Hal-Hal Yang Harus Kita Tahu Tentang Vaksin Covid 19

vaksin corona
Sumber gambar : pixabay

Tanggal 13 Januari 2021 adalah babakan baru bagi penanganan covid 19 di Indonesia. Setelah orang nomor satu di Indonesia Presiden Jokowi resmi disuntik vaksin covid 19. Maka secara bertahap seluruh masyarakat Indonesia yang memenuhi kriteria akan memperoleh vaksin covid secara gratis. 

Harapannya dengan pemberian vaksin ini daya tahan atau antibodi tubuh bisa terbentuk. Sehingga suatu saat jika virus ini masuk ke tubuh, kita sudah punya pasukan untuk menangkalnya. Dan efek serta gejala yang ditimbulkan penyakit ini tidaklah parah. Ibaratnya kita sudah sedia payung sebelum hujan. Sehingga penularan covid bisa ditekan. 

Penyuntikan vaksin covid 19 kepada Presiden Jokowi dilakukan secara live yang disiarkan melalui TV swasta nasional dan bisa disaksikan juga melalui streaming Youtube. Saya sendiri menyaksikan acara tersebut di televisi. Sempat deg-degan juga sewaktu melihat Prof.dr. Abdul Muthalib, Sp. PD-KHOM wakil dokter kepresidenan yang dipilih Presiden Jokowi untuk memvaksinnya mulai menyuntik Pak Jokowi.

Vaksinasi terhadap pak Jokowi
tangkapan layar televisi (doc. pri)

Prof.dr. Abdul Muthalib, Sp. PD-KHOM pasti lebih deg-degan lagi. Bayangkan, menyuntik orang nomor 1 di Indonesia dan juga merupakan pemberian vaksin yang pertama.Pasti terbayang nervousnya. Untung saja pada akhirnya semua bisa berjalan dengan baik dan lancar. Juga tidak ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dialami Pak Jokowi 30 menit setelah imunisasi. 

Nah, setelah pak Jokowi, kita juga akan memperoleh vaksin ini. Sambil menunggu giliran memperolehnya, berikut hal-hal berkaitan dengan vaksin yang perlu kita ketahui agar kita semakin paham dengan vaksin ini. informasi ini saya rangkum dari berbagai sumber ya...

Vaksin Covid yang Digunakan di Indonesia

Menurut laman Indonesia.go.id, ada 6 vaksin yang ditetapkan oleh pemerintah untuk digunakan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9.860 Tahun 2020 yang ditandatangani Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. 

Keputusan tersebut berisi tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk Pelaksanan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19). Keenam jenis vaksin itu adalah:

1. Vaksin Merah Putih.                      

Vaksin ini merupakan hasil kerja sama PT Bio Farma (Persero) dan Lembaga Eijkman Institute. Vaksin Merah Putih ini diharapkan sudah siap di akhir tahun 2021. Kerjasama juga dilakukan antara Bio Farma dengan Sinovac Biotech dari Cina.

2. AstraZeneca

Uji coba yang dilakukan bersama Universitas Oxford, menunjukkan vaksin virus corona produksi AstraZeneca ini memiliki keefektifan rata-rata 70%.

Saat ini uji coba terhadap vaksin ini masih terus dilakukan. Vaksin ini dipilih karena dianggap mudah didistribusikan. Di mana untuk penyimpanannya tidak memerlukan suhu yang sangat dingin.

3. Sinopharm

Saat ini vaksin Sinopharm belum sampai pengujian tahap akhir. Meskipun begitu, di bawah izin penggunaan darurat, di Cina kurang lebih satu juta orang telah disuntik menggunakan vaksin ini.

Saat ini vaksin ini hanya boleh digunakan pada pejabat China, pelajar, dan pekerja yang bepergian sampai hasil pengujian terbukti berhasil secara keseluruhan. 

 4. Moderna 

Vaksin ini buatan Amerika. Vaksin ini diklaim memiliki efektivitas sebesar 94,5%. Moderna telah mengajukan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 kepada regulator Amerika Serikat dan Eropa pada akhir bulan November 2020 lalu.

5. Pfizer Inc and BioNTech

Berdasar uji coba terakhir yang dilakukan, pihak Pfizer Inc and BioNTech mengklaim 95% vaksinnya efektif menangkal virus corona dan tidak menimbulkan risiko masalah keamanan. 

