Review Novel Coelho's Circle, tentang Cahya yang Hilang

Coelho's_circle
Novel Sosial Coelho's Circle

Review Novel Coelho's Circle, tentang Cahya yang Hilang - Meskipun semua orang tahu, bahwa setiap ada kehidupan pasti ada kematian, namun kebanyakan kita tidak pernah benar-benar siap jika mengalaminya.


Apalagi kehilangan secara mendadak orang yang paling dekat dengan kita. Belahan jiwa kita. Tanpa pesan, dan tanpa kita bisa mendampinginya. Rasanya untuk membayangkan saja kita tidak akan sanggup.


Namun bagaimana jika takdir sudah berkehendak? Mau tidak mau kita harus menerimanya, meskipun itu tentu tidak mudah. Karena hidup harus terus berjalan. 


Seperti itulah yang dialami oleh Diandra, salah seorang tokoh dalam novel Coelho's Circle yang ditulis dengan sangat apik oleh  Nanang Chalid dan Bety Kristanto.


Cerita dalam novel ini mengingatkan kita semua bahwa pandemi covid ini  nyata adanya. Telah banyak masyarakat umum maupun tenaga medis yang menjadi korban dari keganasannya. 


Awal membaca buku ini saya sempat dibuat bingung dengan judul bukunya. Apa itu coelho's circle. Dan itu juga yang mendorong saya untuk menuntaskan rasa penasaran saya dengan terus membacanya. 


Tentang Novel Coelho's Circle

Coelho's Circle adalah sebuah novel sosial berlatar belakang pandemi covid 19. Novel ini sengaja ditulis untuk menumbuhkan empati di kalangan masyarakat atas jatuhnya korban jiwa dari kalangan medis yang berjuang di garda terdepan untuk melawan pandemi.


buku_coelho's_circle
Novel Coelho's circle (doc.pri)

Bercerita tentang duka seorang Diandra yang harus kehilangan Cahya  dalam hidupnya. Cahya yang begitu berarti bagi dirinya dan juga sahabat-sahabatnya : Alif, Agni, dan Nid yang tergabung dalam Coelho's Circle. 


Cahya Antasena adalah seorang dokter paru. Dia menjadi dokter karena panggilan jiwanya. Awal praktiknya sebagai seorang dokter muda yang ditugaskan di wilayah terpencil menggoreskan sedikit trauma baginya. 


Di mana saat itu Cahya gagal menyelamatkan nyawa seorang bocah berusia 9 tahun yang terkena infeksi paru. Semenjak itulah dia bertekat untuk memperdalam ilmu tentang penyakit paru, dan bersumpah akan mengabdikan dirinya untuk menyelamatkan orang-orang dengan keahlian yang dia punya.


Pandemi covid 19 yang melanda tanah air, mengingatkan Cahya akan sumpahnya. Sehingga dia bertekat akan terus berada di garis terdepan untuk berjuang mengatasi wabah ini. 


Meskipun keputusan ini ditentang oleh Diandra istrinya, namun dia tidak bisa mengkhianati sumpahnya. Hingga pada akhirnya dia harus menyerahkan jiwanya akibat terinveksi penyakit covid 19 ini. 


Kepergian Cahya yang seolah tanpa pesan dan tiba-tiba, demikian pula dengan pemakamannya yang dilakukan dengan prosedur yang ketat, jelas menimbulkan trauma dan luka bagi Diandra. 


Dan luka serta trauma yang terjadi berdampak pula terhadap jalinan persahabatan Diandra, Alif, Nid, dan Agni di Coelho's Circle.


Coelho's Circle seperti kehilangan nyawa. Berbagai kesalahpahaman yang terjadi semakin menperburuk keadaan. Semua seolah menemui jalan buntu tidak ada titik temu.


Nah, bagaimana kisah lengkap Diandra bangkit dari kesedihan dan keterpurukan setelah ditinggalkan Cahya Antasena? Akankah jalinan persahabatan Coelho's Circle yang sudah terjalin lebih dari satu dasawarsa berakhir?


Bagaimana pula nasib Nura Salsabila buah hati Diandra dan Cahya Antasena yang harus kehilangan sosok ayah di usia yang sangat belia? Silakan simak kisah lengkapnya di novel Coelho's Circle.


Yang Menarik Dari Coelho's Circle


review_novel_coelho's_circle
coelho's circle (doc.pri)


Menurut saya Novel Coelho's Circle ini menarik untuk dibaca, karena beberapa hal berikut ini :

1. Menyuguhkan cerita yang apik dan inspiratif

Jalinan kisah yang diceritakan dalam buku ini akan membuat kita semakin menghargai hidup yang dianugerahkan kepada kita. 


Menumbuhkan rasa empati bagi pembaca untuk menghargai perjuangan para tenaga medis dalam menanggulangi covid 19. Dan memunculkan kesadaran ikut berkontribusi sesuai kemampuan kita. untuk turut berperan dalam penanggulangan covid 19. 


Minimal dengan mematuhi protokol kesehatan (menerapkan 5M). Agar pengorbanan dr. Cahya dan para tenaga kesehatan lainnya yang telah gugur tidak sia-sia.


2. Mengingatkan makna hidup yang sesungguhnya

Lewat percakapan dan pemikiran para tokoh saat melakukan diskusi tentang buku-buku karya Paulo Coelho, pembaca diajak untuk merenungkan kembali makna kehidupan. Termasuk apa legacy yang ingin kita tinggalkan jika kita sudah tidak ada di dunia ini (hal 61).


3. Membuka wawasan berpikir

Buku ini mengajak kita untuk merenung, bahwa semua yang terjadi dalam hidup kita bukan suatu kebetulan. Melainkan sebuah jalinan cerita yang terhubung dan berkaitan erat dengan masa depan. 


Ini mengajarkan kepada kita untuk menghargai setiap orang yang pernah hadir dalam hidup kita. Karena sesungguhnya hidup terlalu singkat. Kita tidak akan pernah tahu kapan maktub kita datang. Dan sebelum maktub itu datang, kita harus mempersiapkan dengan sebaik-baiknya. 


"Bukankah pada akhirnya hidup kita dinilai dari seberapa besar makna hidup itu?" (hal 211).


4. Mengingatkan pentingnya persahabatan

Memiliki sahabat adalah sebuah kekayaan. Disatukan dan dipertemukan dengan orang-orang yang memahami kita baik dalam suka dan duka, membuat hidup kita lebih berwarna dan bermakna.


Meskipun dalam perjalanannya, kadang sering terjadi salah paham dan perbedaan pendapat namun dengan kedewasaan semua pasti bisa diselesaikan.


4. Memiliki diksi dan jalan cerita yang bagus 

Pilihan kata dan penggambaran kisah dalam novel ini sangat bagus dan detil. Sehingga mampu menghanyutkan pembaca ikut dalam jalinan cerita. 


Pembaca diajak untuk menyelami suasana negeri gajah putih era tahun 2009 dengan segala dinamika yang terjadi di sana. Pembaca juga disuguhi dengan gambaran musim dingin di kota Trondheim, Norwegia.


Cerita yang disajikan dalam buku setebal 244 juga membangkitkan ketertarikan saya untuk membaca buku-buku dari Paulo Coelho. Seorang novelis dari  Brasil yang karya-karyanya banyak dibahas dalam novel ini.


Spesifikasi Buku

Judul buku : Coelho’s Circle, tentang Cahya yang Hilang

Penulis : Nanang Chalid & Bety Kristianto

Diterbitkan oleh : Penerbit Buku Kompas

Cetakan : Pertama, 2021

Desain sampul dan isi : Cindy Alif

Tebal : x + 244 halaman

Ukuran : 14 cm x 21 cm

ISBN : 978-623-241-887-5

ISBN : 978-623-241-888-2 (PDF)


Cara Mendapatkan Buku

Bagi yang ingin membaca Coelho's Circle ini,  novel ini bisa diperoleh melalui official store-nya BenihBaik di tokopedia.


Novel ini  tersedia dalam paket normal dan bundling.

Untuk paket bundling terdapat 4 pilihan, yakni :

1. Paket berisi buku plus 1-on-1 carrier coaching session bersama Nanang Chalid.

2. Paket berisi buku plus group carrier coaching session bersama Nanang Chalid

3. Paket buku plus 1 on 1 fiction writing session Bety Kristianto

4. Paket buku plus group fiction writting session bersama Bety Kristianto 

Ada juga paket limited edition, yang bertanda tangan Andy F Noya.


Perlu diketahui, seluruh keuntungan dari penjualan buku ini akan didonasikan untuk membantu masyarakat yang terdampak covid 19, khususnya di kalangan tenaga medis. Jadi yuk, buruan beli...❤️Semoga tulisan saya ini bermanfaat ya...

Salam...

Sapti nurul hidayati
Saya seorang ibu rumah tangga dari Yogya. Blog ini saya buat untuk tempat berbagi cerita dan pengalaman tentang apa saja. Semoga ada manfaat yang bisa diambil dari tulisan saya. Untuk kerjasama, silakan kontak ke saptinurul (at) gmail.com

Related Posts

1 komentar

  1. aku berharap endingnya happy ending mba..
    ya, meskipun ada kisah tentang kematian disana..
    aku klo mbaca/nonton cerita yang sad ending...seringnya jadi kepikiran habis baca/habis nonton...

    BalasHapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter