Info Daftar Harga Kain Terbaru 2025, Panduan untuk Pelaku Bisnis Fashion

Jenis-jenis kain untuk bisnis fashion
Bisnis fashion (sumber : pixabay)

Bagi pelaku bisnis fashion, harga bahan baku pastilah sangat penting. Karena berpengaruh terhadap harga jual dan kualitas produk yang dihasilkan. 

Jika sampai salah pilih, bisa berakibat margin berkurang atau kualitas produk menjadi taruhan. 

Agar tidak salah pilih, berikut panduan daftar harga kain terbaru di tahun 2025 yang biasa jadi acuan. Informasi ini penting agar para pelaku usaha tidak salah hitung harga pokok penjualan (HPP) sehingga bisa tetap kompetitif di pasaran. 

Panduan Harga Beberapa jenis Kain di Pasaran 

Ada banyak jenis kain di pasaran. Dan berikut adalah beberapa harga jenis kain yang banyak dipakai di pasaran. 

1. Katun Combed 24s - 30s

Kain ini masih menjadi banyak pilihan di kalangan pengusaha fashion. Karena sifatnya yang yang adem membuatnya tidak panas saat digunakan. Tidak heran banyak konsumen uang yang memilih produk fashion yang terbuat dari katun combed. 

Kain yang masih menjadi Primadona ini, mengalami sedikit kenaikan harga dibanding tahun 2024, meskipun tidak terlalu signifikan. Berikut harga kain katun combed berdasarkan ketebalan :

  • Katun Combed 24s : Rp40.000 - Rp48.000/kg  
  • Katun Combed 30s : Rp43.000 - Rp52.000/kg  
  • Katun Combed 40s : Rp50.000 - Rp60.000/kg  

Oh ya, perlu dicatat, kemungkinan harga antar supplier berbeda tergantung grade dan finishing- nya.

Jika targetmu kelas medium, katun combed 30s bisa jadi pilihan aman dari sisi harga dan ketebalan.  Namun jika targetnya kelas premium, 40s paling cocok untuk jadi pilihan. 

2. Polyester & TC

Kain ini cocok produk massal, seperti seragam lapangan. Meskipun kain ini punya karekteristik panas sehingga tidak cocok digunakan untuk daily wear. 

Harga kain jenis ini juga stabil karena sudah banyak produsen lokal. 

Berikut variasi harganya : 

  • PE Single Knit : Rp28.000 - Rp35.000/kg  
  • TC 20s : Rp35.000 - Rp42.000/kg  
  • Hyget Super : Rp18.000 - Rp24.000/kg  

3. Rayon & Linen

Kain ini banyak dicari di tahun 2025 karena sifatnya yang adem dan jatuh sehingga banyak dipakai untuk pakaian wanita. 

Karena itu di tahun 2025, harga kain jenis ini naik 5-8% dibanding tahun sebelumnya.  

Dan berikut kisaran harga kain jenis ini : 

  • Rayon Viscose Premium : Rp38.000 - Rp48.000/meter  
  • Rayon Crinkle : Rp35.000 - Rp45.000/meter  
  • Linen Rami : Rp45.000 - Rp60.000/meter  
  • Linen Look : Rp30.000 - Rp38.000/meter  

Sehingga bagi produsen yang menggunakan kain jenis ini, harus jeli memilih timing yang tepat untuk membeli, agar tidak keburu naik harganya. 

4. Baby Terry, Fleece, CVC

Bahan ini banyak dicari untuk produksi jaket, sweater, atau hoodie

Memiliki karakteristik tebal dan berat karena memang berfungsi sebagai penghangat. 

Kisaran harga untuk bahan ini : 

  • Baby Terry : Rp55.000 - Rp68.000/kg  
  • Fleece Cotton : Rp60.000 - Rp75.000/kg  
  • CVC 24s : Rp45.000 - Rp55.000/kg  

Untuk jenis CVC, sering juga jadi pilihan produsen yang ingin produknya memiliki tampilan katun tapi harganya lebih ekonomis dari combed. Cocok buat crewneck entry-level.

5. Denim & Drill

Bagi pengusaha yang menggunakan bahan ini sebagai bahan baku, terutama bagi penyedia seragam kantor, tidak perlu khawatir. Karena harga bahan ini relatif stabil. 

Kain denim untuk bisnis fashion
Kain denim (sumber : pixabay)

  • Denim 12oz : Rp55.000 - Rp70.000/meter  
  • American Drill : Rp28.000 - Rp36.000/meter  
  • Japan Drill : Rp32.000 - Rp42.000/meter  

Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kenaikan Harga Kain 

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga kain yang perlu diketahui. Diantaranya adalah : 

1. Kurs Dollar

Perubahan kurs dollar mempengaruhi harga kain. Karena kapas dan polyester chip masih banyak yang diimpor. Sehingga jika Dollar naik maka harga kain ikut naik.

2. Ongkos Kirim

Ada beberapa hal yang mempengaruhi ongkos kirim. Diantaranya adalah harga BBM dan regulasi pengiriman antar wilayah. Hal ini mau tidak mau harus turut diperhitungkan karena berpengaruh terhadap harga jual kain.  

3. Tren Warna

Warna-warna tertentu yang banyak peminat, biasanya membuat suplier berani menaikan harga jual. Untuk tahun 2025 kemarin, warna yang banyak dicari adalah earth tone & sage

4. MOQ Pabrik

Pabrik biasanya menentukan jumlah pembelian. Semakin kita beli banyak, harga yang diberikan pabrik juga lebih murah. Itulah sebabnya harga jika kita membeli roll-rollan dengan kita beli eceran pasti berbeda. Selisihnya bisa antara 15-25%.

Tips Belanja Kain Biar Nggak Rugi

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar saat belanja kain kita tidak rugi. Diantaranya adalah : 

1. Minta contoh asli produknya

 Jangan percaya 100% dari foto. Karena warna dan gramasi bisa jadi tidak sama. 

2. Langganan ke lebih dari 1 supplier

Miliki paling tidak 2-3 suplier. Jangan taruh telur di satu keranjang. Di samping bisa untuk perbandingan harga, juga untuk jaga-jaga. 

Jika salah satu suplier barang yang dicari kosong, bisa cari di supplier lainnya. Sehingga produksimu tetap bisa jalan. 

3. Hitung susut kain

Ada beberapa jenis katun yang menyusut jika dicuci. Katun misalnya, bisa susut 3-5% setelah cuci. Agar aman dan tidak tombok, masukkan biaya penyusutan kain ke HPP biar nggak nombok pas produksi. 

4. Beli di luar peak season

Jika membutuhkan kain rayon, Belilah saat bahan jaket banyak dicari. Jika butuh kain fleece, belinya saat musim gamis. 

Membeli saat orang sedang tidak banyak mencari, membuat harganya lebih masuk akal. 

5. Nego ongkir

Untuk pembelian banyak di atas minimal kuantitas yang disyaratkan, mintalah subsidi ongkir kepada supplier untuk menekan modal produksi.

Penutup

Meskipun harga kain di tahun 2025 mengalami penyesuaian, namun kita bisa melakukan langkah antisipatif agar tetap cuan. 

Yang terpenting, riset supplier harus tetap dilakukan, harga tahun lalu bisa digunakan sebagai acuan.

Dan juga harus peka terhadap trend agar bisa atur timing belanja.  


 

Sapti nurul hidayati
Saya seorang ibu rumah tangga dari Yogya. Blog ini saya buat untuk tempat berbagi cerita dan pengalaman tentang apa saja. Semoga ada manfaat yang bisa diambil dari tulisan saya. Untuk kerjasama, silakan kontak ke saptinurul (at) gmail.com

Related Posts

Posting Komentar

Popular

Subscribe Our Newsletter