayanya dari tempat yang nanti akan saya kunjungi dengan lebih detil lagi.

Sebenarnya bukan tanpa alasan saya ingin dapat info yang lebih valid. Karena nantinya saya akan berwisata bersama keluarga besar, dengan berbagai tingkatan usia. Kalau sampai tidak sesuai harapan kan nggak enak juga.


Kecuali kalau saya berwisata bersama keluarga inti saja, dan memang niat untuk mencoba-coba. Sedikit zonk tidak apa-apa, itung-itung dapat pengalaman baru. Soalnya dulu saya pernah punya pengalaman pergi ke suatu tempat wisata berdasar review dari seseorang yang saya dapat dari google. 

Dari ulasannya dikatakan tempatnya yang akan saya datangi itu suasananya asyik dan menarik, tempatnya teduh dan nyaman. Ada semacam air terjun tiruan dengan view yang menawan. Saya sudah membayangkan bisa ngadem sambil pepotoan. 

Namun ternyata sesampai di sana yang saya jumpai berbeda. Tempat itu sedang dalam perbaikan, sehingga kurang nyaman saat dikunjungi. Suasana yang ada masih terlihat gersang, bahkan taman labirin yang sudah dibuat pun terlihat kurang terawat.
Memang review yang saya baca ditulis kurang lebih 1 tahun yang lalu. Jadi wajar kalau kondisinya berbeda. Meskipun begitu, review-review semacam ini tetap berfaedah juga, terutama untuk mengenalkan tempat-tempat terpencil yang belum terjamah. Karena saya sendiri juga sering blusukan ke tempat wisata tersembunyi berdasar informasi dari review orang yang saya baca melalui google atau blog pribadi.  

Salah satu tempat wisata mblusuk yang pernah saya kunjungi (doc. Pri) 

Candi Ijo,  candi favorit yang letaknya mblusuk juga (doc.pri)
Kembali ke rencana saya untuk mencari informasi tentang objek wisata di Jepara yang pas untuk saya dan keluarga kunjungi. Kebetulan belum lama ini seorang kawan memberi informasi bahwa baru saja Traveloka meluncurkan fasitas baru bernama Traveloka Xperience

Traveloka Xperience dibuat untuk mengukuhkan visi Traveloka sebagai platform yang menyediakan layanan untuk perjalanan dan gaya hidup, bukan lagi terbatas untuk perjalanan dan wisata. Dengan menggunakan layanan Traveloka Xperience ini, pengguna dapat menemukan kegiatan atau ulasan yang berkaitan dengan rencana perjalanan maupun gaya hidup. 

Sangat cocok untuk kita yang akan mengunjungi tempat baru, dan belum tahu akan melakukan aktivitas apa saja di situ. Seperti halnya saya, yang kebetulan belum punya pengalaman ke Jepara, informasi dari Traveloka Xperience ini amat saya butuhkan agar di sana nanti tidak mati gaya.  

Informasi Yang Bisa Kita dapat di Traveloka Xperience
Untuk dapat memanfaatkan layanan dari Traveloka Xperience, kita bisa masuk ke web Traveloka, atau mengunduh aplikasinya. Untuk tampilan awal ketika kita masuk ke halaman web Traveloka adalah sebagai berikut :

Tampilan web Traveloka (doc. Pri) 
Selanjutnya kita klik menu Traveloka Xperience yang ada di pojok kanan atas. Dan tampilannya menjadi seperti ini.  

12 layanan dalam Traveloka Xperience (doc.pri)
Jadi ada 12 layanan yang disediakan Traveloka Xperience, yang bisa dijadikan panduan untuk mencari ide saat liburan maupun di sela-sela waktu luang kita. Dengan layanan Traveloka Xperience kita tidak perlu bingung lagi jika memiliki waktu senggang tapi tidak ada ide melakukan aktivitas apa untuk mengisinya. 

Dan kerennya, produk dan layanan yang ditawarkan tidak terbatas untuk Indonesia saja, tapi dunia.  Keduabelas layanan itu meliputi atraksi, bioskop, event, hiburan, spa & kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur, pelengkap travel, makanan dan minuman, serta kursus dan workshop. 

Dengan Traveloka Xperience kita bisa menikmati ribuan pilihan pengalaman wisata yang didukung oleh metode pembayaran beragam, proses pemesanan cepat dan praktis, serta customer service 24/7. Semuanya tersedia dalam 6 pilihan bahasa untuk semakin memudahkan para pengguna. 

Rujukan Yang Saya dapat dari Traveloka Xperience
Terus terang, Jepara adalah tempat yang belum pernah saya datangi sebelumnya.  Katanya sih banyak wisata pantai di sana. Yang paling terkenal yang saya tahu cuma wisata Karimun Jawa.

Dan ketika saya memasukkan "Jepara" ke bagian searching, muncul tempat-tempat berikut sebagai rujukan.

Rujukan wisata di Jepara (doc.pri)
Meskipun menarik, open trip ke karimun jawa sepertinya saya skip dulu. Selain karena saya masih perlu menabung, dalam rombongan nanti ada balita yang sepertinya kurang bisa menikmati trip di Karimun Jawa ini. 

Ada 2 tempat yang memungkinkan untuk dikunjungi yakni Jepara Ourland Park dan Jepara Kelapa Park. Untuk Jepara Ourland Park, deskripsi yang diberikan merupakan taman wisata air terbesar dan terlengkap di Jawa Tengah. Dengan luas area 11 hektar, tempat ini dilengkapi dengan lebih dari 30 tower seluncuran unik dengan desain ala Russia dan Timur Tengah, area bermain yang luas, dan watersport seru di pesisir pantai Mororejo.

Jepara Ourland Park (sumber : Traveloka) 
Review yang diberikan pengunjung pun rata-rata menyatakan puas berkunjung ke sini. Tiket yang ditawarkan mulai dari 60.000,- dan ada diskon bila pesan melalui aplikasi Traveloka Xperience, yakni menjadi Rp. 49.200,- saja.  

Sedangkan untuk Jepara Kelapa Park, merupakan taman hiburan yang dibangun di lahan seluas 110 hektar. Jepara Kelapa Park ditumbuhi lebih dari 2.000 pohon kelapa dan menawarkan berbagai macam kegiatan outbound, seperti flying fox, ATV, dan Burma Bridge

Kelapa Park Jepara (sumber : Traveloka) 
Tersedia lintasan flying fox sepanjang 100 meter. Di sini kita juga bisa merasakan sensasi mengendarai ATV di permukaan tanah yang tidak rata. Jika pengunjung merasa lelah,  tersedia  gazebo yang terbuat dari batang kelapa untuk beristirahat sambil menikmati air kelapa yang segar. 

Tiket masuk untuk tempat ini adalah Rp. 50.000,- dan ada diskon khusus untuk pemesanan via Traveloka Experience menjadi sekitar Rp. 48.000,- saja. 

Dua tempat itu saya rasa cukup untuk menjadi rencana jalan-jalan kami nanti ke Jepara. Sementara buat saya pribadi, saya sudah merencanakan untuk me time cantik di Tirta Ayu Spa.

Me time saya nanti di Jepara (sumber : Traveloka)
Biar pulang berwisata badan tetap bugar untuk melakukan aktivitas lainnya. Booking tempatnya via Traveloka Xperience juga, dan lagi-lagi dapat potongan harga. Doakan rencana perjalanan kami nanti lancar yaa, dan menjadi #Xperienceseru yang tidak terlupa. Aamiin...

Jadi, bagi teman-teman yang punya rencana ke tempat yang baru,  dan bingung mau ngapain, coba cari rekomendasi di Traveloka XPerience saja. Ada banyak rekomendasi yang patut untuk dicoba. Semoga tulisan saya ini bermanfaat ya... 

Salam..