Sabtu, 25 Mei 2019

Massimo Gelato, Es Krim Sehat dari Italia Siap Manjakan Lidah Warga Jogja

Kudapan yang bercita rasa manis pasti banyak disuka, dan es krim adalah salah satunya. Hidangan ini tidak hanya menjadi favorit anak-anak saja, namun orang dewasa pun banyak yang menggemarinya.

Massimo Gelato Jogja (doc. Riana) 
Salah satu jenis es krim yang saat ini kedainya banyak menjamur di kota Jogja adalah es krim tradisional dari Italia, gelato namanya. Meskipun terlihat mirip, namun gelato berbeda dengan es krim pada umumnya. Perbedaan utama terletak pada komposisi bahan pembuatnya. Dimana gelato lebih banyak menggunakan susu sebagai bahan utama dan lebih sedikit kandungan lemaknya. Itulah sebabnya penampakan  gelato lebih padat tetapi memiliki tekstur yang lebih lembut dibanding es krim.

Kandungan gula dalam gelato juga lebih rendah dibanding pada es krim. Hal ini berhubungan dengan suhu penyajian dari kedua dessert ini.  Es krim disajikan di suhu yang lebih rendah dibanding gelato. Sehingga es krim butuh lebih banyak pemanis atau gula, karena suhu yang rendah dapat menyamarkan rasa manis. Selain itu penambah rasa yang digunakan pada gelato umumnya menggunakan buah-buahan segar dan kacang-kacangan.  Itulah sebabnya gelato diyakini lebih sehat dibandingkan es krim.  

Dari sebuah literatur yang saya baca, menikmati gelato mempunyai manfaat untuk meredakan ketegangan atau stress. Jadi jika teman-teman merasa jenuh dengan rutinitas dan ingin sejenak melupakan beban kerja serta berganti suasana,  teman-teman bisa melipir ke salah satu gerai gelato Jogja yang baru saja buka, di bilangan Kotabaru yang bernama Massimo Gelato.  
Tentang Massimo Gelato
Sabtu,  4 Mei 2019 lalu saya bersama beberapa kawan memperoleh undangan untuk menghadiri soft opening salah satu gerai gelato Jogja Kotabaru bernama Massimo. Nama Massimo diambil dari nama owner sekaligus chefnya,  Massimo Sacco. Acara soft opening ini merupakan bentuk "kulo nuwun" dari Massimo kepada masyarakat Jogja yang dilakukan dengan mengundang Gubernur DIY dan walikota Jogja beserta perangkat pemerintahan setempat dari tingkat kecamatan sampai RT/RW, bloggers, influencers dan paling utama para pemuka agama.

Pemotongan tumpeng dalam acara soft opening Massimo Gelato Jogja (doc. Riana) 
Terletak di daerah Kota baru,  Massimo Gelato ini berada di tempat yang strategis dan mudah dicari. Banyak kantor dan sekolah-sekolah di bilangan Kotabaru yang pasti menjadi target market dari kedai ini. 

Dalam penjelasan singkat yang disampaikan oleh Mr.  Massimo,  kedai di Kotabaru ini merupakan kedai kedua setelah kedai pertamanya di Pulau Dewata. Mr. Massimo ini dulunya adalah pegawai di sebuah kapal pesiar. Tugasnya mengantar tamu ke Bali. Sampai kemudian dia jatuh cinta dengan seorang penari Bali,  dan memutuskan untuk resign dari pekerjaan yang sudah 23 tahun ditekuninya untuk kemudian menetap di Bali serta membuka resto di sana. 

Massimo Gelato di Bali cukup banyak peminatnya. Bahkan termasuk gelato favorit yang banyak dicari, sehingga pembeli pun rela untuk antre. Terbuat dari campuran 3 jenis susu (susu murni dan beberapa merk susu pabrikan yang ada di Indonesia),  3 jenis gula,  dengan tambahan rasa dari kacang-kacangan dan buah segar membuat massimo gelato banyak disuka, karena rasanya yang otentik dan lezat.

Massimo bersama para blogger (doc. Riana) 
Memutuskan untuk membuka cabang di Jogja karena Massimo merasa jatuh cinta dengan suasana Jogja. Mengawali usaha di Jogja dengan 10 orang karyawan,  Massimo berharap gelato asli Italia buatannya bisa di terima dan disuka oleh masyarakat Jogja.

