...

Blog yang berisi kumpulan cerita, kisah, dan pengalaman sehari-hari yang menjadi pengingat buat diri sendiri dan semoga bisa memberi inspirasi dan manfaat buat pembaca.

Jumat, 05 Maret 2021

Sakit Kepala Bagian Belakang dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala bagian belakang, adalah keluhan yang sering dialami banyak orang. Serangan rasa sakit ini bisa datang secara tiba-tiba. Bahkan ketika bangun dari tidur pun orang bisa mendadak merasakan rasa sakit di kepala.



sakit-kepala-bagian-belakang
sakit kepala bagian belakang (sumber foto : pixabay)


Pengertian Sakit Kepala

Sakit kepala adalah rasa sakit berupa nyeri yang timbul di area kepala baik bagian atas (termasuk di bagian atas mata, dan telinga), kepala bagian belakang,  hingga ke leher. Penyebab rasa sakit di kepala bermacam-macam. Bisa karena suatu penyakit, atau karena kondisi psikologis.  


Salah satu keluhan sakit kepala yang sering dialami adalah sakit di kepala bagian belakang. Biasanya penderita merasakan nyeri yang hebat, yang menjalar hingga tengkuk. 


Keluhan sakit kepala ini sering dihubungkan dengan penyakit kolesterol dan darah tinggi. Meskipun demikian ada beberapa hal yang diduga juga dapat menyebabkan tejadinya sakit di bagian belakang kepala.


penyebab-sakit-kepala
derita sakit kepala (sumber : pixabay)


Penyebab Sakit Kepala di Bagian Belakang

Sakit di kepala bagian belakang, bisa dipicu oleh hal-hal berikut ini :


1. Kelelahan dan Kurang Tidur

Keluhan ini umumnya dialami orang dewasa yang sedang lembur mengerjakan tugas, sehingga timbul ketegangan atau stress. 


Itulah sebabnya sakit kepala ini disebut sakit kepala tegang. Jika sedang kambuh, penderita akan mengalami rasa tegang dan terasa ada tekanan di bagian dahi, belakang kepala, dan juga leher. Rasa nyeri yang dirasakan intensitasnya mulai dari ringan hingga sedang. 


Dengan melakukan relaksasi dan tidur atau istirahat yang cukup biasanya keluhan ini bisa hilang. 


2. Cedera leher bagian belakang

Cedera leher bisa terjadi karena salah posisi sehingga otot bagian belakang leher menegang. Akibatnya timbul nyeri di bagian kepala dan memunculkan sakit kepala kronis. 


Sakit kepala kronis ini dapat muncul hampir setiap hari selama tiga bulan. Untuk mengatasinya bisa dengan fisioterapi atau menggunakan obat antidepresan. 


3. Kelelahan fisik

Kegiatan fisik juga bisa memunculkan keluhan sakit yang disebut sakit kepala exertional. Biasanya dialami ketika kita baru melakukan aktivitas fisik berat seperti berolah raga.


Keluhan yang dirasakan berupa rasa sakit atau nyeri di kepala bagian belakang dan juga mata. Rasa sakit yang ada biasanya mereda setelah 20-30 menit. 


Keluhan ini bisa jadi merupakan keluhan biasa, tapi bisa juga merupakan indikasi adanya gangguan pembuluh darah otak. Oleh karena itu, jika anda sering mengalaminya, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter ahli. 


4. Gangguan Syaraf Oksipital

Sakit kepala di bagian belakang juga bisa terjadi karena adanya gangguan pada syaraf oksipital. Syaraf oksipital adalah syaraf yang ada di sekitar syaraf tulang belakang, mulai dari pangkal leher hingga kepala.


Sakit kepala jenis ini disebut neuralgia oksipital, yang timbul karena syaraf oksipital mengalami cedera karena radang, iritasi, tekanan, atau terjepit. Rasa sakit yang dialami seperti sengatan listrik yang tajam dan menusuk di bagian kepala atau leher.


5. Postur tubuh yang kurang baik

Rasa pusing kepala bagian belakang, juga bisa disebabkan karena postur tubuh yang salah atau kurang baik sewaktu kita melaksanakan aktivitas  sehari-hari. 


Seperti posisi terlalu lama membungkuk yang dapat menyebabkan ketegangan di bagian punggung dan leher. Ketegangan yang terjadi dapat memunculkan rasa sakit kepala belakang.


Penanganan Sakit Kepala Bagian Belakang

Keluhan kepala sakit bisa ditangani dengan dua cara, secara alami atau dengan menggunakan obat-obatan. 


Secara alami tindakan yang bisa dilakukan untuk menguranginya adalah dengan pengompresan di bagian dahi dengan air panas dan dingin. 


Bisa juga dengan meminum kopi, jahe, maupun teh herbal yang dipercaya mampu merelaksasi pikiran sehingga bisa menghilangkan rasa nyeri di kepala. 


Sementara untuk penggunan obat kimia, ada berbagai obat yang dapat digunakan yang dijual bebas di apotek maupun harus dengan menggunakan resep dokter.


obat-sakit-kepala
aneka tablet sakit kepala (sumber gambar : Pixabay)


Beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengurangi keluhan sakit di kepala diantaranya adalah paracetamol, ibuprofen, maupun aspirin. 


Hal-Hal Yang Harus Diwaspadai

Secara umum, rasa sakit di kepala bagian belakang lazim terjadi dan bukan merupakan sesuatu yang serius.


Namun ada beberapa kondisi yang harus kita waspadai jika mengalami rasa sakit di kepala bagian belakang, yang diikuti kondisi berikut :

  • Disertai demam, muntah, dan mata merah.
  • Disertai dengan terganggunya penglihatan dan rasa sakit pada bagian rahang saat mengunyah. 
  • Terjadinya gangguan keseimbangan, kemampuan bicara, dan juga kemampuan mendengar.
  • Terjadinya gangguan memori dan perilaku
  • Mempunyai riwayat cedera kepala dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.
  • Keluhan tidak lekas hilang dan semakin parah
  • Pernah didiagnosa kanker


Jika mengalami rasa sakit di kepala bagian belakang dengan disertai kondisi-kondisi di atas, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk memperoleh diagnosa dan penanganan yang tepat. 


Apalagi sekarang berkonsultasi dengan dokter sangatlah mudah. Kita bisa melakukannya dari rumah. Misalnya dengan memanfaatkan layanan yang disediakan oleh Halodoc.


Halodoc adalah aplikasi penyedia layanan kesehatan yang lengkap dan terpercaya. Berbagai fasitas lengkap tersedia. 


Mulai dari chat dengan dokter untuk konsultasi, layanan pembelian obat atau vitamin yang aman dan asli, membuat janji dengan rumah sakit, hingga mencari dokter spesialis terdekat sesuai lokasi tempat tinggal kita. 


Semua bisa kita lakukan dengan mudah di mana saja, dengan menggunakan layanan dari Halodoc.


aneka-layayan-halodoc
Layanan di Halodoc (sumber : Halodoc)

Halodoc juga menyediakan layanan khusus seperti test covid, layanan kesehatan jiwa, hingga layanan kesehatan untuk hewan peliharaan. 


Terdapat juga fitur untuk memeriksa kesehatan sendiri, mulai dari kalkulator BMI, Kalender Menstruasi, Kalender Kehamilan, hingga pengingat obat.


layanan-khusus-di-halodoc
layanan khusus yang tersedia di Halodoc (sumber : Halodoc)

cek-kesehatan-sendiri- di-halodoc
fasilitas lain di Halodoc (sumber : Halodoc)

Berbagai artikel tentang kesehatan juga bisa kita cari di Halodoc ini. Sehingga tepat jika dikatakan Halodoc adalah aplikasi kesehatan yang memberi solusi masalah kesehatan dengan lengkap dan terpercaya yang bisa kita manfaatkan kapan saja.


Cara Mencegah Sakit Kepala Bagian Belakang

Sakit di kepala bagian belakang sering terjadi karena kita terlalu memforsir badan. Sehingga untuk mencegahnya, bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti :


relax-untuk-cegah-sakit-kepala-bagian-belakang
hindari stress agar sakit kepala lewat (sumber gambar : Pixabay)


1. Istirahat yang cukup

Idealnya sehari kita tidur minimal 8 jam. Lebih baik kita tidur lebih awal, dan bangun lebih pagi. Kualitas tidur kita juga harus terjaga. Misalnya dengan membiasakan waktu tidur dan waktu bangun yang tetap setiap harinya. 


2. Pijat Tubuh.

Pijat dipercaya bisa melancarkan peredaran darah dan untuk relaksasi. Jika peredaran darah lancar dan tubuh rileks maka serangan sakit kepala akan menjauh.


3. Kurangi rokok dan alkohol

Rokok dan alkohol adalah pemicu keluhan kesehatan. Seperti darah tinggi dan juga stroke. Sehingga baiknya dikurangi, lebih baik lagi jika berhenti sama sekali.


4. Konsumsi Makanan Sehat

Biasakan untuk mengkonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah yang kaya serat. Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari. 


Hindari gorengan dan kurangi MSG. Pada beberapa orang, MSG terbukti dapat menyebabkan sakit kepala dan juga kelelahan. 


5. Hindari Stress

Lakukan hal-hal menyenangkan yang membuat santai. Selingi rutinitas pekerjaan dengan menekuni hobi yang mendekatkan pada alam. Misalnya berkebun, atau olah raga seperti bersepeda, jogging, atau yoga. 


Dengan konsisten menerapkan gaya hidup sehat, niscaya tubuh kita akan selalu fit dan terhindar dari keluhan sakit.


Semoga informasi ini bermanfaat yaa....salam sehat...



0 komentar:

Posting Komentar

 
Top