Kamis, 18 April 2019

Soft Opening Jogja Medical Center, Klinik Berkonsep One Stop Service Family

Jogja Medical Center (doc. Hanifa) 
Menjadi cantik dan menarik, adalah dambaan setiap wanita. Oleh karena itu banyak usaha yang dilakukan untuk mendapatkannya. Salah satunya dengan melakukan perawatan di gerai-gerai atau salon kecantikan. 

Tidak bisa dipungkiri memiliki wajah yang terawat dapat meningkatkan kepercayaan diri. Bagi saya pribadi, merawat diri (baca : melakukan treatment di salon) adalah salah satu cara me time dan refreshing. Namun semenjak menikah dan punya anak, saya agak abai untuk melakukan perawatan di salon. Alasannya karena tidak ada waktu dan sering merasa tidak tega untuk meninggalkan anak di rumah sementara saya enak-enakan di salon. Ada rasa khawatir kalau ada apa-apa dengan anak sewaktu saya tinggal di rumah meskipun ada kerabat yang menjaga.

Saya yakin,  banyak ibu-ibu muda yang punya pemikiran sama. Tidak tega meninggalkan anak sendiri di rumah, terutama ketika anak masih di usia bayi dan balita. Untungnya kekhawatiran itu sekarang tidak perlu ada lagi.  Karena belum lama ini tepatnya pada tanggal 13 April 2019, saya menghadiri acara soft launching sebuah klinik dan salon kecantikan bernama Jogja Medical Center yang sangat peduli dan mengerti dengan kekhawatiran para ibu ini. 

Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu berlangsung sangat meriah. Dengan dresscode warna soft pink,  terlihat para blogger yang tergabung dalam komunitas bloggirls dan para influencer yang hadir dengan wajah-wajah ceria. 

Pepotoan di Photo booth yang sudah disediakan
 (doc. Riana) 
Acara soft opening ini diisi dengan talkshow dan bincang ringan dengan nara sumber dari Jogja Medical Center (JMC) dan Z_Glow Clinic,  yakni Futri Zulya,  Milka Annisa,  dan Tasniem Fauzia Rais, serta acara pelepasan balon sebagai penanda beroperasinya JMC. Bagaimana keseruannya acaranya? berikut ulasan saya...

Layanan One Stop Service Family Clinic di Jogja Medical Center (JMC) 
Acara soft Opening dari JMC ini diawali dengan penyampaian sambutan dari Co founder JMC,  Miss Tasniem Fauzia Rais. Dalam acara ini Miss Tasniem yang juga merupakan ketua Yayasan Budi Mulia Foundation menyampaikan bahwa Jogja Medical Center merupakan pengembangan usaha dari Budi Mulia Foundation yang sudah lebih dari 30 tahun berpengalaman di bidang pendidikan, dan ingin mengembangkan di bidang medical services, dengan mendirikan Jogja Medical Center.  Namun bukan sekedar layanan medis saja,  JMC juga mengembangkan layanan di bidang kecantikan (skin care)  dan tumbuh kembang anak. 

Tasniem Fauzia,  co founder JMC (doc.pri) 
Untuk layanan skin care, JMC menggandeng Z Glow Clinic yang di Jogja ini merupakan cabang kelima. Klinik Kecantikan ini adalah besutan PT. Batin Medika Indonesia yang dulunya bergerak di bidang kitchen ware.  Z Glow Clinic baru sekitar 6 bulan berdiri ,namun sudah memiliki 5 cabang salah satunya di Jogja.

Dalam penjelasannya,  Futri Zulya, Founder dari Z Glow Clinic dan JMC memaparkan bahwa penambahan layanan tumbuh kembang di JMC dilakukan karena pengalaman pribadinya dalam mengasuh putri keduanya yang kebetulan mengalami speech delay. 

Dari kiri : Milka Annisa dan Futri Zulya (doc.  Hanifa)  
Berdasar pengalamannya, deteksi dini tumbuh kembang sangat diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya keterlambatan tumbuh kembang pada anak.  Karena semakin dini permasalahan terdeteksi semakin mudah untuk ditangani dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Dan sebenarnya melakukan pemeriksaan terhadap tahapan tumbuh kembang anak,  tidak harus menunggu ketika anak mengalami masalah.  Karena pemeriksaan tumbuh kembang selain bisa untuk acuan dilakukannya treatment dan terapi bila ada permasalahan,  juga bisa untuk optimalisasi bakat dan potensi anak.

Pada saat menunggu putra/putrinya terapi di klinik tumbuh kembang,  sering kali ada waktu kosong yang seharusnya bisa diisi. Misalnya dengan melakukan perawatan wajah. Hanya saja sayangnya belum ada klinik tumbuh kembang yang menyediakannya. Itulah sebabnya,  JMC memiliki konsep One Stop Services dengan menyediakan layanan medis, tumbuh kembang dan juga menyediakan layanan skin care. 

Aneka Layanan di JMC   
Sebagaimana telah dijelaskan di atas,  JMC menggunakan konsep One Stop Service Family Clinic.  Jadi segala layanan kesehatan untuk keluarga termasuk klinik tumbuh kembang anak,  dan perawatan kulit juga tersedia.  Hal ini dimaksudkan untuk memperluas pangsa pasar dari JMC. Adapun penjelasan dari layanan yang tersedia di JMC adalah sebagai berikut :

1. Klinik Tumbuh Kembang anak
Layanan ini tersedia untuk anak mulai usia 2 tahun. Berbagai layanan seperti terapi wicara,  sensori integrasi, dan psikolog anak tersedia di sini.  Semua diberikan sesuai dengan kebutuhan. 

Layanan di Klinik Tumbuh Kembang (doc. Nur hasani) 
Fasilitas yang diberikan juga lengkap, ada ruang sensori integrasi,  terapi wicara, ruang konsultasi,  dan kids corner. Layanan dan fasilitas untuk klinik tumbuh kembang ini berada di lantai 2.

Salah satu ruang sensori integrasi (doc.pri)
Ruang Sensori Inregrasi (doc.pri)
2. Klinik Kecantikan Z Glow 
Z Glow clinic ini mengusung tag line "Glowing Skin is always in". Aneka perawatan yang ditawarkan di Z Glow ini cukup beragam.  
Glowing skin is always in (doc. Pri) 
Diantaranya Laser Glowing 5 step treatment yang meliputi cleansing laser,  IPL,  dan mask oxy.  Cukup meluangkan waktu 45 menit terapi, kulit glowing langsung terlihat.  Secara rinci aneka perawatan yang bisa dipilih bisa dilihat di daftar berikut :

Jenis perawatan di Z Glow (doc.  Nur Hasani) 

Jenis perawatan di Z Glow (doc. Nur Hasani) 
Di Z Glow Clinic,  semua terapist sudah bersertifikasi,  alat yang digunakan juga modern semua.  Kalau masih bingung mau memilih jenis perawatan apa, pengunjung dapat berkonsultasi dulu kepada dokter yang bertugas. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang konsultasi, dan ruang perawatan baik reguler maupun vip. 

Ruang konsultasi (doc.  Hanifa) 
Salah satu ruang perawatan (doc. Pri) 
3. Poli Gigi
Di sini aneka perawatan untuk gigi baik untuk medis maupun estetis tersedia.  Ada pula layanan menyeluruh yang disebut spa gigi.  

Ruang perawatan gigi (doc. Pri) 
Spa gigi merupakan pelayanan untuk merawat gigi secara menyeluruh agar gigi bersih,  rileks, dan sehat.  Adapun tahapan perawatan yang dilakukan meliputi pembersihan karang gigi untuk menghilangkan sarang kuman, kemudian penyemprotan cairan pembersih dan pemutih (air flow), dan diakhiri dengan pemijatan di area rahang atas dan bawah untuk relaksasi. Kisaran harga untuk perawatan Spa gigi mulai dari Rp.  250.000,- tergantung kondisi gigi. 

4. Poli Umum
Di poli ini kita bisa cek kesehatan secara menyeluruh dan juga memeriksakan diri bila merasa ada gangguan kesehatan.

Ruang poli umum (doc. Pri) 
Secara kesuruhan,  aneka layanan yang diberikan di Jogja Medical Center ini bisa memenuhi semua kebutuhan keluarga. 

Layanan di JMC (doc. Pri) 
Mulai dari kesehatan fisik,  psikologi, tumbuh kembang anak,  dan kecantikan.  Jogja Medical Center (JMC) memang sengaja memperluas jangkauan pasar dengan melebarkan layanan khususnya untuk ibu dan anak. Jadi ibu bisa bersantai menikmati perawatan,  anak bisa bermain di kids corner atau mengikuti terapi jikalau memang dibutuhkan.

Nah,  jika teman-teman tertarik dengan layanan yang diberikan, silakan langsung datang ke :

Jogja Medical Center,  Jl. Gondangraya, Condong Catur Depok Sleman Yogyakarta

Kebetulan ada promo up to 50% sampai tanggal 30 April 2019 lho. Jadi yuk buruan manfaatkan, atau kalau mau tahu nformasi lebih rinci, kunjungi saja webnya di http://jogjamedicalcenter.id  

Salam... 


Sabtu, 13 April 2019

Mengedukasi Pentingnya Air Untuk Kehidupan Melalui "Zona Kebaikan Air" Persembahan Danone - Aqua dan Taman Pintar Yogyakarta

Saya sering merasa jengah, jika melihat air dihambur-hamburkan. Entah minum yang tidak dihabiskan, atau kran air yang dibiarkan terbuka, sehingga air mbleber ke mana-mana. Dan gemasnya lagi, tidak jarang pelakunya adalah orang dewasa, yang semestinya paham bahwa seharusnya air tidak dibuang sia-sia.

Zona Kebaikan Air Taman Pintar (doc.pri)
Tidak hanya itu saja, kesadaran membuang sampah di tempatnya, juga belum semua orang bisa melakukan. Belum paham beda fungsi antara tempat sampah berwarna hijau, kuning, dan merah. Mungkin sebenarnya bukan belum paham sih, tapi tepatnya belum peduli. Sehingga sampah dibuang asal-asalan, tidak dilakukan penyortiran terlebih dahulu.

Kadang saya berpikir, kalau yang dewasa saja tidak bisa memberi contoh, bagaimana bisa anak-anak akan punya kebiasaan yang baik? Padahal, menanamkan kebiasaan baik pada anak, bukan persoalan mudah. Harus menggunakan media dan cara yang pas agar mudah diterima dan membekas di benak mereka. Karena kebiasaan baik yang tertanam akan menjadi habit (kebiasaan) yang terus mereka bawa ketika mereka dewasa. Perlu juga adanya sosok panutan yang bisa jadi teladan dan acuan. 

Peluncuran Zona Kebaikan Air
Masalah kesadaran untuk menghargai air dan menjaga lingkungan dari sampah adalah PR bersama. Dan merupakan sebuah kebiasaan yang harus ditanamkan sejak kecil. Itulah sebabnya saya merasa beruntung  menjadi salah satu bloger yang memperoleh kesempatan untuk menghadiri acara peresmian kembali salah satu wahana di Taman Pintar bernama Zona Kebaikan Air pada hari Senin, tanggal 8 April 2019 lalu.

Saya bersama teman-teman blogger (doc. Manda)
Zona ini merupakan pembaruan dari zona Air yang sudah dibuat di tahun 2013 lalu. Zona Kebaikan Air hadir untuk memberi edukasi khususnya bagi anak dan keluarga tentang pentingnya air bagi kehidupan dan ajakan untuk menjaga lingkungan dengan bijak menggunakan plastik. 

Zona Kebaikan Air ini merupakan hasil kerjasama Danone-Aqua dan Taman Pintar. Sebagai informasi, Taman Pintar Yogyakarta adalah sebuah wahana rekreasi edukasi bagi anak dan keluarga yang memiliki tingkat kunjungan yang tinggi. Berdasar data per Desember 2018 lalu, kunjungan wisata ke Taman Pintar telah menembus angka 1 juta pengunjung. 

Acara peresmian Zona Kebaikan Air ini diawali dengan kegiatan talkshow, dengan nara sumber Manajer Marketing Danone-Aqua, Jeffri Ricardo, Hidration Science Director Danone-Aqua, dr. Tria Rosemiarti, dan Kepala Taman Pintar, Afia Rosdiana.