Para bloger yang hadir di soft opening Massimo Gelato (doc. Riana) 
Diantara gelato yang dibawanya ada satu gelato yang istimewa. Karena pernah menjadi juara lomba gelato yang diadakan di Jakarta, namanya Sunset Paradise. Sunset Paradise ini memiliki rasa mango dan strawberry dengan topping spesial bernama Salle Rossa. Salle Rossa ini terbuat dari garam Himalaya berwarna pink yang diolah sedemikian rupa sehingga menjadi berasa manis.

Dibuat tanpa tambahan lemak dan pengawet, membuat gelato Massimo gampang meleleh. Jadi bagi yang baru pertama kali mencoba gelato di Massimo, jangan heran kalau gelatonya mudah lumer ya, ini bukan kekurangan dari Massimo Gelato, tapi justru ini adalah kelebihannya. Karena tidak ada tambahan apapun di dalamnya, semua berasal dari bahan alami yang aman dan sehat. 

Dalam keterangannya, Massimo menjelaskan usaha yang ditekuninya ini bukan bisnis semata. Melainkan sebuah project yang mengajarkan kepada para karyawannya keahlian membuat gelato. Sehingga nantinya jika para karyawan ini telah memiliki keahlian dan modal yang cukup,  mereka dapat membuka usaha sendiri yang berarti turut membuka lapangan kerja bagi yang lainnya.

Keakraban Massimo dengan karyawannya
(doc. Riana) 
Mencicipi Uniknya Rasa Massimo Gelato
Dalam soft opening kali ini,  kami yang hadir diberi kesempatan untuk mencicipi gelato dan hidangan lain yang ada di kedai ini. Tidak tanggung-tanggung, kami boleh mencicipi 3 rasa gelato yang kami suka. Dan asyiknya,  sebelum menentukan pilihan,  kami boleh juga melakukan test rasa.  Asyiik kan??

Aneka rasa gelato (doc. Riana) 
Kita pun bisa memilih menikmati gelato dengan conecup  atau dibuat milk shake. Saya sih memilih menggunakan cup saja, biar lebih orisinil, praktis, dan nggak tumpah-tumpah. Meskipun sebenarnya saya pengen nyobain pakai cone juga. Apalagi kata teman,  conenya enaak... 

Aneka cone (doc. Riana) 
Setelah lama menimbang dan melakukan test rasa,  akhirnya 3 varian gelato yang saya pilih adalah choco mint,  pistachio,  dan frutti de  bosco cheesecake. Choco mint ini sebagai pengganti setelah varian green tea yang saya pilih belum ready. Dan ternyata rasa choco mint ini enak sekali, cocok untuk saya yang penyuka rasa mint. Semriwing mintnya sangat terasa, berpadu rasa coklat yang lezat.  Pistachio juga favorit saya,  potongan pistachio yang gurih cocok dengan rasa manis dari gelatonya.

Yummy... (doc. Pri) 
Gelato pistachio ini memang istimewa,  dan tidak setiap hari tersedia. Hanya di hari Jumat dan Sabtu pengunjung dapat menikmatinya.  Hal ini disebabkan harga kacang pistachio yang mahal dan harus didatangkan langsung dari Italia.  Sehingga agar harganya tetap bisa masuk untuk pangsa pasar Jogja,  terpaksa pistachio tidak setiap hari ada. 

Untuk fruti de bosco chesecakenya enak juga,  meskipun bagi saya terlalu berasa manis. Mungkin lain kali saya harus mencoba sorbet lemon,  sorbet mango, atau varian yogurtnya yang ada asem-asemnya. Eh,  yang carcoal sama green tea saya penasaran juga...😂😂 Karena berdasar obrolan dengan beberapa teman, testimoni dari mereka gelatonya enak-enak semua. Duh,  sepertinya saya harus sering ke sana, untuk menuntaskan rasa penasaran saya dengan aneka rasa gelato yang ada. Bayangkan,  ada 24 varian rasa gelato lho... Banyak sekali bukan?

Oh ya,  sebagai informasi di Massimo Gelato Jogja ini disamping gelato, disediakan juga kudapan khas italia lainnya. Aneka snack lezat siap memanjakan lidah kita.  Sebut saja : polenta,  arancini,  pizza, pizchok dan lain-lain yang disajikan dalam ukuran sekali makan. Karena konsep dari Massimo Gelato adalah tempat nongkrong,  bukan resto yang menyediakan makan besar. Uniknya lagi aneka roti yang ada di sini dibuat tanpa tambahan yeast. Semua diolah dengan cara alami dan sehat.  Kisaran harga untuk gelato di sini mulai dari Rp. 20.000,00 sedangkan untuk snacknya mulai dari Rp. 10.000,-. Cukup terjangkau bukan ?

Aneka cemilan lezat (doc. Riana) 

Arancini (doc. Riana)
Polenta (doc. Pri)
Pizchok (doc. Riana) 
Penyajian minuman di sini juga tidak menggunakan sedotan dari plastik. Sedotan yang dipakai menggunakan pasta. Karena konsep dari kedai ini adalah ramah lingkungan, no plastic dan no smoking area.

Sedotan di sini pakai pasta (doc. Riana) 
Jadi bagi teman-teman penyuka kudapan sehat dan peduli lingkungan,  bisa coba berkunjung ke kedai gelato hits Jogja Massimo Gelato yang beralamat di Jl. Sunaryo 12 Kotabaru Jogja. Atau jika teman-teman  penasaran dengan menu-menunya, bisa follow dulu Instagramnya di Gelato asli Italia Jogja.
Semoga bermanfaat yaa... 

Salam... 

Kamis, 16 Mei 2019

Asyiknya Belajar Sambil Ngopi Di Gudang Kopi

Saya bukan penikmat kopi, tetapi saya sangat menyukai aroma kopi. Bahkan pengharum ruang favorit saya adalah kopi. Selain itu,  saya juga suka mendengarkan obrolan tentang rasa kopi dan mengamati orang yang sedang menikmatinya.

Gudang Kopi (doc. Pri)
Dalam pengamatan saya, kopi seolah-olah bisa membawa penikmatnya ke sebuah petualangan yang mengasyikkan, yang berakhir dengan sesuatu yang menakjubkan. Seperti binar bahagia, semangat yang terpompa, dan ide-ide yang bermunculan.

Sehingga saya tidak pernah menolak kalau diajak ke kedai kopi, meskipun selama ini saya tetap memesan minuman non kopi. Namun berbeda dengan pengalaman saya kali ini. Di kedai kopi yang bernama Gudang Kopi ini saya ikut mencicipi rasa kopi yang disajikan di sana.

Gudang Kopi (sumber : ig Gudang Kopi) 
Kebetulan waktu itu saya mengikuti sebuah acara workshop bloger bertema bagaimana menjadi seorang food blogger dengan nara sumber Andre Christian. Seorang bloger pemilik blog makankeliling yang sukses membranding diri sebagai seorang food enthusiast, dengan follower di instagram mencapai ratusan ribu. 

Andre Christian dari Makan Keliling (doc. Ardian) 
Dalam acara yang berlangsung hari Jumat,  10 Mei 2019 pukul 16.00 WIB tersebut dibahas banyak hal. Terutama tentang segala sesuatu yang harus dimiliki oleh seorang food bloger profesional. Penyampaian materi dilakukan dengan santai dan interaktif sehingga membuat peserta yang hadir antusias mengikutinya. 

Sebenarnya tidak hanya materinya saja yang menarik.  Namun venue yang digunakan untuk workshop ini juga unik. Terletak di bilangan Jalan Afandi Yogyakarta,  lokasi Gudang Kopi menjadi satu dengan Gudang Digital. Tepatnya Gudang Kopi menempati bangunan di lantai dua, sementara Gudang Digital di lantai satu. 

Gudang Kopi dan Gudang Digital ini ownernya sama, yakni Pak Haryanto, yang biasa dipanggil Pak Hary. Dalam sambutannya di acara workshop bloger, Pak Hary banyak bercerita tentang proses lahirnya Gudang Kopi. Pak Hary adalah seorang penyuka fotografi yang kemudian membuka usaha toko perlengkapan fotografi di tahun 2010. Sempat menggunakan nama Gudang Studio, namun kemudian diubah menjadi Gudang Digital.

Pak Hary owner dari Gudang Kopi (doc. Pri)
Dalam perjalanan usahanya, Pak Hary yang bukan asli Jogja ini memiliki kesimpulan. Bahwa dalam mendirikan sebuah usaha, yang penting adalah jaringan pertemanan.  

Mengenal Gudang Kopi
Dilatarbelakangi semakin berkembangnya usaha Gudang Digital yang dimilikinya, Pak Hary kemudian ingin mempunyai tempat nongkrong bagi pengunjung dan relasi dari Gudang Digital. Akhirnya pada bulan November 2018 lahirlah Gudang Kopi ini. Karena teman, kopi, dan diskusi adalah hal yang saling berkaitan, maka Gudang Kopi memiliki filosofi "hadir untuk mempererat jalinan pertemanan dengan saling ngobrol dan diskusi,  sembari menikmati kopi".

Nuansa fotografi sangat kental terlihat di Gudang Kopi ini. Bahkan tag line yang digunakan di kedai ini adalah #yourphotocoffeebeginshere. Berbagai sudut ditata dengan sentuhan modern nan apik dan instagramable yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Tag line dari Gudang Kopi (doc. Ardian) 
Ruangan di Gudang Kopi sendiri terbagi menjadi ruang indoor dan ruang semi out door. Pengunjung bisa memilih ruang sesuai dengan seleranya. 

Gudang kopi juga menyediakan ruang kelas yang bisa digunakan oleh komunitas jika ingin mengadakan suatu acara. Fasilitas di ruang kelas yang disediakan cukup memadai.  Terdapat perangkat multimedia,  lengkap dengan sound  system dan AC yang adem,  plus jaringan wifi yang lancar.

Ruang kelas di Gudang Kopi (doc. Ardian) 

Menu di Gudang Kopi
Menu di Gudang Kopi ini sangat beragam. Seperti disampaikan oleh Mas Echa selaku manajer, Gudang Kopi menyediakan aneka minuman baik kopi maupun non kopi, aneka snack atau kudapan, juga menyediakan menu untuk sarapan dan makan besar.

Mas Echa dari Gudang Kopi (doc. Pri) 
Untuk minuman,  signature menu di Gudang Kopi adalah es kopi. Es kopi ini disediakan bagi penyuka kopi manis. Terdiri dari tiga varian rasa,  yang masing-masing punya kekhasan,  yakni :
1. Es PhotoCoffee, yang memiliki rasa imbang antara manis,  pahit,  dan gurih dari gula, single shot espresso,  dan susu yang digunakan. Menggunakan brown sugar sebagai pemanis,  dan vanilla sebagai penambah aroma.  

2. Es kopi Papandayan. Es kopi ini menggunakan sirup pandan home made, single shot espresso, creamer,  dan susu dengan takaran tertentu, sehingga rasanya unik seperti es dawet.

3. Es kopi arjuna, varian ini lebih kental rasa kopinya. Terbuat dari campuran kopi,  susu evaporasi,  simple syrup dan single shot espresso. 


Aneka es kopi (sumber ig Gudang Kopi) 
Semua menggunakan kopi arabika. Untuk espressonya, menggunakan kopi yang berasal dari kopi ijen,  kerinci,  dan bali yang diblend menjadi satu. Sedangkan untuk penyuka manual brew, biji kopi diambil dari roastery dari Jakarta, Hongkong,  dan Singapura.

Manual brew di Gudang Kopi (doc. Ardian) 
Racikan kopi dari Gudang Kopi ini tidak main-main. Baristanya memperoleh peringkat 6  terbaik nasional. Jadi kepiawaiannya tidak perlu diragukan lagi. Yang istimewa, bagi pelanggan yang memesan kopi manual brew, pada saat penyajian akan diberikan kertas kecil yang berisi informasi mengenai kopi yang dipesan. Harga untuk minuman kopi di sini dibandrol mulai dari Rp. 20.000,- sampai Rp.  33.000,-.

Sedangkan untuk minuman non kopi, pilihan yang disediakan juga sangat bervariasi.  Ada hot chocolate,  aneka latte,  aneka mojitotropical tea, dan masih banyak lagi. Harga untuk minuman non kopi ini berkisar Rp. 30.000,- sampai Rp. 35.000,-. 

Untuk hidangan berupa kudapan, yang menjadi favorit adalah kentang amburadul dan  tahu goreng sihlin.  Ada juga calamari,  spring rollenoki frieschicken strip,  piscok,  french toast dan masih ada menu lainnya. Semua ada di kisaran harga Rp.  20.000,- - Rp.  30.000,- 

Bagi yang ingin sarapan di Gudang Kopi, aneka menu breakfast yang tersedia adalah morning croissant, breakfast toast dan potato breakfast.  Harga yang ditawarkan mulai Rp.  25.000,- sampai 35.000,-.

Untuk makan besarnya, menunya juga bermacam-macam. Ada aneka local bowl yang mengingatkan kita dengan hidangan rumahan seperti nasi cumi hitam,  nasi ayam kecombrang, nasi goreng gudkop, yang bisa kita jadikan pilihan. Ada juga mie goreng,  ikan dori dabu-dabu,  ayam kari kuning,  dan lain-lain.

Aneka hidangan makan besar di Gudang Kopi
(doc. Ardian) 
Tampaknya Gudang Kopi ini ingin mengakomodir semua selera. Sehingga hidangan lokal maupun manca ada semua. Untuk hidangan internasional sebut saja ada omurice,  pasta carbonara,  dan aglio balado. Harga untuk makanan besar dibandrol mulai dari 30rb -- 35rb. Hidangan pencuci mulut, seperti aneka cake juga tersedia.

Aneka cake di Gudang Kopi
(sumber : ig Gudang Kopi) 
Hidangan di Gudang Kopi ini sangat lengkap dan mampu memanjakan lidah pengunjungnya. Untuk saya sendiri, hidangan yang saya coba adalah nasi cumi hitam dan es kopi papandayan. Saya memilih es kopi papandayan karena penasaran dengan rasanya yang katanya seperti es dawet. Dan benar saja,  ketika saya cicipi, wangi pandan segera tercium, dan rasa manis gurih langsung terasa. Meskipun tetap ada rasa pahitnya, tetapi rasanya masih masuk di lidah saya. Mungkin akan lebih ada sensasinya bila di dalamnya diberikan potongan agar-agar atau jelly sehingga ada sensasi rasa kenyil-kenyilnya (maunya saya.. He..he..he)

Nasi cumi hitam dan kopi papandayan (doc. Pri) 
Untuk menu utama yakni nasi cumi hitam, hidangan ini mengingatkan saya ketika dulu pernah berkunjung ke tempat saudara di semarang. Kami disuguhi dengan hidangan nasi lauk oseng cumi hitam yang lezat. Dan itu adalah pengalaman pertama saya mencicipi olahan cumi hitam. 

Nasi cumi hitam di Gudang Kopi ini,  cukup mengenyangkan. Dengan lauk yang lumayan melimpah.  Sayur oseng kacang panjang dan kerupuknya membuat semakin semangat makan.  Cumi hitamnya juga gurih dan tidak alot. Terdapat campuran daun kemangi di dalamnya. Puas saya menikmatinya. 

Sesungguhnya ada satu hidangan di tempat ini yang membuat saya penasaran. Yaitu nasi ayam kecombrang. Tidak banyak tempat makan di Jogja yang menyediakan menu dengan bumbu kecombrang.

Nasi ayam kecombrang yang saya ingin coba
(doc. Pri) 
Pernah saya mencoba nasi ayam kecombrang di sebuah tempat makan, dan saya cocok dengan rasanya. Sayangnya, ketika saya ingin mengunjunginya lagi, tempat makan yang menyediakan aneka olahan kecombrang itu sudah tutup. Lain waktu kalau ada kesempatan,  saya ingin ke Gudang Kopi lagi untuk menuntaskan rasa penasaran saya terhadap nasi ayam kecombrang ala Gudang Kopi.

Foto bareng bersama bloger dan owner Gudang Kopi
(doc. Ardian) 
Nah,  bagi teman-teman yang ingin ngopi di tempat yang cozy, ditemani hidangan yang yummy, coba deh ke Gudang Kopi. Pasti banyak pengalaman rasa yang akan teman-teman alami. Belajar sambil ngopi juga asyik lho di sini...
Untuk gambaran lebih lengkap mengenai menu-menunya,  teman-teman bisa lihat di sini.  
Semoga bermanfaat ya... 

Salam... 

Alamat Gudang Kopi :
Jalan Affandi, Demangan, Gondokusuman, Yogyakarta.
Buka : Senin- Minggu
Pukul 07.00 - 23.00 WIB.  
Khusus Selama Ramadan, jam buka mulai pukul 14.00 WIB. 

Minggu, 12 Mei 2019

Bento Ramadan HokBen, Paket Menu Berbuka yang Nikmat, Lengkap, dan Halal

Siapa yang tidak kenal HokBen? Sebuah restoran cepat saji yang menyediakan menu Jepang dengan cita rasa yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Restoran dengan maskot Taro dan Hanako ini memang senantiasa berinovasi terhadap varian menu-menunya. Hal ini dimaksudkan untuk penyegaran dan mencegah kebosananan dari para pelanggan setianya. 

