Inner Child Bahagia Dewasa Bermakna

parade webinar innerchild 5
Parade webinar innerchild (sumber : Ruang Pulih)

Tulisan kali ini melanjutkan bahasan tentang innerchild. Dan merupakan rangkuman dari materi webinar 5, webinar terakhir dalam rangkaian parade webinar tentang innerchild

Parade webinar innerchild ini merupakan acara yang digelar oleh Ruang Pulih dalam rangka launching buku "Luka Performa Bahagia" yang ditulis oleh Intan Maria Lee dan Adi Prayuda. 

Kedua penulis ini memang sangat concern membahas tentang topik innerchild. Karena tanpa disadari,  inner child ini memberi pengaruh besar terhadap masa depan.  Sering dijumpai aneka permasalahan yang muncul di kehidupan sekarang,  adalah akibat persoalan innerchild yang belum diselesaikan. 

penulis buku inner child, luka performa bahagia
Penulis Buku Luka Performa Bahagia (sumber : Ruang Pulih)

Dalam buku "Luka Performa Bahagia" kedua penulis mengajak pembaca untuk berproses mengenali, menyadari,  mengakui, menerima,  dan memeluk luka yang dialami di masa kecil,  kemudian menyelesaikannya. Sehingga kita menjadi lebih bahagia dan hidup lebih tertata.

Untuk memudahkan pemahaman apa itu innerchild dan memberi wawasan bagi pembaca buku "Luka Performa Bahagia" serta untuk turun memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya mental health, maka parade webinar tentang innerchild ini digelar.  

Adapun nara sumber yang dihadirkan dalam puncak parade webinar kali ini adalah Ibu Anggun Meylani Pohan seorang psikolog dan Dr.  Seto Mulyadi, M.Psi, M.Si (Ketua KPAI).  

Dan berikut insight yang saya dapatkan setelah mengikuti materi ini... 

Child Free, Pilih Dengan Luka atau Kesadaran

Dalam sessi pertama webinar ini, Ibu Anggun membahas tentang fenomena Free Child yang belakangan ini mengemuka. Dalam pemaparannya,  Ibu Anggun menyampaikan, "Keputusan yang kita ambil selalu ada konsekwensinya. Karena kita hidup bersama manusia lain."

Anggun Meylani Pohan
narasumber 1, Ibu Anggun Meylani Pohan

Termasuk keputusan untuk tidak memiliki anak (child free)  dalam sebuah pernikahan. Masih banyak masyarakat kita yang belum menerimanya.  

Keputusan tersebut diambil karena berbagai pertimbangan dan latar belakang. Ada yang diambil dengan penuh kesadaran,  ada juga yang dilatarbelakangi oleh problem innerchild yang dialami. Di mana terdapat trauma masa kacil dan dia tidak ingin mengulang hal tersebut kepada anaknya.  

Jika seseorang memilih child free marriage dengan penuh kesadaran,  maka yang perlu dilakukan adalah seimbangkan hidup.  Seimbangkan antara otak dan hati,  sehingga jangan lupa bahagia.  

setiap keputusan ada konsekwensinya
ada konsekwensi dari setiap keputusan (sumber : materi webinar)

Sementara jika seseorang memilih child free karena masalah innerchild,  sebaiknya selesaikan dahulu masalahnya.  Agar tidak menjadi problem ke depannya. Jangan sampai ada penyesalan dikemudian hari atas keputusan yang kita ambil saat ini. 

Dan bagi orang sekitar yang melihat orang lain mengambil keputusan ini,  hendaknya jangan langsung menghakimi.  Setiap orang punya pengalaman dan jalan hidup masing-masing.  Dan ini harus dihargai.  

Mengatasi Innerchild yang Terluka

Sessi kedua yang merupakan puncak acara,  hadir Kak Seto Mulyadi. Bagi banyak orang, Kak Seto identik dengan masa kanak-kanak yang bahagia. Pembawaan Kak Seto selalu ceria sehingga menebarkan aura bahagia kepada orang di sekelilingnya. 

perlunya reparenting terhadap innerchild
Kak Seto Mulyadi, narasumber 2 (sumber : materi webinar)

Pada bahasan tentang innerchild,  Kak Seto mengungkapkan, "Innerchild bisa jadi muncul karena orang tua didalam mendidik anak ingin menjadikan anak yang penurut. Sehingga anak tidak dapat mengekspresikan diri dengan bebas. Padahal sebenarnya yang penting dalam mendidik anak adalah anak menjadi mandiri dan bisa berkolaborasi." 

Kak Seto sendiri juga pengalaman wounded innerchild karena selalu dibandingkan dengan saudara kembarnya dan dicap sebagai anak bandel. Menurut Kak Seto yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan innerchild adalah berpikir positif dan mencari hal-hal indah yang pernah kita lalui. Hal ini akan membuat kita senantiasa bersyukur .

webinar tentang innerchild
Kak Seto, Mbak Intan, dan mas Adi (doc.pri)

Sehingga kita bisa menemukan kekuatan di dalam diri sendiri. Ini bisa dilakukan dengan berdialog dengan diri sendiri atau meminta bantuan profesional. Rumus Kak Seto untuk menghilangkan energi negatif adalah GEMBIRA, yaitu : 

  • G : gerak,  jangan mager. 
  • E : emosi cerdas,  tidak mudah meledak-ledak
  • M : makan minum teratur dan sehat
  • B : bersyukur
  • I : istirahat
  • R : Rukun dalam keluarga
  • A : Aktif berkarya sesuai bidang kita

Nah, itulah tips dari Kak Seto yang bisa kita coba. Nggak ada kata terlambat untuk memulai. Jadi mari sembuhkan innerchild dan hidup bahagia, sebagai langkah awal,  baca buku Luka Performa Bahagia. Semoga tulisan ini bermanfaat, salam sehat selalu.  

Sapti nurul hidayati
Saya seorang ibu rumah tangga dari Yogya. Blog ini saya buat untuk tempat berbagi cerita dan pengalaman tentang apa saja. Semoga ada manfaat yang bisa diambil dari tulisan saya. Untuk kerjasama, silakan kontak ke saptinurul (at) gmail.com

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter