Selasa, 30 April 2019

PruVolunteers Program : Membangun Rumah dan Membangun Harapan Bersama Prudential di Desa Selopamioro Imogiri Jogja

Hari Jumat,  tanggal 26 April 2019 lalu, saya memperoleh pengalaman seru.  Saya bersama beberapa teman Bloger Jogja yang berjumlah 15an orang berkesempatan mengikuti PruVolunter Program dari Prudential.  Kegiatan ini merupakan bentuk Community Investment (CSR)  dari Prudential yang diwujudkan dalam bentuk program bangun rumah di daerah Selopamioro, Imogiri Yogyakarta.  

Program Bangun Rumah dari PruVolunteer (doc.pri)
Kegiatan ini sendiri sudah dilaksanakan sejak bulan September 2018 yang dalam pelaksanaannya melibatkan seluruh karyawan Prudential, sebagai implementasi Program Leadership Immersion dari PruUniversity.  Jadi kegiatan PruVolunteer ini merupakan kombinasi dari kegiatan sosial sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat, sekaligus merupakan program pelatihan kepemimpinan (leadership) untuk karyawan Prudential. Program kepemimpinan ini dimaksudkan untuk membantu karyawan Prudential menjadi profesional dengan memperkokoh jiwa leadership yang berlaku di seluruh bisnis Prudential.  

Ada  30 rumah yang ditargetkan akan dibangun melalui program CSR prudential ini. Dan secara bertahap target ini diselesaikan melalui kerjasama seluruh karyawan Prudential dari berbagai tingkatan yang berasal dari berbagai divisi. Sejak dicanangkan di bulan September 2018 sampai sekarang, program PruVolunteer ini telah berjalan 8 batch, dimana setiap batch-nya terdiri dari 3 sessi. Dan kegiatan PruVolunteer untuk tanggal 26 April 2019 ini merupakan batch terakhir, yang nantinya akan ditutup dengan serah terima kunci kepada para penerima bantuan.  

Perjalanan Menuju Desa Selopamioro
Sekitar pukul 07.30 WIB kami sampai di titik kumpul yang sudah disepakati, yakni di Greenhost Hotel Yogyakarta.  Setelah briefing sejenak dengan pihak Prudential yang diwakili oleh Mas Bobi,  kami kemudian sarapan pagi dan bersiap menuju lokasi.  

Peserta PruVolunteer (doc. Ardian Kusuma) 
Ada 4 mobil yang disiapkan untuk membawa para peserta PruVolunteer program ini.  Setiap mobil berisi 15 orang, jadi total peserta yang mengikuti program PruVolunteer ini ada 60 orang. Terdiri dari 45 orang dari Prudential dan 15 orang dari bloger. Jujur, belum ada bayangan dari saya pribadi mengenai kegiatan yang akan kami ikuti nanti.  

Sekitar pukul 08.30 WIB kami berangkat menuju lokasi.  Jarak yang kami tempuh kurang lebih 16 km, dan membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai ke lokasi.  Secara keseluruhan perjalanan lancar, jalanan berkelok yang kami lalui nenawarkan pemandangan khas pedesaan berupa hamparan sawah dan ladang. 

Kami bersiap berangkat (doc.pri)
Kebetulan di mobil yang saya tumpangi saya duduk sebangku dengan Mbak Erika seorang karyawan Prudential dari divisi IT. Dari mbak Erika saya sedikit mengorek informasi tentang kegiatan yang akan kami ikuti.  Ternyata di sana nanti para peserta akan dibagi dalam beberapa kelompok, dan setiap kelompok punya tanggung jawab sendiri-sendiri.  Ada kekompok walling (membangun tembok rumah)  ada kelompok painting (mengecat rumah). Karena asyik ngobrol tidak terasa kami sudah sampai di tujuan.  Tampak spanduk ucapan selamat datang terpasang menyambut kedatangan kami. Banyak meja dan kursi ditata berjajar dengan rapi. Di atasnya berderet helm proyek dan sarung tangan kerja.  