Memasuki Ramadan, HokBen menghadirkan kembali Bento Ramadan. Menu bercita rasa lezat dan halal yang memberi kenikmatan lengkap saat berbuka puasa.

Paket Bento Ramadan (sumber : web HokBen)
Dalam sambutan yang diberikan saat acara HokBen Bloger Yogya Gathering dan  Buka Bersama Anak Yatim yang diselenggarakan tanggal 7 Mei 2019 lalu, Ibu Kartina Mangisi selaku Communications Division Head HokBen menyampaikan tahun 2019 HokBen memasuki usia yang ke 34. Sesuai dengan misi HokBen untuk senantiasa menyediakan makanan yang berkualitas dan berintegritas kepada pelanggan, HokBen menghadirkan menu Bento Ramadan ini.

Ibu Kartina Mangisi (doc.pri)
Menu ini diharapkan mampu memenuhi harapan masyarakat Indonesia yang selektif dan hati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi. Terutama mengenai jaminan kehalalannya. 

Berkenalan dengan Bento Ramadan HokBen
Bento Ramadan terdiri dari Simpel Set Teriyaki dan Paket ABCD yang sudah dilengkapi minuman teh kotak botol sosro yang menjadi sajian lengkap saat berbuka. Bento Ramadan tersedia dalam 6 varian,  yakni :
1. Bento Ramadan 1. Terdiri dari nasi,  salad,  chicken teriyaki,  2 egg chicken roll,  dan teh kotal botol sosro.

Menu Bento Ramadan 1 (doc. Pri) 

2. Bento Ramadan 2. Terdiri dari nasi,  salad,  chicken teriyaki, 2 shrimp roll, dan teh kotal botol sosro.

Menu Bento Ramadan 2 (doc. Pri) 
Kedua paket di atas dibandrol diharga Rp. 48.000,- sudah termasuk pajak. Khusus untuk dine in dan take away,  setiap pemesanan paket 1 dan 2 pelanggan akan mendapatkan free chocolate cake. 

3. Bento Ramadan A, terdiri dari nasi,  salad,  beef yakiniku,  2 shrimp roll,  1 tori ball,  dan teh kotak botol sosro.  Harga untuk paket ini adalah Rp.  61.500,- sudah termasuk pajak.

Bento Paket A (doc. Pri) 

4. Bento Ramadan B,  terdiri dari nasi,  salad,  chicken yakiniku,  2 egg chicken roll,  1 ebi furai,  dan teh kotak botol sosro.  Harga paket ini adalah Rp. 55.500,- sudah termasuk pajak.

Bento Ramadan B (doc. Pri) 

5. Bento Ramadan C, terdiri dari nasi, salad,  beef teriyaki,  2 shrimp roll,  1 tori ball,  dan teh kotak botol sosro.  Harga paket C ini adalah Rp.  61.500,- termasuk pajak.

Bento Ramadan C (doc. Pri) 

6. Bento Ramadan D,  terdiri nasi,  salad,  chicken teriyaki,  2 egg chicken roll,  1 ebi furai,  dan teh kotak botol sosro.  Harga paket adalah Rp. 55.000,- sudah termasuk pajak.  

Bento Ramadan D (doc. Pri) 

Khusus untuk makan di tempat dan takeaway,  bagi pelanggan yang memesan paket A sampai D tersedia free black thunder chocolate. 

Selain Bento Ramadan, tersedia juga furi furi salad atau tokyo salad bowl yang dilengkapi shirataki yang menjadikan momen buka puasa lebih segar.

Furi furi dan tokyo salad bowl (doc. Pri) 

HokBen Berbagi Keceriaan Bersama 3400 Anak yatim dan Dhuafa
Bersamaan dengan peluncuran Bento Ramadan, HokBen juga mengadakan kegiatan rutin berupa buka bareng anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 3400 anak yatim dan dhuafa dari 38 panti asuhan yang berada di sekitar lokasi store HokBen di wilayah Jawa,  Bali,  dan Sumatera.  

Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2001 dan merupakan program tahunan Corporate Social Responsibility (CSR) dari HokBen. Program CSR dari HokBen ini berfokus pada 2 pilar utama,  yakni HokBen Cinta Pendidikan dan HokBen Berbagi Dengan Sesama.