Talkshow tentang Zona Kebaikan Air (doc.pri)
Dalam pemaparannya, Jeffri Ricardo mengatakan sudah menjadi komitmen dari PT Tirta Investama (Danone-Aqua) yang sudah 46 tahun beroperasi di Indonesia untuk memberikan kebaikan kepada masyarakat dengan menyediakan hidrasi yang sehat (air mineral) sekaligus memelihara keberlangsungan alam. Di mana kesehatan masyarakat ditentukan oleh gaya hidup dan lingkungan yang sehat.

Oleh karena itu sejak tahun 1993, Danone-Aqua telah mempromosikan inisiatif daur ulang pertama melalui program Aqua Peduli, dan tahun 2018 lalu Danone Aqua menginisiasi gerakan #bijakberplastik untuk membuat Indonesia lebih bersih dan mendukung tujuan pemerintah untuk mengurangi sampah di laut. 

Gerakan ini berfokus kepada tiga aspek inti yakni pendidikan, inovasi kemasan produk, dan pengembangan infrastruktur pengumpulan sampah. Kerjasama dengan Taman Pintar dilakukan mengingat Taman Pintar merupakan tempat strategis untuk memberikan edukasi sekaligus mendorong gaya hidup sehat, pemenuhan hidrasi sehat, serta pentingnya menjaga kesehatan lingkungan melalui pengelolaan sampah plastik secara bijak sejak usia dini.

Foto bersama antara pihak Danone -Aqua, pengelola Taman Pintar dan Pemkot Jogja (doc.pri)
Dalam kesempatan yang sama Kepala Taman Pintar, Ibu Afia Rosdiana menyampaikan tujuan edukasi dari pembaruan zona kebaikan air ini sejalan dengan program yang tengah digencarkan oleh manajemen Taman Pintar, yaitu Taman Pintar Eco Management. Dimana dalam hal ini, Taman Pintar berupaya melakukan penghematan dalam penggunaan air tanah dengan melakukan recycling air yang sudah digunakan sehingga dapat dipakai kembali, penghematan listrik, dan meminimalkan penggunaan kemasan plastik. 

Sedangkan ibu Tria dari Danone-Aqua menyampaikan pentingnya menjaga pemenuhan hidrasi yang sehat sejak dini. Agar dimasa mendatang mereka terus melakukan kebiasaan baik ini untuk mengurangi risiko dampak negatif akibat kurangnya pemenuhan hidrasi yang sehat. Sehingga kolaborasi Danone-Aqua dan Taman Pintar terus dilakukan untuk menyediakan zona yang dapat mengedukasi anak-anak dan masyarakat, serta mendorong kebiasaan minum air guna membantu meningkatkan taraf kesehatan. 

Mengunjungi Zona Kebaikan Air
Selepas acara talkshow dan sambutan dari Vice President research and innovation Danone-Aqua Ibu Rosalina Privita, Zona Kebaikan Air resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Jogja Bapak Kadri Renggono. Selanjutnya kami diajak untuk mengunjungi Zona kebaikan air yang ada di lantai 2 gedung kotak Taman Pintar. Zona ini cukup menarik dengan dekorasi dominan warna biru.

Beberapa area edukasi yang terdapat di zona kebaikan air ini adalah :
1. Area edukasi PIJAR (Pilih, Jaga, Rawat), yang memberi pengetahuan bagaimana menjaga kualitas dan kuantitas air.

Area PIJAR (doc.pri)
2. Area edukasi lapisan tanah, lapisan kedap air, dan air tanah dalam.
3. Area edukasi  sumber air
4. Area gerakan AMIR (Ayo Minum Air) dan edukasi pentingnya menjaga hidrasi dan fungsi mineral dalam tubuh.

Kebutuhan air untuk tubuh (doc.pri)

Fungsi mineral untuk tubuh (doc.pri)
Gerakan Ayo Minum Air (Amir) ini merupakan program kerjasama antara Indonesian Hidration Working Group Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (IHWG-FKUI), Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia, dan Danone-Aqua yang didukung oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Tokoh AMIR (doc.pri)
5. Area edukasi #bijakberplastik yang menjelaskan bagaimana kita dapat menggunakan platik secara bijak dan mengelola sampah plastik secara benar.

Area edukasi #bijakberplastik (doc.pri)
Berbagai area yang terdapat di dalam zona kebaikan air tersebut diharapkan mampu memberikan edukasi seputar pentingnya hidrasi bagi tubuh sehingga dapat mengubah perilaku hidup sehat dengan pesan kunci anak membutuhkan 6 gelas air per harinya dan pentingnya kita menjaga air serta lingkungan. 

Kebutuhan air untuk keluarga (doc.pri)
Jadi yuk, tanamkan perilaku baik dan sehat pada anak melalui edukasi tentang pentingnya air untuk kehidupan dan kesadaran menjaga lingkungan dengan mengunjungi :

Zona kebaikan Air 
Gedung Kotak Lantai 2 Taman Pintar
Jalan Panembahan Senopati No. 1-3, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122
Web site : www.tamanpintar.co.id

Salam...

Sabtu, 06 April 2019

Peran Maltofer dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga Indonesia

Saya masih ingat, ketika saya kecil dulu, ibu sering memaksa saya untuk mengkonsumsi sayur bayam dan hati ayam. Dalam seminggu, menu itu pasti ada minimal 2 kali. Sehingga saya sering merasa bosan, dan diam-diam sering tidak mau memakannya. Tahu sendiri , anak kadang susah makan sayuran. Dan untuk hati ayam, menurut saya rasanya aneh, seperti ada rasa pahit-pahitnya. Apalagi ketika saya tanya kenapa saya harus sering makan sayur bayam dan hati ayam, Ibu Cuma bilang itu baik untuk kesehatan, membikin otak pintar dan tidak gampang mengantuk ketika sedang menerima pelajaran. Berhubung saya merasa tidak gampang mengantuk dan lumayan cepat memahami pelajaran (sombong 😅), saya  merasa tidak harus mengkonsumsi keduanya. 


Saya dan Maltofer (doc.manda)
Sampai suatu ketika sewaktu pertama kali mengalami haid, saya pingsan di tengah upacara sampai harus dibawa ke puskesmas.  Di situ saya ditanyai macam-macam, sudah sarapan belum, dan lain-lain. Ketika saya mengatakan bahwa saya sedang  datang bulan, petugas kesehatan di PUSKEMAS menyatakan bahwa kemungkinan saya mengalami anemia atau kekurangan darah. Sehingga saya kemudian  diberi suplemen zat besi, berupa pil berwarna merah. Singkat cerita ketika pertama kali saya mengkonsumsi pil berwarna merah, saya langsung merasa mual karena bau aneh yang ditinggalkan sesaat setelah pil merah itu masuk ke perut saya. Mulai saat itulah saya memilih untuk memakan sayur bayam dan hati ayam masakan ibu dibanding harus mengkonsumsi pil merah penambah darah. Dan ajaib, setelah rajin mengkosumsi bayam dan hati ayam, saya tidak pernah pingsan lagi meskipun saya sedang datang bulan.

Namun tentu saja saya tidak bisa terus-menerus menghindari pil merah tadi, karena ketika saya hamil dulu saya harus mengkonsumsinya untuk mencegah resiko anemia yang biasanya terjadi pada ibu hamil. Kenapa ibu hamil perlu asupan zat besi yang cukup ? Saya tidak tahu alasan pastinya. Dulu saya hanya mengikuti apa saran dokter saja. Kata dokter, suplemen zat besi bagus untuk ibu hamil agar bayi sehat dan persalinan lancar. 

Untungnya hari Sabtu, 30 Maret 2019 lalu, di Lavender Lounge Hotel Rich Jogja,  saya berkesempatan untuk menghadiri acara seru penuh ilmu yang diadakan Maltofer Woman Community yang mengulik habis tentang manfaat zat besi, terutama di 1000 hari kehidupan pertama. Apa saja isinya ? simak cerita saya…

Maltofer Woman Community : Pentingnya Zat Besi di 1000 Hari Kehidupan Pertama
Sabtu pagi, sekitar pukul 10.00 WIB saya sudah sampai di Hotel Rich Jogja, tepatnya di Lavender Lounge tempat diselenggarakannya acara Maltofer Woman Community. Saat saya datang di lokasi, sudah banyak ibu-ibu muda yang duduk melingkar di meja yang sudah disediakan. Banyak diantara mereka yang membawa buah hatinya yang masih balita. Ada pula beberapa peserta yang sedang berpose di photo booth yang tersedia. Beberapa peserta juga  tampak mengantri di pojok sisi depan ruangan, yang setelah saya cermati ternyata mereka antre untuk dicek kadar Hemoglobin (Hb) darahnya. Ya, hari itu suasana tampak meriah, peserta yang hadir tampak antusias menunggu dimulainya acara.


Foto di photobooth maltofer
Dan sayapun ambil bagian menikmati keseruan yang ada, berfoto bersama, ikut antre pemeriksaan kadar Hb, menikmati hidangan coffee break, sambil menunggu MC membuka acara. Sekitar pukul 11.00 WIB acara dibuka, pembicara yang dihadirkan adalah dr. Ristantio Soekarno, Sp.A. Beliau menyampaikan 1000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas. Karena pada periode ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat, yang mendukung proses pertumbuhan anak dengan sempurna.


dr.Ristantio Soekarno, Sp.A (doc.wiwin)
Seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK) adalah masa sejak anak dalam kandungan hingga seorang anak berusia 2 tahun (24 bulan). Kekurangan gizi di 1000 hari kehidupan pertama, tidak dapat diperbaiki di masa kehidupan selanjutnya. Sehingga status gizi ibu hamil sangat penting untuk diperhatikan karena berpengaruh ke janin.

Zat besi (Fe) di dalam tubuh memiliki peranan penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Sedangkan untuk janin, secara spesifik dikatakan fungsi dari zat besi adalah untuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta untuk pertumbuhan otak. Sedangkan untuk bayi Fe berfungsi untuk meningkatkan massa SDM secara cepat, perkembangan post natal, dan pertumbuhan. Sehingga defisiensi (kekurangan) zat besi akan berpengaruh terhadap perkembangan otak bayi, yakni mempengaruhi perkembangan metabolik dan struktur otak. Akibatnya terjadi gangguan pada perilaku sosio emosional, kinerja kognitif dan fungsi motorik yang buruk. Oleh karena itu, hal ini perlu dicegah dengan mengurangi resiko defisiensi zat besi terutama pada ibu hamil.


Pojok pemeriksaan kadar Hb (doc.pri)
Karena selama kehamilan, kebutuhan penyerapan zat besi akan meningkat secara signifikan. Peningkatan kebutuhan terjadi hampir 10x lipat pada kehamilan trimester tiga. Sehingga defisiensi zat besi  40% terjadi  pada ibu hamil di trimester ketiga. Itulah sebabnya status gizi dari ibu hamil sangat penting untuk diperhatikan. Jangan sampai ibu hamil mengalami mal nutrisi yang mempengaruhi kesehatan janin yang dikandungnya. Untuk itu asupan zat besi pada ibu hamil harus diperhatikan, baik melalui makanan yang tinggi zat besi maupun dengan produk suplementasi zat besi.

Jenis makanan yang banyak mengandung zat besi diantaranya adalah daging, ayam, ikan, sayuran berwarna hijau seperti  bayam, dan kacang-kacangan. Sedangkan salah satu suplemen zat besi yang bisa ditambahkan adalah maltofer. 

Lantas bagaimana cara untuk mengetahui kita kekurangan zat besi ? caranya adalah dengan mengecek kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah. Apa hubungan kadar Hb dengan zat besi?  Hemoglobin adalam metaloprotein, atau protein yang mengandung zat besi yang terdapat dalam sel darah yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Dan zat besi adalah komponen utama pembentukan hemoglobin ini. Sehingga orang dengan defisiensi zat besi, akan memiliki kadar Hb yang rendah. Standar normal kadar hemoglobin pada wanita dewasa adalah 12-15 g/dl.

Melihat bahaya dan akibat yang ditimbulkan akibat defisiensi zat besi, sudah saatnya kita peduli. Wanita Indonesia harus bebas dari anemia. Agar aktifitas lancar dan keluarga bahagia. Apalagi kekurangan zat besi adalah kekurangan gizi yang paling umum terjadi di seluruh dunia yang hampir mempengaruhi 3 miliar orang. Wanita dewasa, ibu hamil, anak-anak dan manula memiliki risiko tertinggi untuk terkena anemia. Gejala yang sering muncul pada kondisi kekurangan zat besi adalah mudah lelah, penurunan prestasi di sekolah maupun kantor, penurunan system kekebalan tubuh, hingga gangguan tumbuh kembang pada anak. Pada kondisi tertentu, asupan makanan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi sehingga perlu ditambah dengan suplemen. 

Tentang Maltofer                                                    Salah satu produk suplemen zat besi yang bagus dan direkomendasikan adalah maltofer.  Maltofer dari Combiphar adalah suplementasi zat besi oral untuk mencukupi kebutuhan zat besi pada anak-anak, remaja, dan dewasa. Maltofer terbukti secara klinis memperbaiki kadar zat besi dengan efek samping yang jarang dan minimal dibandingkan sediaan suplementasi zat besi lain. Hal ini disebabkan karena zat besi yang terkandung dalam Maltofer, yaitu Iron Polymaltosa Complex (IPC) adalah senyawa larut air yang terdiri dari inti besi (III)-hidroksida dengan polymaltosa shell yang menyerupai ferritin. 

Iron Polymaltosa Complex (IPC) ini diserap secara aktif dan terkontrol sehingga tubuh hanya menyerap zat besi sesuai kebutuhan masing-masing individu. Sehingga, penyerapan zat besi menjadi efektif dan efek samping yang disebabkan karena adanya kelebihan zat besi seperti konstipasi, mual jarang terjadi dan minimal dibandingkan dengan suplemen zat besi lainnya. Oleh karena itu kandungan zat besi pada maltofer merupakan body friendly iron. Selain itu Maltofer juga aman dikonsumsi dengan makanan dan minuman lain, karena IPC tidak bereaksi secara negative dengan makanan, minuman, maupun obat-obatan lain dan tidak menimbulkan stess oksidatif. 

Pada saat event #MaltoferWomanCommunity kemarin, dilakukan pula pengujian maltofer dan suplemen zat besi  merk lain yang dilarutkan ke dalam segelas teh. Hasil pengujian menunjukkan air teh yang berisi tablet Maltofer setelah diaduk terlihat tablet maltofer dapat larut sehingga warna teh berubah menjadi lebih coklat tanpa ada gumpalan. Sedangkan air teh yang diberi suplemen zat besi merk lain, ketika diaduk tidak semua bagian dari tablet dapat larut bahkan terlihat seperti menggumpal.

Dari sisi rasa, maltofer juga lebih enak. Kalau selama ini suplemen zat besi identik dengan rasa dan bau seperti besi berkarat, maltofer tidak demikian. Semua sediaan maltofer memiliki rasa coklat yang enak sehingga dapat dikonsumsi dengan baik. Oh ya, Maltofer ini merupakan produk Swiss dan telah hadir di lebih dari 80 negara di seluruh dunia. Maltofer hadir dalam 4 sediaan lengkap yakni :


Aneka sediaan Maltofer
  • Maltofer fol, merupakan tablet kunyah yang diperkaya dengan asam folat untuk ibu hamil.
  • Maltofer chew,merupakan tablet kunyah IPC pertama untuk segala usia.
  • Maltofer syrup, dengan  kemasan drops 30 ml, untuk bayti dan anak.
  • Maltofer sirup dengan kemasan 150 ml, dengan kandungan I mL = 10mg Fe untuk anak dan dewasa,
Maltofer kini tersedia di apotek dan toko obat di seluruh Indonesia.

Maltofer dan Kebahagiaan Keluarga
Setelah mengikuti acara ini, saya merasa tercerahkan dan paham mengenai pentingnya asupan zat besi bagi tubuh. Anemia atau kekurangan darah tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena akan berpengaruh kepada kualitas hidup kita. Coba bayangkan jika banyak wanita yang notabene ibu rumah tangga terkena anemia. Bisa dipastikan akan mengganggu kinerja dalam rumah tangga. Pekerjaan rumah akan banyak yang tidak bisa dikerjakan, wal hasil kenyamanan rumah tangga pun menjadi taruhannya. Belum lagi jika anemia dialami oleh ibu hamil, resiko kelahiran bayi dengan masalah tumbuh kembang akan terjadi.

Bagi saya sendiri maltofer menghilangkan keengganan saya untuk meminum suplemen zat besi. Dan saat ini Matltofer menjadi sediaan bagi saya dan keluarga untuk menjaga asupan nutrisi zat besi agar selalu terpenuhi. Jadi, pesan saya untuk teman-teman khususnya para wanita yang mengalami gejala kurang darah, apalagi bagi ibu yang sedang mengandung,  yuk aware mulai sekarang.  Jaga pola makan, dan jika perlu lengkapi kebutuhan zat besi dengan minum maltofer, suplemen zat besi yang baik untuk seluruh keluarga dengan rasa coklat swiss yang enak. Beneran, saya dan keluarga sudah mencoba..Oh ya, informasi lengkap tentang produk ini bisa diikuti di web www.maltofer.comphar.com.

Ingat, jika ibu sehat dan bahagia, keluarga pun akan cerah ceria..

Salam…



Minggu, 31 Maret 2019

Mari Berbagi, Karena Berbagi Tidak Akan Membuat Kita Rugi


Suatu pagi, saya baru saja selesai memasak ketika tetiba gawai saya berbunyi. Adik saya menghubungi, intinya dia minta tolong saya untuk membantu mendampingi anaknya (yang berarti keponakan saya) belajar matematika. Sebentar lagi keponakan saya akan menempuh ujian akhir tingkat SD. Dan karena kesibukannya, adik saya tidak bisa mendampingi anaknya belajar secara intensif. Saya pun menyanggupi. Pikir saya, ah cuma pelajaran SD pasti mudah saja. Terlebih saya dulu lama bekerja di sebuah bimbingan belajar di kota Jogja, bahkan dipercaya sebagai pengelolanya. Jadi masalah kurikulum dan bedah kisi dulu menjadi keseharian saya. Tapi, itu terjadi sudah cukup lama, sekitar 5 tahun yang lalu...😀

Di hari yang disepakati berangkatlah saya ke rumah keponakan untuk mendampinginya belajar sekaligus silaturahmi. Dan setelah basa-basi, pelajaranpun dimulai. Awalnya semua lancar saja, soal-soal bisa saya jelaskan cara penyelesaiannya dengan mudah. Hingga kemudian sampailah kami ke soal yang membahas tentang perbandingan bertingkat. Dalam soal diketahui perbandingan umur bapak dengan ibu, dan perbandingan umur bapak dengan anak. Kemudian diketahui jumlah umur ketiganya, maka selisih usia ibu dan anak adalah berapa.

Agak lama saya berhenti di soal ini. Meskipun akhirnya saya bisa menyelesaikan, tetapi saya sempat deg-degan juga. Khawatir tidak bisa menyelesaikan, karena pasti saya akan malu sekali, seorang sarjana eksakta dari universitas negeri di Jogja tidak bisa mengerjakan soal matematika untuk kelas 6 SD. Apa kata dunia...😅 hihi.  

Cerita di atas sekedar sharing pengalaman saja. Betapa ilmu yang kita miliki jika tidak kita gunakan salah satunya dengan cara diajarkan kepada orang lain bisa hilang. Membagi ilmu yang kita miliki adalah salah satu cara paling mudah untuk meningkatkan kemampuan diri sekaligus menabung kebaikan dengan cara yang gampang. Karena sebaik-baiknya ilmu adalah yang diamalkan, dan sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Dan tidak jarang berbagi itu dapat membuka peluang.

Seperti cerita saya di atas. Niat awal saya adalah mendampingi belajar ponakan, tetapi akhirnya banyak orang tua dari teman-teman keponakan yang meminta saya untuk mendampingi anak-anaknya belajar. Dan untuk itu mereka mau memberikan imbalan. Lumayan kan? Itung-itung untuk mengisi waktu luang dan menyalurkan hobi mengajar yang lama saya tinggalkan. Itulah salah satu contoh kecil hikmah atau kebaikan berbagi yang saya alami.

Berbagi Ala Ibu Rumah Tangga
Sering kita merasa kecil hati, menjadi ibu rumah tangga akan mengurangi kesempatan kita untuk berbagi. Apalagi bagi ibu rumah tangga full time yang tidak punya penghasilan. Padahal sebenarnya berbagi tidak harus berupa materi. Berbagi pengetahuan dan keterampilan juga merupakan salah satu cara berbagi.

Menjadi ibu rumah tangga bukan berarti kita tidak bisa berbagi. Dengan keahlian yang kita punya, kita tetap bisa menebar kebaikan. Berikut 3 contoh berbagi ala ibu rumah tangga yang bisa kita lakukan :

1. Berbagi makanan
Umumnya ibu-ibu, memasak adalah salah satu  keahlian kita. Nah, berbagi makanan dalam hal ini adalah nasi bungkus adalah salah satu kebiasaan yang bisa dilakukan. Menunya sama saja dengan hidangan yang dimakan keluarga. Jumlah porsi yang dibagi disesuaikan dengan kemampuan.

2. Ikut Bazar Barang Bekas
Beberapa komunitas sering mengadakan event ini. Kita bisa bergabung untuk turut berpartisipasi. Kegiatan ini bagus juga lho...untuk mengurangi barang-barang yang masih layak pakai menumpuk di lemari atau gudang kita.  Harga yang dibandrol yang murah meriah saja. Nanti uang terkumpul bisa kita donasikan ke yayasan atau panti asuhan.

3. Berbagi keahlian memasak
Nah, bagi yang pintar memasak, bisa lho berbagi resep masakan. Atau melakukan kegiatan memasak bersama. Siapa tahu keahlian yang kita tularkan bisa menjadi jalan orang lain dalam mencari rejeki.

Jadi memang sudah seharusnya kita tidak takut berbagi, karena berbagi tidak akan membuat kita rugi. Karena setiap kebaikan yang kita berikan, meskipun hanya sebesar biji sawi, tetap akan diperhitungkan oleh Allah S.W.T.
***
Berbagi Bersama Dompet Dhuafa
Masih kaitannya dengan semangat berbagi, belum lama ini tepatnya pada hari Senin, 25 Maret 2019 berlokasi di Mezzanine Yogyakarta saya mengikuti sebuah event menarik dan sangat menginspirasi yakni peluncuran program #jangantakutberbagi dari Dompet Dhuafa.

Doc.pri
Program ini dilatar belakangi adanya fakta bahwa belum semua potensi zakat yang ada di Indonesia dapat direalisasi. Sebagaimana paparan yang disampaikan oleh  Bapak Bambang Edi Prasetyo, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta dalam Laporan Tahunan Dompet Dhuafa tahun 2018 yang menyatakan bahwa jumlah potensi zakat masyarakat Indonesia di tahun 2018 adalah sebesar 17 trilliun per tahun, namun yang terealisasi melakukan zakat baru 6-8 trilliun per tahun.

Pak Edy menyampaikan paparannya (doc.pri)
Padahal kewajiban mengeluarkan zakat jelas ada dalam Al -Qur'an, sebagaimana dinyatakan dalam QS. Al-Baqarah: 43 yang artinya : "Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama dengan orang-orang yang ruku’.” 

Hal ini mengindikasikan bahwa masih ada keraguan di kalangan masyarakat untuk membayarkan zakatnya. Bisa jadi karena khawatir dananya disalahgunakan atau tidak sampai ke tangan yang berhak, bisa juga karena masih merasa harta yang dimilikinya belum cukup, sehingga belum mau mengeluarkannya. Padahal zakat itu selain mensucikan juga menumbuhkan.

Oleh karenanya jelang bulan ramadhan ini, Dompet Dhuafa bermaksud menebarkan virus kebaikan melalui program #jangantakutberbagi. Program ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar lebih peduli dan mau berbagi sesuatu yang dimiliki.

Ibu Suci menjelaskan tentang program #jangantakutberbagi (doc.pri)
Dalam event ini sengaja dihadirkan pegiat media sosial yakni Hanggini,  Dhini Andromeda, dan Oghel Zulfianto yang berprofesi sebagai yutuber dan influencer. Mereka hadir untuk mengisahkan pengalaman-pengalaman mereka dalam berbagi dan menebar kebaikan melalui komunitas maupun media sosial.

Mas Oghel, tengah berbagi pengalaman (doc.pri)
Sedangkan untuk keraguan mengenai kredibilitas Dompet Dhuafa sebagai salah satu lembaga pengelola wakaf, zakat, infak, dan sedekah yang bisa dipercaya, Dompet Dhuafa punya jawabannya...penasaran seperti apa? Simak cerita saya..

Tentang Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi Islam yang berkhidmad dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis dan wirausaha sosial profetik.

Lembaga ini mengelola wakaf, zakat, infak, dan sedekah. Dalam memberi bantuan kepada penerima manfaat, Dompet Dhuafa tidak hanya memberi bantuan berupa modal tapi juga pendampingan teknis sesuai kebutuhan penerimanya.

Kinerja dompet duafa (sumber : swara cinta edisi 96, Februari-Maret 2019)
Program pemberdayaan ekonomi yang dimiliki Dompet Dhuafa terbukti mampu mengangkat derajad dari para penerima manfaat. Karena Dompet Dhuafa memiliki program unggulan Muztahik Move to Muzaki (MMM), dimana diharapkan penerima manfaat (muztahik) bisa menjadi pemberi zakat (muzaki).

Penghimpunan dan penyaluran dana Dompet Dhuafa (sumber : Swara Cinta, edisi 96 Februari-Maret 2019) 

Sebaran Sektor penerima manfaat (sumber : Swara Cinta, edisi 96 Februari-Maret 2019)
Dalam event launching program #jangantakutberbagi bersama bloger dan media yang diselenggarakan Dompet Dhuafa ini, hadir pula salah seorang penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Dompet Dhuafa, yakni Mas Alan Efendi. 

Mas Alan menyampaikan kisahnya (doc.pri)
Mas Alan adalah seorang tokoh pemuda Gunung Kidul yang berhasil memberdayakan masyarakat di desanya dengan mengembangkan pengolahan Aloe Vera menjadi berbagai macam produk seperti dodol, minuman, dan kripik di  bawah naungan UD Mount Vera Sejati. Dari usaha ini Mas Alan berhasil mengubah posisi dari penerima manfaat, menjadi wajib zakat.

Produk dari UD Mount Vera Sejati (sumber : ig rv_aloeindustries)
Cerita sukses dari Mas Alan ini salah satu contoh saja. Masih banyak cerita-cerita sukses yang bermula dari pendampingan ekonomi yang dilakukan Dompet Dhuafa. Termasuk juga cerita dari Dusun Plosorejo, Umbul Harjo, Cangkringan, Sleman yang berlokasi di lereng Merapi yang kemarin juga sempat kami kunjungi.

Mendengar cerita Mas Dani pendamping desa binaan Dompet Dhuafa di Dusun Plosorejo (doc.pri)
Dusun ini pada tahun 2010 terkena dampak erupsi Merapi dan masuk zona kuning. Meskipun bangunan secara fisik utuh, namun kegiatan ekonomi masyarakatnya lumpuh. Sehingga berdasar survey yang dilakukan Dompet Dhuafa menjadikan desa ini sebagai desa binaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, yakni melalui usaha pemeliharaan sapi perah di tahun 2012. 

Awalnya diberikan bantuan 10 ekor sapi perah. Memang bukan sesuatu yang mudah untuk meyakinkan masyarakat dusun Plosorejo untuk mau memeliharanya. Terlebih awalnya mereka lebih familiar memelihara sapi potong. Sehingga tadinya mereka hanya mau memberi makan, tetapi tidak mau memerah susunya. Bahkan dari 10 ekor yang diberikan 1 ekor mati.  Namun dengan kerja keras dari Mas Dani, pendamping dari Dompet Dhuafa akhirnya masyarakat menerima dan bersemangat memelihara sapi perah, sehingga progres produksi susu dari tahun ke tahun meningkat.

Mencicipi susu segar dan camilan di dusun Plosorejo (doc.pri)
Akhirnya ditahun 2015 jumlah sapi perah di dusun ini mencapai 30 ekor, dan berdasar evaluasi dari Dompet Dhuafa, dusun ini kemudian diberi program MMM (Muztahik Move to Muzaki) dengan diberi tambahan bantuan 70 ekor sapi. Dan saat ini jumlah sapi perah di desa ini mencapai lebih dari 200 ekor, dengan rata-rata 1 orang dalam kelompok binaan tersebut mememelihara 13 ekor sapi. Dampak positif perubahan ekonomi  warga dusun ini jelas kentara. Desa yang masyarakatnya semula kehilangan mata pencahariannya kita bangkit dan menjelma menjadi sebuah desa mandiri dan menjadi desa wisata edukasi sapi perah yang banyak memperoleh kunjungan dari luar daerah.

Melihat salah satu kandang sapi di dusun Plosorejo (doc.pri)
Dua cerita sukses dari para penerima manfaat dari Dompet Dhuafa ini mudah-mudahan menginspirasi, dan semoga semakin banyak lagi masyarakat miskin berpotensi yang memperoleh manfaat melalui program pemberdayaan ekonomi dari Dompet Dhuafa ini, sehingga dapat meningkatkan derajad hidupnya.

Dan mari kita turut berperan serta mewujudkannya dengan menyalurkan donasi atau zakat kita ke Dompet Dhuafa. Karena Dompet Dhuafa menjadikan "berbagi" yang kita lakukan menjadi lebih mudah, bermanfaat, dan bermakna.

Jangan takut berbagi ya...(doc.pri)
Apalagi untuk berdonasi di Dompet Dhuafa sangat mudah, semudah menggerakkan jari. Karena bisa kita lakukan secara online dengan berbagai metode pilihan pembayaran dan kitapun bisa memilih jenis serta jumlah donasi yang akan kita lakukan.

Tampilan pembayaran via online


Ada berbagai pilihan cara pembayaran

Jadi #jangantakutberbagi bersama Dompet Dhuafa. Karena bersama Dompet Dhuafa, kita akan terlibat dalam mengentaskan kemiskinan dan upaya membangun bangsa Indonesia untuk lebih maju. Berbagi juga akan menjadi lebih bahagia, karena melihat banyak senyum dari para penerima manfaat yang menjadi lebih mandiri dan berdaya karena bantuan yang telah kita berikan. 

Selain itu, Dompet Dhuafa memberikan laporan rutin dan update informasi yang transparan yang memberikan kita keyakinan bahwa apa yang tah kita bagikan bukan hanya menuntaskan kewajiban tetapi benar-benar tepat sasaran. Jadi yuk, tunggu apa lagi, mulai hari ini dan seterusnya mari kita tularkan semangat #jangantakutberbagi di seluruh pelosok negeri.

Salam...

Catatan :
Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jangan Takut Berbagi yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa





Kamis, 14 Maret 2019

Berkenalan Dengan Menu Baru Di Ibar dan Ibis Kitchen Malioboro Yogyakarta

"I get way too much happiness from good food"
Aku mendapatkan terlalu banyak kebahagiaan dari makanan enak. (Elizabeth Olsen)

Saya sepakat dengan pendapat di atas. Tidak bisa dipungkiri makanan yang enak bisa menjadi sebab membaiknya mood kita. Bahkan saya pribadi meyakini hidangan lezat menjadi kunci berkesan tidaknya kenangan kita terhadap suatu tempat yang kita datangi. 

Sehingga tidak mengherankan untuk menarik dan mengikat agar pelanggan datang dan terkesan, sebuah hotel atau penginapan memberikan perhatian khusus terhadap hidangan yang disajikan. Terlebih untuk saat ini kebiasaan ngobrol dan kongkow bareng teman sambil makan sudah jamak dilakukan. 

Food blogger dan media gathering (doc : pak sukino)
Hal ini juga yang menjadi pertimbangan dari Ibis Kitchen dan Ibis Bar (Ibar) dengan melaunching menu baru untuk membidik trend pebisnis dan kawula muda untuk mengadakan pertemuan dengan santai namun serius di tempat yang cozy dan hits dengan berbagai spot yang instagramable dengan hashtag #ibismalioboro atau #ibisyogyakartamalioboro. 

Hal tersebut diungkapkan Bapak Nanang Sumardjono wakil dari Ibis Yogyakarta di acara media dan bloger gathering yang dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Maret 2019 lalu dan kebetulan saya menjadi salah satu food bloger yang mengadirinya. 

Ibis Bar and Relationship terletak di lantai dua memiliki interior dengan konsep unik, yakni semi outdoor dan modern berpadu dengan sentuhan klasik sehingga memberikan atmosfer yang berbeda. Untuk menambah kenyamanan, pengunjung Ibar and Relationship dihibur dengan regular music dan DJ deep house music.

Ibis hotel memang sedang berbenah agar pelanggan semakin betah. Lokasinya yang strategis salah satunya dekat dengan pedestrian malioboro menjadi nilai tambah dari hotel ini. Dan saat ini Ibis berusaha untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dengan melakukan perubahan pada lobby hotel yang langsung terkoneksi dengan Mall Malioboro. 

Hidangan Baru di Ibar dan Ibis Kitchen
Lidah adalah indra yang bisa mengungkapkan aneka rasa. Puas tidak puas, enak tidak enak, semua bisa diungkapkan lewat lidah. Oleh karenanya urusan memanjakan lidah apalagi ketika kita sedang bepergian atau liburan adalah sangat penting untuk memperoleh perhatian.

Menu baru di Ibis Kitchen & Restaurant (doc.pri)
Berawal dari banyaknya tamu hotel yang mencari hidangan olahan bebek, akhirnya terciptalah menu baru di hotel ini, yakni bebek goreng manalagi resep racikan dari chef Eka Surjawigena yang dibandrol dengan harga Rp. 65.000,- lengkap dengan nasi, sambal, kremes dan lalapan, serta es teh. 

Bebek Manalagi (doc.pri)
Selain itu gaya anak muda sekarang yang senang makan sesuatu yang cepat dan praktis memberi ide untuk menyajikan menu yang lezat, murah, dan bisa kenyang tahan lama. Sehingga lahirlah sandwich favorito. Sandwich berukuran raksasa lengkap dengan isian yang menggugah selera. Masih ditambah dengan kentang goreng yang membuat kenyangnya awet. Cukup merogoh kocek Rp. 35.000,- saja, sandwich inipun bisa dinikmati berdua. 

Sandwich favorito (doc.pri)
Untuk minumnya, tersedia milky yuzu, minuman terbuat dari susu fermentasi ditambah sari buah jeruk dan sedikit soda yang sudah pasti sehat dan menyegarkan. Minuman ini dibandrol dengan harga Rp. 25.000,- saja. 

Milky yuzu (doc.pri)
Bagi yang ingin bersantai bareng teman-teman, menikmati datangnya senja, Ibar dan Ibis Kitchen Restaurant Ibis Malioboro Yogyakarta menyediakan paket special barbeque cukup dengan harga Rp. 89.999,- per porsi dengan minimal order 20 pax saja.

Kemarin saya juga berkesempatan mencicipi menu berbeque ini. Ditemani dengan nasi mentega dan jagung manis rebus dengan saus susu, sungguh yummy sekali.

Berbeque dan nasi mentega (doc.pri)
Hidangan pembuka berupa salad dan pizzanya juga lezat. Salad ala mediterania dengan potongan keju asin, buah zaitun, pickle, daging ikan tuna, dan sayuran lain sangat menyegarkan dan menggugah selera.

Pizza dan salad ala mediterania (doc.pri)

Pencuci mulut (doc.pri)
Selain itu bagi anda pecinta kopi, sajian dari "Molinari coffee" siap menemani. Dengan aneka sajian kopi mulai dari Rp 35.000,- nett per cup, teman-teman bisa menikmati kopi spesial dari Italia dengan biji kopi pilihan Arabica 35% dan robusta 70% serta paduan dari biji kopi Brazil & Jamaica. Semua bisa teman-teman nikmati di Ibar & Ibis Kitchen Restaurant yang buka setiap hari dari pukul 08.00-24.00. 

Jadi yuk tunggu apalagi, nikmati hari dan hilangkan penat diri bersama sajian istimewa dari Ibar & Ibis Kitchen Restaurant yang beralamat di Jalan Malioboro Suryatmajan Yogyakarta, persis di belakang Mall Malioboro.