Spanduk selamat datang (doc. Ardian)

Para peserta yang sudah sampai lokasi (doc. Pri) 

Kegiatan PruVolunteer di Desa Selopamioro
Setelah semua rombongan sampai di lokasi,  acara penyambutan dimulai. Bapak Kepala Desa Selopamioro, yakni Bapak Himawan memberikan ucapan selamat datang kepada para peserta PruVolunteer. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prudential Indonesia yang telah memilih Desa Selopamioro sebagai lokasi Program Bangun Rumah. 

Kepala Desa Selopamioro (doc. Ardian) 
Bapak Himawan memaparkan bahwa Desa Selopamioro memang termasuk desa tertinggal, dimana sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai buruh tani.  Mereka bukan pemilik tanah tetapi menggunakan tanah milik sultan (Sultan Ground).  Sehingga program bangun rumah di Selopamioro ini merupakan sesuatu yang sangat membahagiakan bagi masyarakat Desa Selopamioro dan menjadi harapan baru bagi mereka untuk memiliki hunian yang nyaman.  

Selesai menyampaikan sambutannya, acara selanjutnya dipandu oleh tim dari Habitat for Humanity Indonesia.  Kami diberi penjelasan kalau seluruh peserta akan dibagi ke dalam 7 kelompok.  Kelompok 1 sampai 3 adalah tim walling, yang bertugas untuk membuat tembok dengan target 5 layer. Sedangkan kelompok 4 sampai 7 adakah tim painting yang bertugas mengecat.  Saya dan 3 orang teman bloger masuk ke dalam kelompok 3 yang berarti memiliki tugas membuat tembok.  Ada 13 orang yang tergabung dalam kelompok 3 ini.  Dan tugas kami adalah membangun tembok rumah milik pasangan suami istri,  Pak Slamet dan Bu  Susan. 

Saya bersama teman bloger yang ikut
PruVolunteer Program (doc. Pri) 
Dalam pelaksanaan PruVolunteer ini, Prudential memang bekerjasama dengan Habitat for Humanity Indonesia untuk pengerjaan proyek bangun rumah warga di desa Selopamioro yang tersebar di beberapa dusun yakni Siluk : 8 rumah, Kajor Wetan : 4 rumah,  Lanteng I : 4 rumah,  Kajor Wetan :  11 rumah,  dan Jetis : 3 rumah. Setiap batch PruVolunter yang dikirim ke lokasi di Selopamioro ini memiliki target yang harus diselesaikan dengan supervisi dari Habitat for Humanity. 

Peta sebaran lokasi bantuan rumah dari PruVolunteer (doc. Ardian) 

30 penerima bantuan rumah dari Prudential
(doc. Ardian) 
Rumah Pak Slamet yang menjadi target kerja kami berlokasi di Dusun  Jetis.  Dari rumah warga yang menjadi titik kumpul kami, diperlukan waktu sekitar 15 menit dengan mengendarai mobil untuk sampai ke rumah Pak Slamet. Rumah milik Pak Slamet yang hendak dibangun ini bertipe 24 yang terdiri dari 1 kamar tidur, 1 ruang makan,  dan 1 kamar mandi. Target kami adalah menyelesaikan tembok setinggi 5 layer

Rumah Pak Slamet dari depan (doc. Ardian) 

Pak Slamet (kaos hijau)  berserta istri dan tim PruVolunteer (doc. Ardian) 
Tidak lama setelah sampai di lokasi kamipun segera melakukan pembagian tugas.  Enam orang bertugas menyusun batako (walling), 2 orang mengaduk semen,  1 orang mengayak pasir,  dan sisanya yang berjumlah 4 orang membuat kerangka besi. 

Saya dan seorang kawan bloger bernama Mbak Erdita bertugas menyusun batako.  Petugas supervisi di kelompok kami adalah Mas Pandi.  Selain Mas Pandi ada lagi 2 orang tukang yang membantu mengawasi.  Karena ini adalah bangunan untuk rumah tinggal, segala sesuatunya harus diperhitungkan. Mulai dari komposisi campuran semen, tinggi adonan semen untuk melekatkan batako,  dan lain-lain. Tidak boleh ada yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Karena bisa membahayakan calon penghuni rumah nanti.  

Mas Pandi sedang melakukan briefing (doc. Ardian) 

Mulai bekerja (doc. Ardian) 

Mengayak pasir (doc. Ardian) 

Saya yang baru pertama kali "nukang" sempat beberapa kali melakukan kesalahan.  Mulai dari adonan semen untuk melekatkan batako yang kurang tinggi, sampai batako yang terpasang miring. Untung ada Mas Pandi dan tim yang dengan sigap mengoreksi. Pekerjaan ini juga cukup melelahkan. Namun suasana dan kerjasama dari seluruh anggota tim membuat semua terasa menyenangkan.

Nukang... (doc. Aan Pambudi) 
Apalagi semua anggota tim berusaha menjalankan tugasnya dengan baik. Meskipun target 5 layer tembok bisa selesai sebelum sholat Jumat belum dapat kami rampungkan. Baru 3 layer yang bisa kami kerjakan,  dan kami memutuskan untuk break dulu untuk sholat Jumat dan makan siang, untuk nantinya pekerjaan kami lanjutkan lagi. Sehingga kamipun kembali ke rumah warga yang menjadi basecamp kami.  

Di sana sudah banyak teman-teman dari tim lain yang berkumpul.  Telah  tersedia juga hidangan makan siang khas pedesaan yang menggugah selera. Nasi, sayur lombok ijo,  tahu isi,  gereh,  tempe garit,  oseng daun pepaya,  tahu,  tempe bacem,  sambel,  dan krupuk, serta buah pisang telah tertata di meja, menunggu kami untuk menikmatinya.   

Binar Bahagia Penerima Manfaat Program PruVolunteer
Sekitar pukul 13.30 WIB kami selesai makan siang.  Teman-teman yang sholat jumat pun sudah pulang dan rehat makan. Setelah dirasa cukup mengumpulkan tenaga,  teman-teman dari Prudential kembali bersiap menuju lokasi.  Sementara kami para bloger harus kembali ke Jogja karena ada beberapa teman yang sudah punya agenda acara lainnya.

Foto bersama sebelum pulang (doc. Ardian) 
Akhirnya kamipun pulang dengan diantar mobil kembali ke GreenHost yang menjadi titik keberangkatan kami. Selama perjalanan pulang, terngiang obrolan singkat saya dengan Pak Slamet dan istri. Yang dengan binar bahagia menyatakan suka citanya karena program PruVolunteer ini keinginan dan harapannya untuk punya rumah layak huni untuk keluarga kecilnya bisa terwujud. Saya bisa turut merasakan suka cita yang Pak Slamet dan istri rasakan.

Apalagi sore harinya saya mendapat kabar bahwa sesuai dengan rencana penyerahan kunci secara simbolis kepada warga di desa Selopamioro ini telah dilaksanakan oleh Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia. Dalam sambutannya Jens Reisch mengatakan bahwa "Prudential selalu berkomitmen untuk memberikan dampak nyata dan mendukung masa depan masyarakat Indonesia yang lebih baik." Dalam acara tersebut hadir pula Bupati Bantul Drs. H. Suharsono yang menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Prudential Indonesia melalui PruVolunteer dalam membangun rumah warga yang diyakini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa Selopamioro, khususnya para penerima manfaat dari program bangun rumah ini.

Serah terima kunci dari President Director Prudential Indonesia, Jens Reisch kepada warga Desa Selopamioro diwakili oleh Bupati Bantul Drs. H. Suharsono (doc. Prudential) 
Bagi saya pribadi,  pengalaman ini sungguh berarti.  Terlibat langsung dalam program CSR dari sebuah perusahaan di mana karyawan perusahaan tersebut juga dilibatkan dalam prosesnya saya yakin akan memberikan dampak yang bagus untuk kekompakan, kepekaan sosial, dan etos kerja dari karyawan-karyawannya. 