Suasana buka bersama anak yatim
Bareng HokBen (doc. Pri) 
Pendidikan dan berbagi dengan sesama dipilih karena HokBen meyakini bahwa pendidikan adalah hal penting yang dapat mengubah kehidupan seseorang lebih baik dari sebelumnya. Sedangkan berbagi dengan sesama sejalan dengan slogan HokBen yang berbunyi "Share to Love" dan "Love to Share".  Dengan 2 pilar tersebut,  HokBen berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang konsisten menunjukkan tanggung jawabnya dalam membangun masyarakat sekitar.  

Kegiatan buka bersama anak yatim dan dhuafa ini dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan dan agamis. Selain ada sesi kuliah tujuh menit dari ustadz setempat, ada juga berbagai games menarik dan interaktif. Setiap anak yang diundang diberikan kesempatan untuk merasakan Bento Ramadan dan memperoleh santunan dan bingkisan. Selain itu diberikan juga sumbangan berupa sembako untuk panti asuhan yang dikunjungi. 

Mencicipi Menu Bento Ramadan
Hadir dalam acara Hokben Bloger Yogya Gathering dalam acara peluncuran menu Bento Ramadan sekaligus buka puasa bareng anak yatim ini sungguh menyenangkan. Sekitar pukul 16.00 kami sudah hadir di HokBen Jalan Kaliurang Yogya. Setelah registrasi kami dipersilahkan untuk menunggu di ruang yang sudah disediakan.

Beberapa bloger yang hadir (doc. Pri) 
Sebelumnya setiap peserta diberikan daftar menu paket Bento Ramadan yang bisa kami pilih untuk menu berbuka nanti. Sebagai penyuka daging sapi dengan cita rasa asin saya memilih Bento Ramadan A untuk saya coba.  

MC dari HokBen yang memandu acara (doc. Pri) 
Sambil menunggu buka, diadakan pula aneka games dan kuis serta lomba dengan hadiah yang menarik.  Saya kebetulan beruntung memperoleh voucher total  Rp. 200.000,-karena bisa menjawab pertanyaan kuis. Hihi, rejeki bloger sholihah.. Teman-teman bloger lain banyak juga yang mendapat hadiah. Benar-benar acara yang meriah dan sarat hadiah.

Teman-teman bloger yang ikut games (doc. Pri) 
Tidak terasa Adzan Magrib berkumandang.  Segera kami membatalkan puasa dengan minum air putih dan makan buah kurma serta menikmati snack yang tersedia. Menu Bento Ramadhan yang saya pilih pun sudah ada di meja.  Menunggu untuk dinikmati. 

Paket A yang saya pilih seperti sudah saya sebutkan di atas berisi nasi putih yang pulen, dengan lauk beef yakiniku yang empuk dan gurih. Shrimp roll dan tori ball nya juga lezat dan kress.  Saladnya seger.. Benar-benar menu buka puasa yang enak dan lengkap. Dikemas dengan apik sehingga mudah kalau mau dibawa pulang untuk oleh-oleh atau bingkisan bagi Orang-orang tersayang.

Contoh kemasan Bento Ramadan
(sumber : ig HokBen) 
Jadi bagi teman-teman yang ingin mencari tempat untuk buka bersama bareng keluarga atau teman,  HokBen ini pas untuk dijadikan pilihan.

Foto bareng teman bloger sebelum pulang (doc. Jarwadi)
Lokasinya strategis, tempatnya juga nyaman dan luas. Untuk gambaran menu lengkapnya, teman-teman bisa cek instagram HokBen di sini atau meluncur ke webnya. Semoga bermanfaat ya, dan selamat menjalankan ibadah puasa... 

Salam.. 

Sabtu, 04 Mei 2019

Grand Opening Beauty Lux Skin Care, Klinik Perawatan Wajah yang Bikin Glowing dan Cling

"Kulit Cantik dan Sehat Berawal dari Perawatan yang tepat" 
Saya sangat mempercayai kalimat di atas. Sehingga kalau ada yang tanya saya suka produk skin care atau dekoratif, saya pasti menjawab skin care. Bukan tanpa alasan saya menjawab demikian.  Pertama karena saya penganut paham kulit sehat adalah awal dari kecantikan,  dan yang kedua saya tidak suka dan tidak pintar dandan.  Kalaupun terpaksa dandan, saya akan memilih yang natural (make up no make up).