Pfizer dan BioNTech ini telah mengajukan ijin penggunaan darurat vaksin virus corona yang diproduksinya ke BPOM AS dan Eropa.

6. Sinovac Biotech Ltd

Vaksin Sinovac telah diujicobakan di Brasil, Indonesia, hingga Bangladesh. Vaksin sinovac inilah yang kemarin dipakai di tahap pertama vaksinasi di Indonesia. Sinovac ini berisi virus covid yang sudah dilemahkan.

Vaksin ini telah melalui uji klinis tahap tiga di Bandung dan diperoleh hasil vaksin ini aman digunakan dan halal. Vaksin ini juga memiliki nilai efikasi 65,3% sesuai dengan standard WHO yaitu minimal 50%.  Artinya vaksin ini mampu menurunka risiko kejadian infeksi Covid-19 hingga 65,3%.

tentang efikasi vaksin corona
Evikasi vaksin (sumber : Instagram kemenkes_ri)

Yang Wajib Vaksinasi

Vaksinasi ini wajib dilakukan untuk semua warga negara Indonesia, dengan kriteria :

1. Berusia 18 sampai 59 tahun

2. Tidak memiliki penyakit penyerta / kormobid

3. Tidak sedang hamil 

4. Belum pernah terbukti pernah menderita covid 19.

yang tidak bisa divaksinasi covid 19
yang tidak wajib vaksinasi (sember infografis : Berita Satu)

Cara Pemberian Vaksin

Vaksin diberikan dengan cara disuntikkan. Dan dilakukan sebanyak 2 kali, di mana dosis kedua diberikan dalam kurun waktu 14 hari setelah dosis pertama diberikan.

KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi)

KIPI adalah reaksi yang muncul pasca imunisasi. Biasa muncul 30 menit pasca imunasi. Efek yang muncul berbeda-beda, ada yang ringan ada yang berat.

KIPI
KIPI (sumber : instagram lawancovid19_id)

KIPI ringan biasanya bersifat lokal. Berupa rasa nyeri, kemerahan, dan pembengkakan di area tubuh yang diimunisasi. Sedang respon sistemik bisa berupa timbulnya demam, sakit kepala, lemas, atau rasa tidak enak badan. KIPI ringan dapat cepat membaik dengan atau tanpa pengobatan.

Sedangkan gejala KIPI berat sangat jarang terjadi. Biasanya karena alergi terhadap bahan dari vaksin. Sehingga berakibat turunnya trombosit, kejang, dan hipotonia. Dengan penanganan yang tepat gejala kipi berat bisa diatasi tanpa meninggalkan dampak jangka panjang.

alur pelaporan KIPI
alur pelaporan KIPI Covid 19 (sumber : instagram lawancovid19_id)

Meskipun saat ini vaksin sudah dijalankan, penerapan 3M  tetap harus dijalankan hingga nanti tercipta herd immunity. Yaitu kekebalan kelompok yang bisa memberikan perlindungan secara total. Semoga dengan vaksin ini pandemi covid segera berakhir dan kita bisa beraktivitas normal kembali. Aamiin...

Jika ingin tahu lebih lanjut tentang vaksin covid ini, bisa follow akun instagram kemenkes_ri, atau lawancovid19_id. Semoga informasi ini bermanfaat ya...


Sumber : Indonesia.go.id, Hellosehat.com



Sapti nurul hidayati
Saya seorang ibu rumah tangga dari Yogya. Blog ini saya buat untuk tempat berbagi cerita dan pengalaman tentang apa saja. Semoga ada manfaat yang bisa diambil dari tulisan saya. Untuk kerjasama, silakan kontak ke saptinurul (at) gmail.com

Related Posts

3 komentar

  1. Ternyata ragamnya vaksin covid 19 banyak juga ya. Aku gak begitu hafal sih cuma tahu aja yang produksi sinovac itu. semoga saja saat kita semua nanti divaksin, enggak terjadi kendala apapun yang berarti

    BalasHapus
  2. Baru tahu lagi dikembangkan vaksin Merah Putih ya. Semoga vaksinasi ini efektif dan pandemi ini cepat teratasi ya. Makasih banyak sharing infonya Mbak...

    BalasHapus
  3. Semoga pandemi segera berakhir ya Mba, dunia kembali normal. Namun tetap menerapkan kebiasaan baik dan bersih yang sudah dilakukan selama pandemi..

    BalasHapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter