![]() |
| kerusakan akibat rayap (sumber : AI) |
Rayap adalah serangga yang hidup berkelompok atau berkoloni, dan memiliki kasta. Ada rayap prajurit ada rayap pekerja, ada juga ratunya. Serangga ini memakan segala sesuatu yang mengandung selulosa. Seperti material kayu maupun sampah daun dan ranting.
Di Indonesia sudah sejak lama rayap dianggap sebagai hewan yang merugikan, karena dapat merusak bangunan, perkebunan, bahkan hutan tanaman industri. Hal ini disebabkan karena secara geografis, iklim di Indonesia memiliki kelembaban tinggi dengan suhu hangat yang disukai oleh rayap. Kondisi itulah yang menyebabkan rayap berkembang biak dengan subur.
Sering terlihat material rumah dari luar sepertinya dalam kondisi baik-baik saja, padahal dalamnya sudah keropos. Tentunya kita tidak ingin hal itu terjadi dengan rumah kita. Dirusak diam-diam oleh rayap. Agar tidak kecolongan, berikut hal-hal yang bisa dilakukan.
Hilangkan hal-hal yang disukai rayap
1. Pastikan kondisi rumah tidak lembab
2. Rapikan gudang
3. Lakukan cek rutin untuk area rawan.
4. Jangan menumpuk sampah
Kenali Tanda-Tanda Serangan Rayap
Serangan rayap meninggalkan tanda-tanda. Waspadai jika di rumah ditemukan :
1. Bubuk kayu halus
Jika dijumpai bubuk kayu mirip serbuk gergaji, ini perlu kita waspadai. Bisa jadi itu adalah sisa kotoran rayap yang mengering.
2. Kayu terdengar kopong
Ketuk kusen atau pintu. Kalau bunyinya nggak padat, bisa jadi dalamnya sudah bolong atau keropos dimakan rayap.
3. Terdapat terowongan lumpur di dinding
Terowongan dari tanah yang menempel di dinding, itu merupakan jalan yang dibuat oleh rayap.
4. Ada sayap berserakan
Saat musim kawin, rayap bersayap keluar. Setelah kawin sayapnya akan rontok.
5. Cat pada kayu mengelupas atau menggelembung
Cat kayu yang mengelupas atau menggelembung bisa jadi bukan karena catnya jelek, tapi karena ada aktivitas di balik kayu yang dilakukan oleh rayap.
Jadi, jika salah satu tanda itu dijumpai di rumah, Anda harus segera melakukan upaya pembasmian.
Pembasmian yang dilakukan tentu tergantung tingkat keparahan. Jika serangan rayap masih sedikit dan belum parah, kita bisa melakukannya sendiri.
Bisa dengan menyemprot area yang terdapat rayap menggunakan bahan-bahan alami, seperti larutan air garam yang dicampur dengan sabun, menggunakan minyak esensial, ataupun menjemur perabot yang dimakan rayap di bawah sinar matahari. Karena rayap takut dengan cahaya matahari.


Posting Komentar
Posting Komentar