Beauty Lux Skin Care (doc. Pri) 
Salah satu cara perawatan kulit yang hasilnya bisa langsung kelihatan, adalah dengan melakukan perawatan di salon-salon kecantikan. Dan Jogja adalah salah satu kota yang perkembangan jumlah klinik kecantikannya sangat cepat. Sebagai salah satu kota pelajar dan kota wisata, tingkat kunjungan orang ke Jogja cukup tinggi. Dan mengunjungi salon yang nyaman untuk perawatan adalah salah satu bentuk me time yang saat ini banyak dicari.

Tamu undangan dalam launching
Beauty Lux Skin Care (doc. Pri) 

Volume bisnis estetis memang menunjukkan peningkatan yang luar biasa, dan peluang ini yang tampaknya ditangkap oleh Aji  Basuki Sindoro,  founder Beauty Lux Skincare, yang pada tanggal 27 April 2019 lalu menggelar acara Grand Opening di gerainya yang beralamat di Jl.  KHA Dahlan No 54B Yogyakarta. 

Founder Beauty Lux Skin Care (doc. Pri) 
Lebih lanjut M.N. Ilham selaku Marketing Manager mengungkapkan Beauty Lux Skin Care di Jogja ini merupakan cabang ke 4, dan nanti cabang ke 5 akan segera dilaunching di Cilacap. Sementara untuk segmen muslimah,  di pertengahan ramadhan nanti akan dilaunching skin care khusus muslimah dengan nama Hijab Skin Care.

Pengguntingan pita,  menandai beroperasinya Beauty Lux Skin Care KHA Dahlan (doc. Pri) 

Beauty Skin Care (doc. Pri) 
Perawatan dengan Teknologi Maju
Beauty Lux Skin care merupakan gerai perawatan wajah yang nenyasar perempuan kelas menengah. Aneka perawatan yang ditawarkan menggunakan teknologi terkini yang terbukti mampu membuat tampilan kulit dan wajah menjadi lebih baik.

Alat terapi wajah (doc. Pri) 
Dalam acara grand opening ini,  Beauty Lux Skin Care yang dalam promosinya menggandeng seorang influencer Jogja bernama Arief Andrepan ini juga mendemokan salah satu treatment unggulannya yakni Snow White Laser

Snow White Laser (doc. Pri) 
Di bawah pengawasan dokter yang mumpuni,  treatment ini cocok untuk usia minimal 17 tahun dan untuk perempuan tidak dalam kondisi hamil. Selain berfungsi untuk mencerahkan,  perawatan ini cocok untuk menghilangkan jerawat maupun flek hitam. Bagus pula untuk mengecilkan pori, dan membuat muka menjadi glowing serta cling seperti kulit orang korea. 

Tahapan untuk perawatan ini adalah pembersihan,  yang kemudian dilanjutkan perawatan tanpa anestesi.  Rasanya seperti digigit semut.  Untuk hasil yang maksimal, treatment ini dapat diulang setelah 2 minggu perawatan.  Harga normal untuk perawatan ini adalah 999K.  Namun pada saat grand opening kemarin harga yang dibandrol cukup 250K saja. 

Adapun perawatan lain yang juga disediakan di gerai ini,  bisa dilihat di brosur berikut ini..

Aneka treatment (doc. Pri) 
Sedang gambaran perawatan snow white laser ini bisa dilihat divideo yang ada dalam tautan berikut ini : Snow White Laser

Tempat yang strategis dan ruang perawatan yang representatif
Keunggulan lain dari tempat ini adalah letaknya yang strategis. Yakni di jantung kota Jogja, tidak terlalu jauh juga dari pusat perbelanjaan Malioboro. Jadi bagi yang lelah berbelanja dan ingin bersantai ria bisa langsung cuzz ke sini.

Tenaga profesional di Beauty Lux Skin Care (doc. Pri) 
Ruang perawatan yang disediakan pun representatif dan nyaman. Pengunjung dapat memilih ruang yang single jika ingin lebih privacy atau double bila ingin perawatan bersama pasangan atau bareng teman. Dengan tenaga yang ramah, terampil dan profesional kunjungan anda ke Beauty Lux Skin Care pasti menjadi Sebuah pengalaman yang tidak terlupakan.  


Salah satu kamar perawatan (doc. Pri) 


Treatment room (doc. Pri) 
Jika anda tertarik dan ingin mencoba menikmati perawatan di Beauty Lux Skin Care,  silakan langsung langsung saja kunjungi gerainya di 

Beauty Lux Skin Care
Jl. KHA Dahlan 54 B Yogyakarta telp 08122993309

Seluruh konsultasi di gerai ini diberikan secara Free. 

Salam...