Terima kasih Prudential,  untuk pengalaman serunya, semoga semakin banyak lagi kegiatan CSR serupa yang dapat langsung menyentuh masyarakat sesuai dengan kebutuhannya. Sehingga binar bahagia akan banyak terlihat di mana-mana. 

Salam... 

80 komentar:

  1. Meski bermandikan peluh...tapi seru yaa! Klo aku, klo berbaur dengan masyarakat gini..gotong royong...rame2 gini, langsung ingat jaman KKn mba. Aku ngecet tugu juga jaman KKN

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... Meskipun agak fals ngaduk semen sama nata batakonya,tapi lumayanlah... Hihi...

      Hapus
  2. Kemarin serasa KKN lagi ya, mbak. Seru. Walau capek tapi menyenangkan. Asyik banget nih Prudential ada program seperti ini buat pegawainya. Biar mereka merasakan langsung terjun ke masyarakat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mb.. Kita biasanya pegang hp sama kamera jadi pegang cethok sama kuas...😂😂

      Hapus
  3. CSR yang unik jadi karyawannya tahu csrnya digunakan untuk apa. Juga bisa meningkatkan softskill mereka sekaligus membantu orang lain

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul... Btw mksh fotonya ya, nyomot dari ig saya.. 😀

      Hapus
  4. Dgn karyawan ikut lgsg melaksanakan CSR, maka akan merasa lbh memiliki perusahaan, meningkatkan kekompakan, & menumbuhkan kepedulian sosial. Bagi karyawan tentunya jd new experience. Bagusan program spt ini daripada sekedar outbond. Nice article

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul... Bisa bermanfaat untuk karyawan, juga untuk masyarakat...

      Hapus
  5. nah ini pose serunya nongol juga. Keringatan tapi seru ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi.. Iya dong...limited edition kok... 😀

      Hapus
  6. ngeri ngeri mba sapti ikut bikin bangunan!

    BalasHapus
  7. Waaah nyesel banget waktu itu pengen ikut tapi nggak bisa. Keren banget deh Prudential punya program kayak giniii :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tabrakan sama jam kerja ya mb? Semoga next ada lagi...seru lho ini...

      Hapus
  8. Weh Mbak Sapti nukang. Seru yaaa...

    BalasHapus
  9. Wah iya ya, nukang2 gini jadi inget kkn..

    BalasHapus
  10. Semangat banget mbak nukangnyaaa?! Wwkw
    Semoga Program CSR yang seperti ini membantu masyarakat di akar rumput...

    BalasHapus
  11. Wah, ikutan kerja juga ya? Kirain blogger cuma foto-foto aja, he, he.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebentar mb... Habis itu foto-foto... Wkwkwk..

      Hapus
  12. oo jadi karena ikutan ini ya kemarin hari minggu mbak sapti bilang capek. totalitas berarti nih nukangnya, hehe.

    BalasHapus
  13. Mantap ya mbak sapti acaranya pru ini langsung bisa terasa manfaatnya ke masyarakat, benar2 terjun langsung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mb... Menanamkan kepedulian sosial untuk karyawannya juga..

      Hapus
  14. keren mba acaranya, keren juga acara CSR-nya Prudensial, happy ya bisa jadi volunteer bisa bercengkrama langsung dengan masyarakat, semoga acara seperti ini makin banyak ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mb... Sekeren mbak Mei yang bisa jalan-jalan ke penjuru Indonesia...

      Hapus
  15. pastinya program seperti ini sangat bermanfaat ya mb, dan moga kedepannya bisa makin menjangkau cakupan lebih banyak lagi yang bisa terbantu

    BalasHapus
  16. daaan...capeknya masih kerasa sampe sekarang huhuhu

    BalasHapus
  17. Aku baru tahu ada acara ini. Gimana rasanya ngaduk semen, kak?

    BalasHapus
  18. Wah mbak sapti ikut nukang. Asyik banget ya mbak acaranya. Semakin meningkatkan kepedulian kpd sesama, kita juga belajar utk berbagi rasa dengan mereka yg selama ini tinggal di hunian sederhana.

    BalasHapus
  19. Mantap lah. Pada strong semua nih ikuta n bangun rumah. Saya yakin masyarakat desa Imogiri pada bahagia

    BalasHapus
  20. Asik ya programnya. Kayaknya belum sampe ke Surabaya nih pruvolunteer.. pengen ikutannn

    BalasHapus
  21. Semoga jangkauan CSR Prudential makin luas, ya. Di luar sana masih banyak masyarakat yang rumahnya belum layak.

    BalasHapus
  22. Ini serius?? Ya allah lucu banget si kegiatannya hihi

    BalasHapus
  23. Di daerahku banyak juga mbk yang pakai prudential, prodential ada yang syariah juga atau gk mbk?

    BalasHapus
  24. Waah jadi blogger juga diajak ikut nukang, seru juga yaa hahaha. Prudential mayan aktif juga ya CSR nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mb.. Hihi.. Ikut berkeringat pokoknya...

      Hapus
  25. aih seru ikutan nukang :)
    semoga kegiatan bermanfaat dari prudential seperti ini semakin meluas di masyarakat yg membutuhkan

    BalasHapus
  26. Acaranya bagus banget ya mba. Melatih kepedulian sosial dan semangat kerja para volunteer. Semoga acara semacam ini bisa berlanjut terus setiap tahunnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mb... Termasuk melatih kekompakan karyawannya juga...

      Hapus
  27. Mantap program dan acaranya sangat bagus sekali yaa... Apalagi ada kerja volunterr seperti ini...

    BalasHapus
  28. Acaranya bagus nih, semoga acara peduli sosial seperti ini makin banyak disosialisasikan ke daerah lainnya juga yah

    BalasHapus
  29. Acaranya bagus banget nih, Mbak. Selain untuk membantu warga yang rumahnya harus dibangun, di sisi lain menjadikan suasana akrab dan hangat dari semuanya. Selain itu bisa makin kuat dalam bergotong royong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul ya jadi suasananya akrab dan hangat

      Hapus
    2. Betul... Bermanfaat untuk masyarakat dan karyawan..

      Hapus
  30. Programnya seru ya, jadi volunteers menyiapkan rumah yang lebih sehat dan cantik. Keren prpogram dari Prudential ini, menyentuh kehiduan masyarakat kelas bawah yang tak mampu renovasi rumahnya menjadi lebih layak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mb, mengganti rumah non permanen menjadi permanen...

      Hapus
  31. Programnya seru, mupeng deh pengen ikutan jadi salah satu volunteernya mba. Semoga program CSR Prudential ini bisa merambah ke berbagai daerah ya. Aamiin.

    BalasHapus
  32. PRogram CSR Prudential ini keren banget Mbak, apalagi bisa terlibat langsung dalam program CSRnya, sungguh pengalaman berharga yang bisa diceritakan hingga cucu dan cicit . Awesome pokoknya

    BalasHapus
  33. Kerja aamanya dengan Habitat for Humanity ya mba. This is indeed a great program that Prudential has and I salute them for the initiatives

    BalasHapus
  34. Masya Allah keren banget programnya. Buat Pak Slamet pasti sangat berharga ya bisa dibangunkan rumah. Buat pesertanya juga pasti jadi pengalaman yang tak telupakan.

    BalasHapus
  35. Keren ya program CSRnya. Semoga semakin banyak daerah yang merasakan program ini ya mbak.

    BalasHapus
  36. Program dari CSR Prudential ini memang bagus sekali, apalagi dalam pembangunan rumah seperti ini. Semoga program ini juga dilakukan didaerah-daerah lainnya.

    BalasHapus
  37. Keren neh acaranya jadi ingat masa kuliah harus kerja praktek pengawasan di lapangan

    BalasHapus
  38. Ikutan nukang seru juga ya mba. Apalagi program CSR dari Prudential ini kerwn banget ya.

    BalasHapus
  39. Bagus banget kegiatan yang dilakukan Prudential ini ya, bisa jadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk melakukan hal yang sama. Berbagi kebaikan

    BalasHapus
  40. Kawan serupa nih ehehehe. Seneng bisa ikut andil dalam program ini ya mbak

    BalasHapus